Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri brengkol. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

BRENGKOL, (pituruhnews.com) - Bertempat di Serambi Masjid Al-Alamin Desa Brengkol , dalam rangka acara silaturahim antar guru pembimbing MI P2A Brengkol dengan wali murid, juga mengadakan musyawarah dan mujahadahan bersama, Sabtu, 22/06/2019 pukul 09.00 WIB.

Acara Musyawarah dipimpin ini oleh Kepala Sekolah MI P2A Brengkol Dalimin, S.Pd.I dan dihadiri boleh Kepala Desa Brengkol Bibit Turasmi, AMK, serta salah satu pendiri madrasah Madrasah Ibtidaiyah P2A Brengkol H. Syaeroji, BA, tokoh agama, masyarakat dan juga wali murid siswa.
Sambutan dari pemerintah desa Brengkol
Setelah bermusyawarah Pembangunan Gedung MI P2A Desa Brengkol selesai, kemudian dilanjutkan dengan mujahadah bersama di Madrasah yang telah didirikan sejak pada tahun 1969 ini.

Kepala Sekolah MI P2A Brengkol Dalimin, menyampaikan permohonan doa dan dukungannya, karena ruangan MI ini masih kurang luas. Oleh karena itu akan segera dilakukan pembangunan gedung untuk MI yang dimana pembangunan ini akan segera dilaksanakan dengan dana yang ada sembari memohon pada Allah SWT, agar menggerakkan umat-Nya untuk bersodaqoh, " ucapnya.

Selain itu Ia berharap semua elemen masyarakat ikut serta membantu pembangunan gedung ini, baik dari pemerintah desa, wali murid ataupun donatur yang berkenan membantunya terutama baik materi maupun material, " imbuhnya.
Tamu Undangan 
Pembangunan ini sudah lama direncanakan, namun baru akan dibangun sesegera mungkin dengan melalui donatur dari Paguyuban Walimurid. 

"Pembangunan gedung ini akan menghabiskan anggaran dana kurang lebih 80 juta, namun para donatur baru terkumpul kurang lebih 10 juta, " ujarnya.
Madrasah MI P2A Brengkol
Bagi warga sekitar yang ingin membantu pembangunan MI P2A Brengkol bisa langsung  datang ke madrasah menemui panitia pembangunan," tutupnya. (lt-nj)

Proses Pembersihan oleh Warga / Foto Perangkat Desa Brengkol
BRENGKOL, (pituruhnews.com) - Hujan yang mengguyur kabupaten Purworejo, sejak Selasa Malam (15/1) hingga Rabu (16/1) pukul 11.00 WIB, mengakibatkan pohon tumbang tepatnya dijalan Poros Desa Brengkol.

Pengguna jalan tidak bisa melewati, dikarenakan ada pohon tumbang di desa brengkol. Dan harus memutar balik melawati Desa Brengkol. Pengguna memutar cukup jauh, sebab jembatan penghubung antara Desa Brengkol-Pecarikan masih belum bisa dilawati karena masih dalam proses perbaikan dan ditutup.
 
Pembersihan Pohon Tumbang Oleh Warga / Foto Perangkat Desa Brengkol
Lokasi tumbang pohon tersebut dari Pasar Brengkol keutara 150 meter. Pohon yang tumbang langsung dibersihkan oleh warga sekitar secara gotongroyong dari pukul 09.00 WIB.

Kudrat selaku perangkat desa Brengkol mengatakan, untuk warga masyarakat khususnya Desa Brengkol menghimbau pohon yang dekat dengan jalan raya supaya ditebang dikarenakan bisa membahaya pengguna jalan.

"Begitu juga pohon yang dekat dengan rumah penduduk sekitar, sekiranya membahayakan untuk menjaga keselamatan agar ditebang," Ucap Kudrat.

Penulis : ltf
Editor : ALK
Advertisement


BRENGKOL, (pituruhnews.com)  Jelang Kunjungan Bupati Purworejo Sobo Deso pada 12, 13 September 2018, Pemerintah Desa Brengkol melaksanakan Rapat Koordinasi Kunjungan Bupati Sobo Deso, pada Rabu, 05/09/2018 di Aula Balai Desa Brengkol.

Selain itu sebelum berkunjungan ke Desa Brengkol Bupati Purworejo juga akan mengunjungi Desa Tunjungtejo, Megulungkidul, dan Luwenglor.

Dalam penyambutan Bupati Sobo Deso, siswa/siswi SD N Brengkol akan menampilkan Tari-tarian, pada saat Bupati Purworejo tiba di Desa Brengkol.

Dalam Acara ini dihadiri oleh Forkompimda Purworejo bapak Didik Budi Prasetyo, S.Sos, Camat Poturuh Ibu Siti Choeriyah, S.STP MM, Kapolsek Pituruh Akp Junani Jumantoro, Koramil/09 Pituruh, Kepala Desa Brengkol bapak Prianto, Kepala Desa yang akan dikunjungi, Ketua Polosoro Kecamaran Pituruh, serta tokoh dan warga masyarakat Desa Brengkol.

Dalam acara ini juga terdapat sarasehan,  pembagian bantuan, tanyajawab tentang kemajuan desa dan penandatanganan prasasti pembangunan, serta dalam rangka sobo deso Bupati juga akan menginap di Desa Brengkol, dan pada tanggal 13 Setember 2019 pagi akan melaksanakan Senam Sehat Bersama Warga. Dan dihibur oleh Orgen Tunggal.

Selain itu juga ada penyaluran dansos dari UPK/BKAD, sejumlah 38 desa untuk anggota Kelompok SPP dari berbagai variasi.

Camat Pituruh Ibu Siti Choeriyah, S.STP MM dalam menyampaikan sambutannya berharap untuk semua pihak bisa mempersiapkan benar-benar, supaya dalam acaa kunjungan Bupati Sobo Deso di Brengool bisa berjalan aman dan sukses. (ltf)



BRENGKOL, (pituruhnews.com) Kegiatan Bupati Saba Desa yang dulu bernama Bupati Tilik Desa, merupakan media silaturahmi Bupati Purworejo Bupati Agus Bastian, SE MM dengan mengunjungi desa-desa yang tersebar diwilayah Kabupaten Purworejo, Selasa, 18/09/2018.

Ikut hadir juga Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), yaitu Wakil Bupati Yulihastuti, SH, Ketua DPRD Ir Luhur.  Pambudi MM,  Sekda Said Romadhon, Kapolres AKBP Teguh Tri Prasetya, Dandim/0708 Purworejo  Letkol Muclis Gasim, serta juga hadir 16 Camat Purworejo.


Pada Senin, (17/09) sebelum berkunjung ke Desa Brengkol Bupati Purworejo, juga mengunjungi 3 desa yang ada di Pituruh, pada pukul 14.00-16.00 WIB, yaitu Desa Tunjungtejo untuk melihat pameran produk home industri, di lanjutkan ke Desa Megulungkidul menyaksikan kegiatan lansia memainkan Gojeg Lesung, serta berkunjung ke Desa Luwenglor menyaksikan cara membuat makanan khas dari Luwenglor yaitu Jipang.

Kunjungan Terakhir Bupati Purworejo berakhir di Desa Brengkol, pada pukul 17.00 WIB. Dengan disambut oleh Kepala Desa Brengkol bapak Prianto didampingi oleh Camat Pituruh Ibu SIti Choeriyah, S.STP MM. Penyambutan ini dengan menampilkan Kesenian Kuda Kepang, Gojeg Lesung, Kentongan Tradisional oleh SD dan MI Desa Brengkol, Grup Kencreng, Karangtaruna, serta ribuan masyarakat Desa Brengkol dan sekitarnya.

Dalam kunjungan Bupati Saba Desa ini, Bupati Purworejo Agus Bastian, SE MM bermalam di rumah Nyatinem (50) warga Dukuh Kemejing,  Rt 03/ RW 02.


Pada Senin Malam, (17/09) kegiatan bupati saba desa ini juga melaksanakan kegiatan Sarasehan dialog interaktif yang dibertemakan "Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Dalam Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dengan narasumber oleh bapak Supriyanto dari Ketawang, Grabag.

Diharapkan dengan adanya sarasehan dialog interaktif ini, supaya bisa memanfaatkan teknologi tepat guna, dan untuk meningkatkan SDM yang dimilik Desa Brengkol Khususnya dibidang pengelolaan BUMDes berbasis teknologi.

"Dengan adanya teknologi tepat guna yang sangat dibutuhkan dalam pengelolaan BUMDes, tidak harus teknologi modern sekali, namun yang penting mampu meningkatkan kinerja yang maksimal, serta bisa memanfaatkan pemasaran di bidang teknologi seperti  memasarankan melalui menggunakan teknologi dengan cara online" Katanya


Keesokan harinya, Selasa, (18/09) Bupati Purworejo beserta jajarannya melaksanakan Jalan Sehat, dengan dilanjutkan penanaman pohon, tebar benih ikan sebanyak 3000 ikan di Sungai Lesung Pleret, dan diakhiri dengan peresmian proyek di Desa Brengkol.


Penutupan Bupati Saba Desa ini, diakhiri dengan pembagian doorprize, serta dengan adanya kegiatan ini, merupakan sebagai wadah media untuk menyambut megaproyek bandara internasional New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kabupaten Kulonprogo, dengan pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, serta pembangunan Bendung Bener.

"Seperti yang di gagas oleh Bupati Purworejo yaitu Pemerintah Kabupaten Purworejo beberapa waktu lalu sudah me-launching branding pariwisata Purworejo yaitu “ROMANSA PURWOREJO – TAHUN KUNJUNGAN WISATA 2020”. Melalui branding tersebut, diharapkan masyarakat Kabupaten Purworejo mampu menangkap peluang yang ada, dengan mengeksplorasi berbagai potensi yang ada, terutama potensi pariwisata." Katanya. (ltf)



BRENGKOL, (pituruhnews.com) Sambut Dirgahayu Republik Indonesia Ke-73, Karangtaruna "Dewankara" Desa Brengkol menyelenggarakan perlombaan untuk memeriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia Ke-73. bertempat di Balai Desa Brengkol. Minggu, 19/08/2018. Lomba ini diikuti oleh seluruh warga dari 5 dusun yang ada di Desa Brengkol.

Sebelum diadakan perlombaan, pada pukul 07.00 WIB terlebih dahulu dilaksanakan sepeda santai dengan rute menggeliling Desa Brengkol dan Desa Kembangkuning.




Kegiatan lomba ini sudah dimulai pada 12/08/2018. Untuk berbagai kategori lomba, yaitu kategori lomba anak-anak ( balap karung, kelereng, joget balon, dsb), lomba remaja putra (pingpong, dll), ibu-ibu dan remaja putri (tarik tambang, sepakbola, dll), sedangkan final dari perlombaan tersebut dilaksanakan pada pada Minggu, 19/08/2018.

Salah satu yang menarik dalam acara tersebut adalah lomba gojeg lesung yang diikuti oleh 5 grup yang berasal dari Krajan 1, Krajan 2, Kliwonan, Sisarah, dan Keputihan. Setiap grup terdiri dari 5 orang pemukul lesung.



Dalam sambutannya Kepala Desa Brengkol  bapak Prianto menuturkan bahwa, "Perlombaan ini jangan sampai dijadikan persaingan, yang terpenting adalah partisipasi, dan jangan hanya terfokus pada kemenangan. Namun sebagai wujud syukur atas kemerdekaan Indonesia. yang sudah diperjuangkan oleh para pendahulu kita sampai titik darah penghabisan".

Kriteria penilaian lomba gojeg lesung ini meliputi kekompakan, kerapian, dan  keserasian. Adapun dewan juri terdiri dari Kepala Desa Brengkol Prianto, Bapak Adi, dan Bapak Amad Mustaqim. Setelah melalui penilaian akhrinya diputuskan pemenang lomba ini dari regu dusun Krajan 1.



Dalam acara ini juga diadakan undian kupon sepeda santai, untuk memperoleh berbagai doorprize yang sudah disediakan oleh pihak panitia. Dengan hadiah utama dari acara ini adalah satu ekor kambing.



Warga yang beruntung mendapatkan hadiah utama yaitu Fitri Nur Laila warga RT 1 RW 2 dukuh Krajan. Sebagai rangkaian acara tersebut juga diadakan lomba mancing, yang berhadiah uang tunai Rp 300.000,00 untuk juara 1, Rp 200.000 untuk juara 2, dan Rp 100.000 untuk juara 3. (bay-ltf)

BRENGKOL, (pituruhnews.com) - Untuk memberikan pengetahuan peduli terhadap lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama sama dengan MI P2A Brengkol menggelar bakti sosial menanam bibit bersama, di Area Halaman Balai Desa Brengkol, Kamis, 19/12/2019.

Sebanyak 35 siswa mengikuti gerakan menanam bibit ini, dengan didampingi kepala Sekolah MI P2A Brengkol Dalimin, S.Pd.I dan Penyuluh Kehutanan Cabang Dinas Perhutanan Wilayah 8 Kebumen Wasno.
penyerahan simbolis oleh DLH ke Kepala Sekolah
Wasno, Penyuluh Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup mengatakan bahwa kegiatan gerakan menanam bersama ini, supaya anak-anak generasi penerus bangsa lebih cinta terhadap lingkungan sehingga mereka nanti bisa memelihara lingkungan dengan suasana lingkungan lebih asri lestari.

Selain dari MI P2A Brengkol juga diikuti oleh siswa TK Desa Brengkol, karena ini sebagai kegiatan belajar agar meraka jugu tahu bagaimana cara menanam dan manfaat dari tanaman yang ditanam.

"Kegiatan ini akan ditindak lanjuti, dengan dilaksanakan secara berkelanjutan, seperti  pembuatan pembibitan, teknik budidaya dengan cara vegetatif, ataupun generatif, yang mana nantinya apa yang kami sampaikan ini, secara bertahap agar anak-anak lebih tahun tentang bagaimana cara menanam tanaman, " ucapnya.

"Agar siswa tahu bagaimana cara mengola alam, agar mempunyai daya nalar untuk bisa nanti memelihara alam dengan baik dan tidak hanya itu,  nantinya siswa merasa senang apabila hasil tanamannya menghasilkan buah-buahan untuk meningkatkan kesejahteraan, " imbuhnya.
penyampaian materi dr DLH
Ditambahkan, Kepala Madrasah MI P2A Brengkol Dalimin bahwa kegiatan ini mengajarkan kepada siswa cara supaya tahu bagaimana cara menanam, supaya mereka cinta terhadap alam lingkungan.

"Kalau mempekerjakan anak tidak boleh, tapi melatih anak untuk bekerja itu harus. Kegiatan ini akan rutin diagendakan karena  di mata pelajaran, di kelas masing-masing kan ada kunjungan dan wawancara nanti Kak agendakan untuk bekerja sama dengan dinas terkait, " pungkasnya.

Reporter : Luthfi

PITURUH, (pituruhnews.com) -  Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam Purworejo (DPW FPI Purworejo) mengirim bantuan air bersih untuk beberapa daerah kekurangan air pada musim kemarau.

Bantuan ini diberikan pada Minggu, 29/09/2019. Wilayah kecamatan Pituruh yang membutuhkan air bersih diantarannya Desa Kaligintung, Desa Kedungbatur, Desa Brengkol, sedangkan dikecamatan lain Desa Kaliharjo kecamatan Kaligesing, Desa Seren Kecamatan Gebang dan Desa Soko Agung Kecamatan Bagelen.
pendampingan koramil Pituruh Sertu Bambang W
Pendistribusian air bersih yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam Purworejo (DPW FPI Purworejo) juga didampingi oleh Anggota Koramil 09 Pituruh Sertu Bambang Winarno di Desa Kedungbatur, Rt  01/01 sebanyak 1 (satu) tangki berkapasitas 5000 liter untuk 8 Kepala Keluarga.

Pada saat mendampingi pendistribusian air bersih, Sertu Bambang Winarno mengatakan berterimakasih kepada Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam Purworejo (DPW FPI Purworejo) yang telah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat kecamatan Pituruh khususnya ditiga desa yang mengalami kekeringan.

Dikatakan, Koordinator Lapangan Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam Purworejo (DPW FPI Purworejo) H. Purwoko bahwa kegiatan ini hanya semata ingin membantu masyarakat desa yang membutuhkan dan mengalami kekurangan air bersih dimusim kemarau, air ini merupakan untuk keperluan rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari.
pemasukan ke penampungan ember warga
Truk mobil tangki berisikan bantuan air bersih ini berasal dari TIRTA ARCA Desa Kalijambe Kecamatan Bener yang dikoordinasikan langsung oleh Ketua DPC FPI Kecamatan Bener Ustadz Suyanto beserta pengurus wilayah.

Informasi pengiriman ke wilayah Kaligesing di koordinator oleh Nugroho, wilayah Bagelen oleh Wahyu Alif, Gebang dikoordinasikan oleh Awang dan untuk wilayah Pituruh dikoordinasikan oleh H. Purwoko. Pendistribusian ini juga dibantu oleh anggota FPI Purworejo.
pendistribusian di Desa Brengkol
Sementara itu, pada saat pendistribusian di Desa Brengkol Kudrat, Perangkat Desa mengatakan bahwa mewakili warga masyarakat Desa Brengkol mengucapkan terimakasih atas bantuan air bersih dari Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam Purworejo, semoga kepeduliannya membwa berkah dan berkesinambungan.

"Pendistribusian di Desa Brengkol ini sebanyak satu tangki dengan lima titik lokasi bak penampungan air bersih. Karena pengaruh musim kemarau yang sangat panjang, di Dukuh Sisarah Desa Brengkol & sekitarnya, '' katanya.
pendistribusian di Desa Kaligintung
"Karena medan lokasi di Desa Brengkol pegunungan sehingga mata air sudah benar-benar kering. Berharap hujan segera turun dan berterimakasih kepada pihak atas kepeduliannya kepada warga masyarakat kami yang mengalami kekeringan air bersih, " imbuhnya.

"Pendistribusian air bersih diwilayah kecamatan Pituruh yang ditujukan ketiga desa, sebanyak 15000 liter yang terbagi 3 mobil truk tangki, " pungkasnya.

Penulis : Luthfi
Editor : ALk



BRENGKOL, (pituruhnews.com) Musim kemarau menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Purworejo mulai mengalami krisis air bersih. Seperti yang dirasakan warga dua Dusun Sisarah, RT 03/03 dan juga Dusun Kemejing, Desa Brengkol Kecamatan Pituruh. Kurang lebih total 80 Kapala Keluarga. Mulai mengalami kesulitan mendapatkan sumber air bersih. Minggu, 08/07/2018.

Pada Sabtu, 07/07/2018 mendapatkan pasokan air bersih dari BPBD Kabupaten Purworejo. Dalam pendistribusian volume droping air bersih ini sebanyak 5.000 liter / per satu tangki. untuk kebutuhan warga sekitar 9 Kepala Keluarga sebanyak 36 jiwa. 

Pendistribusianini sudah dilakukan dua kali. pertama dropping pada Kamis, 05/07/2018 dan Sabtu, 07/07/2018. Jadi, total pendistribusian ini yang sudah diterima warga Desa Brengkol 10.00 liter dengan 2 tangki. untuk mengisi 4 bak penampungan air atau torn. Pengiriman air bersih ini akan terus dilakukan sampai sumber air bersih mengalir lancar ke tampungan air atau torn.

Menurut Keterangan yang di dapat dari BPBD Kabupaten Purworejo, Pengiriman droping air bersih pertama kali di tahun ini pada tanggal 05 Juli 2018 yaitu Desa Brengkol, dan Desa Rowodadi Kecamatan Grabag. dengan akses jalan rabat beton sedikit disulit dilalui, juga ada beberapa titik jalan yang rusak untuk menuju tandon air. ungkapnya. 
Untuk daerah yang membutuh pasokan air bersih, yang saat ini sudah berlangsung musim kemarau. Supaya bisa melaporkan ke BPBD Purworejo, dengan membuat surat persetujuan dari desa setempat, dan langsung melaporkan ke BPBD Purworejo dengan surat tembusan ke camat. tuturnya.


Sementara itu, Kepala Desa Brengkol Prianto menjelaskan benar adanya jika dua dusun di Desa Brengkol mengalami kesulitan pasokan air bersih kurang lebih sekitar satu bulan yang lalu karena air dipenampungan semakin sulit didapatkan, Namun saat ini yang mengalami kesulitan hanya Dusun Sisarah, sedangkan Dusun Kemejing sudah tercukupi dengan adanya bantuan PAMSIMAS tahun 2017 dan sekarang sudah mengalir lancar. tuturnya 

Untuk akses jalan menuju tandon air sebenarnya tidak sulit, hanya saja tanjakan yang cukup tinggi, jadi kalau kendaraan yang kurang fit, bisa tidak kuat menanjak. tuturnya. (ltf)


BRENGKOL, (pituruhnews.com) - Musim kemarau panjang tahun ini, sejumlah daerah di Kabupaten Purworejo mulai dilanda kekeringan. Sedikitnya 68 desa di 11 Kecamatan Kabupaten Purworejo tercatat telah mulai kesulitan akses air bersih.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purworejo, Sutrisno mengungkapkan, musibah kekeringan mulai dirasakan sejumlah desa sejak beberapa pekan terakhir kemarin.

"Musim kemarau yang terus melanda membuat beberapa desa yang sebelumnya tidak mengalami kekeringan mulai merasakan dampak kekeringan, " ucapnya Kamis, (04/07) siang.

Total dikecamatan Pituruh yang mengalami kekeringan ada 4 desa yaitu Desa Brengkol, Kaligintung, Polowangi, Kedungbatur. Desa Brengkol ada 5 titik yaitu 3 dukuh dan 2 dusun.

Perangkat Desa Brengkol Kudrat mengatakan, selama ini warga sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Karena medan dan lokasi untuk pendapatkan air terkendala di lingkungan pegunungan.

"Karena mata air di daerah brengkol ini sudah mulai kering, maka warga membutuhkan sumber mata air yang bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, masak dan mandi, " ucapnya.

Sampai hari kemarin ada 4 desa yang di droping air, yaitu Desa Brengkol 6 tanki, Kedungbatur 4 tanki, Kaligintung 2 tanki, dan untuk hari ini ada dua desa Kaligintung, Polowangi, jadwal droping air seminggu 2-3 kali sesuai kebutuhan tiap-tiap desa, setiap drop satu tanki berisi 2000 liter. " tutupnya. (ltf)

BRENGKOL, (pituruhnews.com) - Jembatan antara Desa Brengkol dan Desa Pecarikan yang ambrol pada 11 November 2018, kini sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda empat. Sabtu, 26/1.

Akses jembatan dibuka pada tanggal 23 Januari 2019, yang sempat diperbaiki kurang lebih dua bulan. Namun jembatan ini belum sepenuhnya selesai masih ada tahapan pengaspalan dan sudah dibuka untuk kendaraan roda empat. Jembatan ini merupakan salah satu akses alternatif ke wilayah Kebumen - Wonosobo.
Jembatan penghubung antar Desa Brengkol - Pesuningan sudah bisa di akses / foto mas pur
Kudrat selaku perangkat desa Brengkol mengatakan, walaupun jembatan ini belum selesai 100%, karena baru selesai sampai rabat beton dan belum di aspal.

"Namun warga sudah merasa bersyukur ke Dinas Pekerjaan Umum atau yang terkait, sehingga jalan lintas perekonomian bisa berjalan lancar," Ujarnya.

Kedepan kalau ada jembatan dalam kondisi rusak atau dalam proses perbaikan, sebaiknya dibuatkan jembatan darurat yang bisa diakses dengan sepada motor maupun mobil. "Dikarenakan jalan tersebut akses menuju lintas pasar desa, jalan lintas kecamatan dan kabupaten. Juga yang paling penting jembatan ini merupakan lintas perekonomian warga dan anak sekolah" Katanya. 

Kalau misal jembatan tidak bisa diakses, warga jika mau melintasi harus memutar balik kurang lebih jaraknya mencapai 10 km.
Jembatan bisa dilewati mobil / foto pur
Tia Mawarni salah satu warga desa Brengkol, berharap dengan diperbaiki jembatan bisa tambah kokoh tidak ada jembatan ambrol.


"Supaya aktivitas warga sekitar tidak tersendat dan bisa di akses lebih cepat," Katanya.



Reporter : Pur
Editor : ALK
Advertisement

PITURUH, (pituruhnews.com) - Pendistribusian air bersih ini sebagai bentuk rasa kepedulian sosial dalam menyikapi  dampak kekeringan yang terjadi di wilayah Kecamatan Pituruh. Kodim 0708 Purworejo berkerja sama dengan BMT Binamas Purworejo memberikan bantuan kepada warga yang di landa kekeringan selama musim kemarau.

Bantuan ini diberikan di Desa Brengkol, Kecamatan Pituruh, Selasa.(24/09). Dampak kekeringan ini sudah berlangsung 4 bulan terakhir. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI ke-74 Tahun 2019.
pembagian air bersih
Komandan Koramil 09 Pituruh, melalui Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam (Bati Tuud) Pelda Parino mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Kodim 0708 Purworejo bersama BMT Binamas Purworejo terhadap warga yang kekurangan air bersih selama musim kemarau.

"Pendistribusian hari ini, kita mengirim 1 mobil tengki dengan muatan 4000 liter air yang di isikan di bak penampungan dan ember untuk warga Dusun Sisara dan Dusun Ngera, " katanya Parino, Selasa Sore, 24/09/2019.

Selain sebagai  wujud kepedulian terhadap warga yang terdampak kekurangan air bersih, kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari Kodim 0708 Purworejo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI Ke 74 pada Tanggal 5 Oktober mendatang.

“Mudah-mudahan bantuan ini akan bermanfaat buat masyarakat dan bantuan ini akan berlanjut untuk kedepannya sehingga kebuhan air di Desa Brengkol dapat terpenuhi ”imbuhnya.
Pendistribusian air bersih
Fauzan, Staf Baitul Maal BMT Binamas Purworejo mengungkapkan pendistribusian air bersih ini adalah wujud keprihatinan BMT Binamas terhadap warga Pituruh, khususnya warga Desa Brengkol yang sudah 4 bulan terakhir ini sangat minim dengan adanya air bersih untuk kelangsungan hidup sehari hari.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi dan relawan untuk memberikan bantuan air bersih ke masyarakat di wilayah Kabupaten Purworejo yang terdampak musim kemarau panjang.” jelasnya.

Kepala Desa Brengkol Bibit Turasmi menambahkan terimakasih kepada Kodim 0708 Purworejo dan BMT Binamas Purworejo atas bantuan air bersih, karena setetes air sangat berharga bagi masyarakat Desa Brengkol.

"Semoga bantuan ini terus berlanjut, karena di desa kami hanya mengandalkan air tadah hujan, jadi kalau musim kemarau seperti ini, warga kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih. " pungkasnya. (pr)

Kondisi Jembatan
BRENGKOL, (pituruhnews.com) - Jembatan penghubung antara Desa Brengkol dan Desa Pecarikan yang ambrol pada Minggu, 11/11/2018 di karenakan terkikis air hujan kondisinya semakin melebar tambah besar.

Lobang tersebut setelah dicek dan diukur oleh perangkt desa Brengkol, Selasa, 27/11/2018 kondisi lobang yang ambrol mencapai lebar 2 meter, dikarenakan pengaruh di lewati kendaraan bermuatan berat  & derasnya air sungai di musim hujan yang sering banjir.
Pada Minggu (11/11) pemerintah desa sudah melaporkan kondisi jembatan kepada ke Tim Kecamatan & Pekerjaan Umum. pada Rabu (14/11)  sudah disurvei, di cek, dan di ukur sama Tim Kecamatan & Pekerjaan Umum.

Pada saat ditemui crew pituruhnews.com, Kudrat perangkat desa Brengkol, mengatakan bahwa kepala PU udah cek lngsung ke TKP bilangnya minggu depan akan segera diperbaiki, namun sampai saat ini masih nihil.
"Berharap lobang jembatan agar segera ada penanganan, karena semakin hari kondisi jembatan semakin lebar dan sangat membahayakan pengguna jalan" Jelas Kudrat.

Menurut info yang di dapat crew pituruhnews Selasa (27/11) akan segera ditangani oleh Pekerjaan Umum Purworejo.

Penulis : Ltf



Pituruh
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenPurworejo
Pemerintahan
 • Camat Ibu Siti Choeriya,STP,MM
Luas71 km²
Jumlah penduduk52.089 (tahun 2000)[1]
Kepadatan732 jiwa/km²
Desa/kelurahan49



Pituruh adalah sebuah kecamatan di Kabupaten PurworejoProvinsi Jawa TengahIndonesia. Kecamatan Pituruh berada disebelah barat dari wilayah Kabupaten Purworejo yang berbatasan langsung dengan dua kabupaten sekaligus yakni Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo. Jarak Kecamatan Pituruh dengan pusat Kabupaten Purworejo sekitar 24 kilometer melalui Kutoarjo. Luas wilayah Kecamatan Pituruh yakni 71 km² yang terbagi menjadi 49 Desa. Jumlah penduduk Kecamatan Pituruh hingga Tahun 2000 sebanyak 52.089 Jiwa dengan kepdatan penduduk 732 jiwa/km². Pusat pemerintahan Kecamatan Pituruh terletak di Desa Pituruh.

Desa/kelurahan

Batas-batas Wilayah

  1. Sebelah Barat : Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo
  2. Sebelah Timur : Kecamatan Bruno dan Kecamatan Kemiri
  3. Sebelah Utara : Kabupaten Wonosobo
  4. Sebelah Selatan : Kabupaten Kebumen dan Kecamatan Butuh

Geografi

Wilayah Kecamatan Pituruh secara umum terdiri dari dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian sekira 10-1.000 meter diatas permukaan air laut (Mdpl). Wilayah utara Kecamatan Pituruh yang berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo berupa perbukitan hingga pegunungan dengan titik tertinggi berada di Gunung Rawacacing (1.035 Mdpl) yang masuk wilayah Desa Pamriyan. Gunung-gunung lainnya diantaranya Gunung Pacet (840 m), Gunung Kembang (716 m) dan Gunung Bawuk (709 m). Sedangkan disebelah selatan berupa dataran rendah. Kecamatan Pituruh yang beriklim tropis dengan dua musim dalam satu tahunnya yaitu musim kemarau dan penghujan, dengan suhu udara pada siang hari berkisar antara 22 - 33 derajat Celcius. Sejumlah sungai yang melintasi Kecamatan Pituruh seperti Sungai Kedunggupit, Sungai Lesung, Sungai Kaligintung dan Sungai Sawangan.

Penduduk

Sebagian besar penduduk Kecamatan Pituruh berprofesi sebagai petani, buruh tani, Ibu Rumah Tangga, Wiraswasta dan PNS. Umumnya penduduk usia produktif pergi merantaau atau bersekolah ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek), Kota BandungKota SemarangKota SurabayaKota YogyakartaKota SurakartaPurwokerto dan sejumlah kota besar di luar pulau seperti SumateraBali, dan Kalimantan. Mayoritas penduduk Kecamatan Kemiri beragama islam. Jenjang pendidikan yang dicapai penduduk di wilayah ini adalah hingga Universitas meski sebagiaan besar tamatan Sekolah menengah pertama.

Sekolah

  • Tingkat TK
  1. Sekolah Taman Kanak-kanak berada hampir di setiap desa dengan jumlah maksimal terdapat 3 TK disetiap desanya.
  • Tingkat SD
  1. Sekolah setara sekolah dasar (SD) negeri berada disetiap desa. Desa yang memiliki lebih dari satu SD berada di Desa Prapag Lor, dan Desa Kaligintung.
  • Tingkat SLTP
  1. SMPN 20 Purworejo
  2. SMPN 40 Purworejo
  3. SMP PGRI Pituruh
  4. SMP PMB Pituruh
  5. SMP Muhammadiyah Pituruh
  • Tingkat SLTA
  1. SMAN 10 Purworejo
  2. SMA Muhammadiyah Pituruh
  3. SMK Patriot Pituruh

Sarana dan Prasarana

Kecamatan Pituruh dilintasi jalan Kabupaten yang menghubungkan beberapa wilayah di Kabupaten Purworejo diantaranya ruas Pituruh - Kemiri yang juga menyambung ke ruas jalan provinsi Kabupaten Kebumen - Kabupaten Wonosobo dibagian barat maupun dengan ruas jalan penghubung Kutoarjo - Kecamatan Bruno - Kabupaten Wonosobo. Selain itu terdapat ruas Pituruh - Kecamatan Butuh yang melintasi jalan nasional Pulau Jawa. Sarana dan Prasarana pendukung lainnya baik formal maupun informal diantaranya:
  • Masjid
  • Mushola/ Langgar
  • Gereja
  • Puskesmas
  • Polsek
  • Koramil
  • Bank
  • Minimarket
  • Pasar Tradisonal
  1. Pasar Pituruh di Desa Pituruh
  2. Pasar Dlisen di Desa Dlisen Wetan
  3. Pasar Brengkol di Desa Brengkol
  4. Pasar Prapag di Desa Prapag Kidul
  5. Pasar Kenthu di Desa Kalikotes
  6. Pasar Wonoyoso di Desa Wonoyoso

Potensi

Kecamatan Pituruh memiliki banyak potensi mulai dari agribisnis meliputi pertanian dan peternakan maupun potensi pariwisata. Bahkan untuk menampung potensi dari berbagai wilayah di Kecamatan Pituruh digelar acara Pituruh Expo setiap tahunnya dan menjadi icon Kecamatan Pituruh. Dari sektor Pariwisata wilayah ini memiliki sejumlah potensi wisata diantaranya:
  1. Gunung Kembang di Desa Somogede[2]
  2. Air Terjun Pendowo di Desa Somogede
  3. Gua Gong di Desa Kesawen[3]
  4. Desa Wisata Pamriyan di Desa Pamriyan
  5. Gua Pencuk Peninggalan Ir. Soekarno di Desa Ngandangan
  6. Curug Putren di Kaligintung

Sumber : id.wikipedia.org

Diberdayakan oleh Blogger.