Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri paud. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

foto bersama
MAGELANG, (pituruhnews.com) - HIMPAUDI (Himpunan Pendidik Anak Usia Dini), pengajar siswa Paud non formal kecamatan Pituruh, melaksanakan kegiatan Rafting atau Arung Jeram di Sungai Progo, Magelang, Sabtu, (16/03/2019).

Tema yang diusung dalam kegiatan Rafting ini adalah menjalin kekompakan dan kekeluargaan anggota HIMPAUDI kecamatan Pituruh. Anggota guru Paud ini berangkat dari Pituruh pada pukul 07.30 WIB, tiba di kawasan Hotel Puri Asri Jl. Cempaka no 9, Magelang pada pukul 09.00 WIB.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 75 orang pendidik Paud non formal se-kecamatan Pituruh, dengan mengundang Penilik Paud Kecamatan Pituruh Ekawati Setyaningsih, S.Pd, Bunda Paud Kecamatan Pituruh Heni Susiloningsih, S.Pd, serta Ketua Himpaudi Kecamatan Pituruh Sri Suliyani.
 
saat arung jeram
Anggota guru Paud mengadakan arung jeram di sungai Progo dengan jarak tempuh 9 km. Pada saat arung jeram menggunakan 18 perahu yang terbagi setiap perahu berisi 6 orang, terdiri dari 4 orang peserta dan 2 orang pemandu. 

Setelah selesai melaksanakan rafting rombongan berpindah mengunjungi tempat wisata Taman Bunga Senopati, Magelang pada pukul 13.30. Tempat yang dikunjungi rombongan guru paud ini ada 2 lokasi yaitu Sungai Progo dan Taman Bunga Senopati Magelang," Kata Arini Ketua Panitia Rafting Minggu, (17/03/2019).

Ketua Himpaudi Kecamatan Pituruh mengatakan, kegiatan refting alhamdulillah berjalana lancar, kegiatan ini merupakan bagian dari memperkokoh dan mempererat tali silaturahmi antara teman-teman pengurus, semua anggota. Dan berterimakasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini dinyatakan sukses.

"Semua sangat berkesan dengan kegiatan rafting ini, walaupun ada anggota yang tidak turun, dan mereka bisa menikmati wahana permainan yang adai dilokasi Hotel Puri Asri dan di Taman Senopati, " Tandasnya.
pemberangkat rafting
Sementara itu, Penilik PAUD Kecamatan Ekawati Setyaningsih, S.Pd menambahkan, Alhamdulillah kegiatan yang seperti ini sangat menyenangkan, semua peserta cukup kompak.

"Acara mainnya menjadi pembelajaran kepada kita, Semoga dengan acara tersebut kita sebagai  pendidik akan menambah wawasan kita bahwa anak didik kita  bila berani mencoba dan berhasil baik  akan menyenangkan dan luar biasa, " Ucapnya.

Pelayanan dan keamanan selama kegiatan rafting sangat bagus. Di setiap jeram-jeram yang curam sudah siap para pemandu yang selalu siap menjaga, jika ada kemungkinan peserta yang jatuh atau terlempar pamandu langsung siaga melaksanakan pengamanan.

"Bahwa acaranya sangat seru dan menyenangkan. Awal sebelum naik ke perahu semua merasa takut, menegangkan, tapi setelah naik berubah jadi menyenangkan" Tutupnya. (ltf-pr-ganis)

PITURUH, (pituruhnews.com) - Siswa-siwi Paud Terpadu "Aisyiah Pituruh" melaksanakan Akhirussanah dan Halal Bihalal, Senin, 24/06/2019 di Gedung IPHI kecamatan Pituruh.

Sebanyak 51 siswa/siswi mengikuti acara akhirussanah ini, namun yang lulus 43 siswa karena umur belum cukup. Acara ini diselenggarakan oleh Ketua Penyelenggara Painah, S.Pd, Kepala Sekolah Sechatun, S.Pd, serta dihadiri oleh PPPK Kecamatan Pituruh Ekawati Setiyaningsih,S.Pd, PCA Pituruh ibu H Sartinem, wali murid siswa dan tamu undangan.
wali murid
Acara ini juga menampilkan kemampuan siswa dalam menimba ilmu di Paud Terpadu "Aisyiah Pituruh" antara lain Hafalan Juz Amma', Tari Gegala dan Kultum. Selain itu para siswa juga mengenakan pakaian yang unik seperti memakai pakaian adat, polisi, tentara, dokter dan perawat.

Akhirussanah ini diisi pemateri oleh Ayi Antoko Ratri, S.PSi dengan tema "Pengaruh Pola Asuh Anak Terhadap Kepribadian".
Penampilan hafalan juz ama'
Ayi Antoko Ratri, S.PSi menyampaikan materi bagaimana cara mendidik orangtua terhadap anak, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Penyampaian tersebut dengan pendekatan orang dewasa dalam memberikan bimbingan, arahan, pengaruh dan pendidikan supaya anak menjadi dewasa dan mampu berdiri sendiri. di sisi lain orangtua dapat mendidik anak agar dapat berkembang dan mandiri.

"Sebagai pola asuh ini orang tua harus respon terhadap anak dan sifatnya secara konsisten, " ucapnya. 
Penampilan tari gegala
Ketua Penyelenggara Painah, S.Pd mengungkapkan selamat atas berjalannya acara ini, untuk peserta didik harus lebih giat dalam mengamalan hafalan surat-surat pendek supaya  bisa lebih lancar dalam pengamalannya, ditambah sholatnya tetap istiqomah.

"Mohon doanya karena Paud Terpadu "Aisyiah Pituruh" ini, Insyallah akan melaksanakan akreditasi ditahun 2020, " tuturnya.

Acara ditutup dengan penampilan Aiko Fredela S sebagai perwakilan siswa untuk mengungkapkan kata pamitan kepada Paud Terpadu "Aisyiah Pituruh, untuk pendaftaran peserta didik baru baru akan dibuka pada tanggal 01 Juli 2019.", pungkasnya.

Paud Terpadu Aisyiah ini juga ada Taman Kanak-kanak, KB (Kelompok Bermain), TPA (Taman Penitipan anak) sampai pukul 14.00 WIB siang, tutupnya. (ltf-gn-pr)
Advertisement

PITURUH, (pituruhnews.com) - Sebanyak 1315 peserta didik usia dini, yang terdiri anak didik, pendidik dan wali murid mengikuti kegiatan Launching Senam Ceria "AISUMAKI" (Anak Indonesia Suka Makan Ikan) dan sekaligus peringatan ulang tahun Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Pituruh, di Lapangan Widoro Desa Pituruh, Jum'at, 18/10/2019.

Acara ini dihadiri oleh Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno, S.STP , Koordinator Pelayanan Pendidikan Kecamatan Pituruh Kusbandono S.Pd.MM.Pd, Kepala Desa Pituruh Akhmad Anwar, Pengurus Himpaudi Kabupaten Purworejo Hestyningtyas, Dr. Beta UPT Puskemas Pituruh Bidang Organisasi dan wali murid peserta didik usia dini.
Sambutan Camat Pituruh
Dalam sambutannya Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno, S.STP mengucapkan selamat hari ulang tahun Himpaudi ke 14, semoga peran dalam pelaksanaan pendidikan paud bisa lebih meningkat, himpaudi ini merupakan sebagai wadah memperjuangkan aspirasi anggota peserta didik.

Menyedri peran vital Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pemerintah senantiasa meningkatkan perhatian dan mendorong semua stakeholder untuk ikut berperan dalam mengajarkan pendidikan ana usia dini, ini termasuk mengupayakan peningkatan alokasi dana untuk pelaksanaan paud dan peningkatan kesejahteraan guru.

"Saya berharap dihari ulang tahun Paud ini, dengan diisinya flashmoob senam sehat Aisumaki (Anak Indonesia Suka Makan Ikan) dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan ikan sebagai sumber utama protein dan omega 3 sebagai salah satu makanan utama anak-anak usia emas, sehingga kecukupan gizi terpenuhi. Dan untuk stunting atau kekurangan gizi tidak dialami anak-anak sebagaimana tema kali ini yaitu Generasi Cerdas Suka Makan Ikan Menuju Jawa Tengah Bebas Stunting, " ucapnya.
makan ikan bareng
Ditambahkan, Ketua Panitia HUT HIMPAUDI Cabang Pituruh Sri Suliyani semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan motivasi kepada anak-anak usia dini, wali murid, masyarakat dan pihak terkait tentang pentingnya mengkonsumsi ikan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang dan kecerdasan anak-anak Indonesia, sehingga dapat mencegah dan menurunkan angka stuntingdi Indonesia.

"Saya berharap kepada pemerintah dapat menyeimbangkan harga ikan, sehingga masyarakat kalangan menengah kebawah bisa menjangkau dan mengkonsumsi ikan. Dan pemerintah tergugah untuk bisa memperhatikan kesejahteraan kami para pendidik paud, yang mana juga sebagai kader posyandu yang menjadi ujung tombak dalam menangani stunting di Indonesia, " pungkasnya.

Penulis : Luthfi

KEMIRI, (pituruhnews.com) - Tepat pada tanggal 16 Oktober 2019 Sanggar Lukis Teras Seniku Anyversery 3 tahun. Namun perayaan ini digelar pada Minggu, 20/10/2019.

Anwar Roham atau kerap disapa Aan Ontoceno R pemuda 30 tahun warga Dusun 3 Rt1 Rw4, Desa Kemiri Lor, Kecamatan Kemiri, seniman lukis muda Purworejo membuka sanggar lukis yang diberi nama Sanggar Teras Seniku.
peserta mewarnai
Sanggar Teras Seniku ini didirikan oleh Aan Ontoceno R pada 16 Oktober 2016. Teras Seniku ini adalah wadah untuk membina anak usia dini dibidang seni lukis. Selain itu juga berkolaborasi dengan Ririh Probosiwi yang tidak lain keponakan Aan yang juga sebagai guru seni Budaya Sastra Jawa memberikan materi Tari.

Pada annyversery 3 tahun Sanggar Teras Seniku menggelar perayaan, dengan mengadakan lomba gebyar pesta anak bidang seni mewarnai Paud/TK dan SD kelas 1 - 3. Berbagai macam kegiatan yang diadakan pada annyversery ke 3, seperti lomba mewarnai, pentas seni pantomim yang dibawakan oleh Kak Andi Pantomim Purworejo, sulap Kak Bara, dongeng dibawakan oleh Kak Acil Dongeng, musik akustik Wolu-wolo dan pameran produk lokal Kecamatan Kemiri.
penampilan pantomim
Diungkapkan, Aan bahwa pada perayaan annyversery ke 3 Sanggar Lukis Teras Seniku ini diikuti sebanyak 106 peserta yang meliputi dari berbagai kota seperti Purworejo, Kebumen, Magelang dan Yogyakarta.

"Kegiatan ini mengajar kepada anak bagaimna cara mewarnai yang benar, Ini merupakan sebagai pengenalan seni, karena didaerah sini masih minim sekali apa itu berkesenian, mewarnai, menggambar. Jadi anak-anak itu patut kita apresiasi dan diwadahi terjun dibidang seni, dengan harapan kita bisa menjembatan mereka, " ucap Aan, Minggu Siang, 20/10/2019.

"Saya berharap dengan adanya acara ini, anak-anak itu lebih bersemangat lagi untuk berkarya, berkreasi agar menjadikan hari-hari mereka lebih positif lagi, " Kata Aan.
peserta mewarnai
Sementara itu, Orang tua peserta yang berasal dari Kebumen Ibu Agus mengungkapkan bahwa acara seperti ini patut diapresiasi, selain untuk mencari bakat dan pengalaman anak terutama untuk mengasah kreativitas anak. 

"Saya berharap kegiatan seperti ini dilaksanakan lagi, untuk bisa memotivasi semua mulai dari peran orang tua, anak-anak dan praktisi dibidang seni, " ucapnya.

Pemenang lomba ini untuk kategori Paud/TK dimenangkan oleh Davina Kanaya dari TK Pertiwi, juara II Mameera Wahyu dari TK Az-Zahra Cangkrep, dan juara III Kalila Adzkia S dari TK IT Az-Zahra Kebumen. Sedangkan untuk kategori sekolah dasar kelas 1-3 dimenangkan oleh Estiningtyas Eko W dari MI Tahasus Prapagkidul, juara II Felicia Farzana dari SD N 1 Kedaleman Kebumen dan untuk juara III Shella Putri M dari SD N Kutoarjo.

Ditambahkan, Sekcam Kemiri Bangun Airlangga ini sebagai salah satu upaya pengembangan potensi anak, karena tidak hanya bicara tentang belajar dan sisi lain ini juga sebagai pengembangan segmentasi anak yang patut diapresiasi.

"Ini akan menjadi event rutin, karena masyarakat memang butuh event seperti ini. Kemudian akan memberikan pemahaman kepada kita semua bahwa event-event ini bisa dinikmati, tidak hanya sisi pembelajaran, potensi anak, " pungkasnya

Penulis : Luthfi, Pur

PITURUH, (pituruhnews.com) - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, siswa taman kanak-kanak se-kacamatan Pituruh ikuti karnaval di Alun-alun Widoro Pituruh, Sabtu, 24/08/2019 pukul 08.00 WIB. Sedikitnya 16 Paud dan 21 TK jumlah 37 peserta ikut berpartisipasi dalam karnaval.

Rita, guru TK Mardisiwi Megulunglor mengatakan bahwa peserta yang mengikuti karnaval ini terlihat unik karena memakai kostum yang berbeda-beda.

Kostum yang dipakai peserta karnaval ini mulai dari kostum polisi, tentara, guru dan baju adat tradisional.
Peserta Karnaval TK Mardisiwi Megulunglor
"Titik awal karnaval ini dimulai dari Alun-alun Widoro Desa Pituruh, sampai ke halaman kecamatan Pituruh," ujarnya.

Ditambahkan, Arini kami atas nama dari Paud Non Formal Kenanga Desa Kedungbatur tergabung dalam wadah Himpaudi, merasa sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam karnaval HUT RI ke 74.

"Berharap dengan adanya karnaval ini dapat menumbuhkan semangat pada anak didik dengan mengenalkan hari perayaan kemerdekaan, sehingga tidak melupakan perjuangan parah pahlawan yang dulu berjuang untuk kemerdekann Indonesia, '' katanya.
 
Siswa TK Kenanga Kedungbatur
"Khususnya bagi anak-anak didik, setelah mengikuti karnaval ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian. Untuk Himpaudi, semoga himpaudi semakin maju dan berkembang serta selalu berinovasi, " imbuhnya.

"Untuk karnaval anak-anak digelar Sabtu Pagi, sedangkan untuk umum digelar Sabtu Siang, " pungkasnya. (lt)

PITURUH, (pituruhnews.com) - Alun-alun Widoro desa Pituruh, dijadikan salah satu untuk acara Grebek Kampung dari salah satu stasiun televisi swasta TATV dari Surakarta, Minggu, 28/07/2019.

Acara grebek kampung bekerja sama dengan salah satu produk yaitu Sarimi denga tema 3S (Senang Senang Sekampung). Grebek Kampung juga menampilkan beberapa hiburan dan dorprize secara gratis, dengan memboyong artis-artis dangdut ibukota. Selain itu acara ini juga memberikan doorprize kupon udian secara gratis. Digelar juga lomba masak mie, lomba tradisional dan belanja produk sarimi dengan harga murah.
acara senam massal
Tidak hanya itu, grebeg kampung ini juga menggelar lomba edukasi anak seperti lomba mewarnai tingkat paud dan taman kanak-kanak. Dan pentas seni kuda kepang yang berasal dari desa Pituruh. Grebek Kampung ini dihadiri ribuan pengunjung dari wilayah kecamatan Pituruh maupun sekitar Pituruh.

Kepala Desa Pituruh Akhmad Anwar mengatakan, sangat berterimakasih kepada penyelenggara grebek kampung dari stasiun TATV ini. Sudah menunjuk lapangan olahraga "WIDORO" desa Pituruh sebagai tempat untuk grebek kampung.

"Melihat antusiasnya komunitas atau pecinta senam yang ikut sangat banyak kami mengharap  kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda tahunan, atasnama pemerintah desa Pituruh mohon maaf kepada panitia dan peserta, karena lapangan masih dalam pembangunan trotoar di area lapangan sebalah timur, yang sedikit ada beberapa material, " ucapnya saat di konfirmasi crew Pituruh News.
mewarnai anak paud dan TK
Pipit salah satu peserta senam mengungkapkan, merasa senang dengan adanya grebeg sarimi dari TATV. Ini merupakan kali keduanya datang ke Pituruh.

"Dengan harapan ini menjadi agenda rutinan, supaya masyarakat rajin untuk mengikuti senam baik di desanya maupun di acara-acara tertentu, " ujarnya.
peserta senam
Berharap lapangan desa Pituruh ini bisa digunakan semaksimal mungkin, seperti  berolahraga, kuliner dan tempat berkumpul warga, setelah nanti kita bangun disekitar lapangan ini juga salah satu inovasi potensi desa yang dipunyai-nya, " pungkasnya. (lt)

PURWOREJO, (pituruhnews.com) - Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriyah, Ribuan umat islam mengikuti pawai taaruf guna memperingati datangnya tahun baru Islam, Sabtu siang, 31/08/2019.

Pawai yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dindikpora) Kabuputen Purworejo. Acara ini diikuti oleh puluhan kelompok peserta mulai dari siswa PAUD, SD, hingga Pondok Pesantren.
peserta
Rute pawai diawali dari Lapangan Garnisun, melewati kantor Bupati, dan melintas Jalan Kartini untuk selanjutnya berakhir di Lapangan Garnisun. Pawai juga dimeriahkan iringan marcing band lengkap dengan barisan pasukan pembawa bendera merah putih. Musik hadrah yang mengiringi lantunan shalawat juga menambah suasana menjadi semarak.

Pawai dilepas secara resmi oleh Bupati Purworejo, Agus Bastian SE MM didamping Forkopimda dan sejumlah pejabat OPD. 

Sebelum melepas pawai Kepala Dindikpora Sukmo Widi,  memberikan sambutan sebagai ungkapan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh kontingen yang ikut berpartisipasi dalam pawai ta'aruf.

“Selain rasa terimakasih kami, melalui momentum ini, marilah kita mengambil hikmah dari semangat peringatan Tahun Baru Hijriyah ini, yaitu semangat untuk meninggalkan hal-hal yang buruk menuju kepada yang lebih baik,” ucapnya.
perwakilan Pituruh
Acara Pawai Taaruf ini diikuti 67 kelompok peserta taaruf, dari Taman Kanak-kanak sampai tingkat SMA/sederajat. Tidak hanya sekolah formal saja yang mengikuti Pawai Taaruf, Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah, serta Taman Pendidikan Al-Quran pun juga ikut meramaikan.

Perwakilan kecamatan Pituruh yang diajukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Pituruh, yaitu Grup Kencreng yang berasal dari Desa Megulunglor.

Sementara itu, Muh Yasir, ketua grup kencreng mengungkapkan merasa senang bisa mengikuti pawai ta'aruf ini. 

Selain menyambut tahun baru islam, juga mengenalkan salah satu kesenian yang dipunyai kabupaten Purworejo.

"Berharap dengan diadakan pawai ini diawal tahun baru islam, kita bisa meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan antara umat islam, " pungkasnya. (lt)

PURWOREJO,  (pituruhnews.com) - Bertempat di Gedung WR Soepratman Purworejo, Keluarga Besar Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Purworejo, Selasa, 25/06/2016.

Kurang lebih 500 anggota IGTKI ikut menghadiri acara Silahturahmi Halal Bihalal dan sekaligus Puncak HUT IGTKI-PGRI ke-69.
Anggota IGTKI Pituruh
Bayu Prasasti anggota IGTKI mengungkapkan, Indonesia pada umumnya bisa menambah kinerjanya dalam bekerja menjadi pendidik PAUD, demi menuju indonesia emas di era milenial.

"Dengan mendidik, membimbing anak-anak generasi bangsa supaya paham budi pekerti, luhur, tanggungjawab serta mandiri, " ucapnya.

Dari hal tersebut agar anak-anak bangsa mempunyai daya saing yang tinggi, imbuhnya.
 
Lomba mengukir semangka
Selain acara silahturrahmi acara ini juga mengadakan lomba mengukir semangka yang diikuti 16 kecamatan sekabupaten Purworejo. Juara I diperoleh kecamatan Purworejo, sedangkan juara II kecamatan Kutoarjo dan juara III kecamatan Bener. (lt)

NGANDAGAN, (pituruhnews.com) - Demi menambah ilmu dan pahala di bulan ramadhan, Remaja Masjid Nur Islam Desa Ngandagan mengadakan lomba anak-anak tingkat Paud, TK dan SD kelas 1 dan 2,  Senin,27/05/2019 di Masjid Nur Islam Desa Ngandagan.

Kategori perlombaan ini meliputi lomba membaca Al-Qur'an, hafalan surat pendek (doa niat puasa, berbuka puasa) dan adzan. 
Peserta Lomba
Pratama Saputri ketua ramaja masjid mengatakan, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat membuat anak-anak dan warga desa Ngandagan lebih bersemangat lagi dalam menyambut bulan Ramadhan.

"Jadi desa ini lebih rukun, damai dan bahagia, kemudian untuk menyemarakkan datangnya hari kemenangan," ucapnya.

Selain itu ada perlombaan remaja masjid juga akan mengadakan khatam tadarus nuzullul qur'an pada Rabu, 29/05/2019. Serta pada malam Idul Fitri akan mengadakan takbir keliling, untuk persiapan sudah dimulai sejak awal puasa sampai sekarang, " tutupnya. (ltf)

PITURUH, (pituruhenews.com) - Nurhadi merupakan petugas pengawas Pemilu yang bertugas mengawasi jalannya pemilu seluruh desa.

Petugas pemilu yang meninggal adalah Nurhadi (44) warga Dukuh Kulon Rt. 01 Rw.01 Desa Megulung Lor, Kecamatan Pituruh. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, yang bersangkutan sempat dirawat di Puskesmas hingga dirujuk ke rumah sakit akibat kelelahan mengurusi agenda Pemilu.

Almarhum Nurhadi meninggalkan 3 orang anak, yaitu Sofia Nailinaja kelas 3 SMP, Salsa kelas 3 SD (9), Hana 5 tahun sekolah Paud. 
 
kondisi Nurhadi dirumah sakit
Abdul Azis S.Pd Komisioner BAWASLU Kabupaten Purworejo mengatakan, Bawaslu saat ini memang sedang mencari data-data, tidak hanya yang ada di Pituruh saja, namun menyeluruh sekabupaten Purworejo.

Dengan mendata kondisi ada yang sakit, rawat inap dan jalan di rumah sakit. Tindakan selanjutnya akan melaporkan ke Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu RI. "Yang rencana akan ada santunan walaupun belum bisa memberikan berapa nominalnya, Dari Bawaslu Kabupaten Purworejo rencananya setelah rapatkan 5 komisioner, akan mengenang jasa nama "Nurhadi" menjadi nama ruang sidang yang ada dikabupaten Purworejo, Untuk mengenang jasa selama menjadi pengawas desa, " Ucapnya, Sabtu, 27/04/2019 Malam.

Jajaran pengawas sekabupaten ada 12 orang, ada yang sakit, kecelakaan, yang meninggal ada dua orang, satu meninggal sebelum bertugas, kedua yaitu setelah bertugas bernama Nurhadi.

Nurhadi saat dirumah sakit
Sementara itu adik ipar Nurhadi, Mimin mengungkapkan berharap ada bantuan untuk anak-anaknya, demi kelangsungan sekolah.


Sebelum akhirnya meninggal, Nurhadi sempat dirawat di Puskesmas kemudian dirujuk ke RS dr Tjitro Wardjojo Purworejo dan dirawat selama 3 hari di ruang High Care Unit (HCU).  Petugas tersebut diduga kelelahan selama bertugas pada Pemilu lalu.



Jenazah Nurhadi akan dimakamkan pada Minggu, 28/04/2019 dipemakaman umu desa Megulunglor, Pituruh, pada pukul 10.00 WIB pagi. (pr)
Advertisement

Camat Pituruh Saat Blusukan / Foto Sekcam Pituruh Yudi

PITURUH, (pituruhnews.com) - Diwaktu sela-sela kesibukannya dikantor, Camat Pituruh Ibu Siti Choeriyah, S STP, MM yang ditemani oleh Sekretaris Kecamatan Pituruh Bapak Yudi Agung Prihatno,S.STP menyempatkan waktunya untuk kegiatan Monitoring Evaluasi Pembanguan di area puncak Kecamatan Pituruh, pada Rabu, 24/10/2018.

Tujuan Monitoring Evaluasi Pembanguan ini dua desa, yaitu Desa Wonosido dan Pamrihan. Dalam kunjungannya Camat Pituruh dengan didampingi Kepala Desa Wonosido dan Pamrihan meninjau beberapa tempat yang dilakukan Pembangunan jalan rabat beton, pembangunan PAUD, Gedung Serbaguna, Kebon Kopi, Gedung BUMDES di Pamriyan dan Potensi Wisata di Wonosido.


Pituruh ini memiliki banyak ciri khas dan banyak potensi yang perlu digali, seperti kopi yang dimiliki Desa Pamrihan dan Wonosido. Diharapkan dengan adanya kopi tersebut bisa menambah ekonomi warganya.

"Dengan adanya potensi yang dimiliki dua desa, Camat Pituruh sangat mendukung, cuma untuk pihak pemerintah desa perlu memperhatikan lebih untuk pengembangan potensi yang ada." Katanya Camat Pituruh Siti Choeriyah, S STP, MM



Adanya sosial media, kaum milenial bisa ikut serta mengenalkan produk kopi yang di miliki Pituruh. Selain itu juga potensi kebun kopi yang dimiliki kurang lebih seluas 20 hektar yang ada saat ini, masih perlu sentuhan untuk mengoptimalkan hasilnya mulai dari inovasi tanaman, perawatan dan pengelolaan yang baik. Termasuk cara pemanenan dan pasca panen yang tepat. Kopi yang ditanam di Pamrihan adalah jenis Kopi Robusta.

"Dengan harapannya kopi ini bisa menjadi komoditas unggulan dan salah satu peluang usaha yang dikelola BUMDES nantinya" Ujar Yudi.

Selain itu pada saat ditemui crew Pituruhnews.com, Camat Pituruh Siti Choeriyah, S STP, MM mengajak untuk bisa berkunjung dan ngopi bareng disana.

Karena di Pamrihan sudah ada semacam cafe untuk ngopi, Camat Pituruh mengusulkan untuk membuat spot-spot berfoto di pinggir jalan dengan background gunung dan sawah. dan berharap dengan adanya kopi ini bisa mengikuti event kopi supaya kopi yang dimiliki Pamrihan dan Wonosido dapat dikenal oleh masyarakat pada umumnya.

Pada kunjungan ini juga ditemani oleh Kasi Ekonomi Pembangunan dan juga Pendamping Desa. (ltf)

Penulis : Luthfi
Editor : ALK 

Para guru saat akan berangkat jalan sehat

Prigelan - Sabtu, (4/11/2017) UPT DIKPORA Kecamatan Pituruh dalam rangka memperingati HUT PGRI ke 72 yang jatuh pada tanggal 25 November 2017. Namun kegiatan ini di percepat dikarenakan pada tanggal 25 November para guru melaksanakan upacara bendera di kabupaten. Bertampat di SD N Prigelan UPT DIKPORA menyelenggarakan serangkaian acara pada pukul 08.00 WIB. Acaranya yaitu Jalan Sehat dan pembagian doorprize dalam rangkai memperingati Hari Ulang Tahun PGRI ke 72.  diikuti seluruh guru dari Paud, TK, SD, SMP, SMA dengan 500 peserta. Pengaman berjalanan acara dari Polsek Kecamatan Pituruh dihadiri oleh pengurus PGRI Kabupaten Purworejo ibu Supriyati, M,Pd.
Pembukaan acara oleh Pengurus PGRI Kabupaten Purworejo. Dengan rute jalan sehat lumayan cukup jauh dari SD N Prigelan Kebarat melawati Jalang gang Srudutan sampai desa Kambang Dan tebus gedung koperasi Ngampel. Acara ini di iringi hiburan organ tunggal dari Tri Yamaha music Entertaiment. Hadiah utama yang diberikan 1 unit lemari 3 pintu.
Salah seorang guru menyampaikan dalam acara ini meriah , dengan antusias para guru sangat bersemangat mengikutinya. Hadiah yang diberikan beda dengan tahun lalu yaitu kulkas 2 pintu. Tapi tidak menyurutkan semangatnya dalam menjalin persaudaraan antar sesama guru. Ungkap Retno Herti. (lf)
Diberdayakan oleh Blogger.