Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri prapag lor. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan



Pituruh
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenPurworejo
Pemerintahan
 • Camat Ibu Siti Choeriya,STP,MM
Luas71 km²
Jumlah penduduk52.089 (tahun 2000)[1]
Kepadatan732 jiwa/km²
Desa/kelurahan49



Pituruh adalah sebuah kecamatan di Kabupaten PurworejoProvinsi Jawa TengahIndonesia. Kecamatan Pituruh berada disebelah barat dari wilayah Kabupaten Purworejo yang berbatasan langsung dengan dua kabupaten sekaligus yakni Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo. Jarak Kecamatan Pituruh dengan pusat Kabupaten Purworejo sekitar 24 kilometer melalui Kutoarjo. Luas wilayah Kecamatan Pituruh yakni 71 km² yang terbagi menjadi 49 Desa. Jumlah penduduk Kecamatan Pituruh hingga Tahun 2000 sebanyak 52.089 Jiwa dengan kepdatan penduduk 732 jiwa/km². Pusat pemerintahan Kecamatan Pituruh terletak di Desa Pituruh.

Desa/kelurahan

Batas-batas Wilayah

  1. Sebelah Barat : Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo
  2. Sebelah Timur : Kecamatan Bruno dan Kecamatan Kemiri
  3. Sebelah Utara : Kabupaten Wonosobo
  4. Sebelah Selatan : Kabupaten Kebumen dan Kecamatan Butuh

Geografi

Wilayah Kecamatan Pituruh secara umum terdiri dari dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian sekira 10-1.000 meter diatas permukaan air laut (Mdpl). Wilayah utara Kecamatan Pituruh yang berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo berupa perbukitan hingga pegunungan dengan titik tertinggi berada di Gunung Rawacacing (1.035 Mdpl) yang masuk wilayah Desa Pamriyan. Gunung-gunung lainnya diantaranya Gunung Pacet (840 m), Gunung Kembang (716 m) dan Gunung Bawuk (709 m). Sedangkan disebelah selatan berupa dataran rendah. Kecamatan Pituruh yang beriklim tropis dengan dua musim dalam satu tahunnya yaitu musim kemarau dan penghujan, dengan suhu udara pada siang hari berkisar antara 22 - 33 derajat Celcius. Sejumlah sungai yang melintasi Kecamatan Pituruh seperti Sungai Kedunggupit, Sungai Lesung, Sungai Kaligintung dan Sungai Sawangan.

Penduduk

Sebagian besar penduduk Kecamatan Pituruh berprofesi sebagai petani, buruh tani, Ibu Rumah Tangga, Wiraswasta dan PNS. Umumnya penduduk usia produktif pergi merantaau atau bersekolah ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek), Kota BandungKota SemarangKota SurabayaKota YogyakartaKota SurakartaPurwokerto dan sejumlah kota besar di luar pulau seperti SumateraBali, dan Kalimantan. Mayoritas penduduk Kecamatan Kemiri beragama islam. Jenjang pendidikan yang dicapai penduduk di wilayah ini adalah hingga Universitas meski sebagiaan besar tamatan Sekolah menengah pertama.

Sekolah

  • Tingkat TK
  1. Sekolah Taman Kanak-kanak berada hampir di setiap desa dengan jumlah maksimal terdapat 3 TK disetiap desanya.
  • Tingkat SD
  1. Sekolah setara sekolah dasar (SD) negeri berada disetiap desa. Desa yang memiliki lebih dari satu SD berada di Desa Prapag Lor, dan Desa Kaligintung.
  • Tingkat SLTP
  1. SMPN 20 Purworejo
  2. SMPN 40 Purworejo
  3. SMP PGRI Pituruh
  4. SMP PMB Pituruh
  5. SMP Muhammadiyah Pituruh
  • Tingkat SLTA
  1. SMAN 10 Purworejo
  2. SMA Muhammadiyah Pituruh
  3. SMK Patriot Pituruh

Sarana dan Prasarana

Kecamatan Pituruh dilintasi jalan Kabupaten yang menghubungkan beberapa wilayah di Kabupaten Purworejo diantaranya ruas Pituruh - Kemiri yang juga menyambung ke ruas jalan provinsi Kabupaten Kebumen - Kabupaten Wonosobo dibagian barat maupun dengan ruas jalan penghubung Kutoarjo - Kecamatan Bruno - Kabupaten Wonosobo. Selain itu terdapat ruas Pituruh - Kecamatan Butuh yang melintasi jalan nasional Pulau Jawa. Sarana dan Prasarana pendukung lainnya baik formal maupun informal diantaranya:
  • Masjid
  • Mushola/ Langgar
  • Gereja
  • Puskesmas
  • Polsek
  • Koramil
  • Bank
  • Minimarket
  • Pasar Tradisonal
  1. Pasar Pituruh di Desa Pituruh
  2. Pasar Dlisen di Desa Dlisen Wetan
  3. Pasar Brengkol di Desa Brengkol
  4. Pasar Prapag di Desa Prapag Kidul
  5. Pasar Kenthu di Desa Kalikotes
  6. Pasar Wonoyoso di Desa Wonoyoso

Potensi

Kecamatan Pituruh memiliki banyak potensi mulai dari agribisnis meliputi pertanian dan peternakan maupun potensi pariwisata. Bahkan untuk menampung potensi dari berbagai wilayah di Kecamatan Pituruh digelar acara Pituruh Expo setiap tahunnya dan menjadi icon Kecamatan Pituruh. Dari sektor Pariwisata wilayah ini memiliki sejumlah potensi wisata diantaranya:
  1. Gunung Kembang di Desa Somogede[2]
  2. Air Terjun Pendowo di Desa Somogede
  3. Gua Gong di Desa Kesawen[3]
  4. Desa Wisata Pamriyan di Desa Pamriyan
  5. Gua Pencuk Peninggalan Ir. Soekarno di Desa Ngandangan
  6. Curug Putren di Kaligintung

Sumber : id.wikipedia.org

PURWOREJO, (pituruhnews.com) - Tunamen Sepak Takraw tingkat Kabupaten Purworejo, yang digelar oleh Kejurkab Sepak Takraw Kabupaten Purworejo Tahun 2019, di GOR WR Soepratman, Selasa, 24 Desember sampai Rabu, 25 Desember 2019.

Turnamen ini diiikuti oleh 25 tim regu sepak takraw se-kabupaten Purworejo, dengan kategori umum dan tingkat sekolah dasar (SD).

Diungkapkan, Ketua Panitia Kejurkab Sepak Takraw Kabupaten Purworejo Tahun 2019 Sutrisno bahwa turnamen ini merupakan sebagai ajang seleksi atlet sepak takraw kabupaten Purworejo tahun 2020.

"Open Turnamen sepak takraw kejurkab 2019 kabupaten Purworejo di buat 2 kategori yaitu kategori umum bebas usia dan kategori SD usia dini." kata Sutrisno, Rabu, 25/12/2019.
penyerahan piala
Turnamen ini dimenangkan oleh Predator Tunjungtejo, menyabet juara I dengan mendapatkan trophy dan uang pembinaan, juara II Arka Kembang Arum Kutoarjo, juara III Srikandi Grabag dan Bintang Surya Purworejo. Empat tim berbakat diperoleh Prasan Prapag Lor, Prasan Prapag Lor II, Bintang Surya Purworejo dan Arka Kutoarjo.

Untuk kategori SD kelahiran dimenangkan oleh Arka Junior Kutoarjo, juara II Replasan Junior Purworejo, dan juara III PRASAN Prapag Lor Pituruh dan Arka Junior Kutoarjo. 

"Mudah-mudahan untuk tingkat sekolah dasar yang menang, bisa lolos ke tingkat Popda Keda dan lolos seleksi PPLOP Jateng Sepak Takraw yang akan digelar pada tahun 2020 nanti, " ucapnya.

"Tunamen ini sebenarnya digelar selama dua hari dengan diperkirakan 60 tim sepak takraw, namun karena ini hanya diikuti 25 tim kita putuskan digelar hanya satu hari. Dikarenakan pemain yang masih sekolah sudah liburan dan tidak bisa mengikutinya, " pungkas Sutrisno.

Reporter : Luthfi
Editor : Ganis
Advertisement



PESUNINGAN, (pituruhnews.com) Petir Cup II  tahun 2018 bergulir sejak tanggal 20 Agustus 2018 di Lapangan Desa Depan SDN 1 Pesuningan. Ajang ini diikuti 8 tim yang terbagi dalam 2 grup dengan sistem setengah kompetisi. Adapun peserta dari grup A Petir FC (Pesuningan), Putra Prima FC (Sembir), CBU FC (Kabuaran), dan Rantam Sari FC (Pekacangan) sedangkan Grup B meliputi Wisanggeni FC (Jembangan), Balingasal FC, Citra Badra FC Prapag Lor, dan RSUD Prembun FC (Kebumen). Peserta yang ikut dalam pertandingan ini adalah yang mendapatkan undangan.

Petir Cup II ini diselenggarakan oleh karangtaruna desa Pesuningan sebelah timur. Seno selaku ketua penyelenggara Petir Cup II mengatakan bahwa ajang ini adalah sebagai sarana sparing terjadwal dan juga hiburan bagi masyarakat sekitar.

Dalam sehari ada 2 pertandingan. Pertandingan pertama dimulai pukul 15.00 WIb sedangkan pertandingan ke 2 pukul 16.30 WIB.

Dari kecamatan Pituruh ada 2 tim yang mengikuti turnamen ini yaitu Rantam Sari FC daru Desa Pekacangan dan Citra Badra FC dari Desa Prapag lor. Di pertandingan pertama hari Selasa, 21/08 Rantam Sari FC menang tipis 1-0 mengahadapi Putra Prima FC Sedangkan Citra Badra FC harus menelan kekalahan dengan skor 2-0 dari Balingasal FC, hari ini 22/08.

Kedua Tim masih akan menjalani 2 pertandingan lagi , Rantam Sari FC ( 24/08 Jam ke II , 25/08 Jam ke 1) dan Citra Badra FC (24/08 jam ke I, 26/08 jam ke II). 


Nama Desa/kelurahan 



Girigondo - Sabtu (14/7/2017), Tidak diduga pengunjung pasar malam Alun-Alun Girigondo begitu banyak. Justru pengunjung yang datang didominasi warga desa tetangga seperti Prapag Lor, Prapag Kidul, Brengkol, Kembang Kuning, Sambeng, dan desa tetangga lainnya bahkan ada yang datang dari Kesawen dan sekitarnya. Sampai-sampai petugas parkir kewalahan memarkirkan kendaraan pengunjung yang membludak. Namun karena koordinasi yang baik, dipegang oleh pemuda-pemudi dan karang taruna Desa Girigondo, permasalahan bisa diselesaikan.

Koordinir parkir, Anto, menjelaskan bahwa sebelum pasar malam dibuka, jauh hari sudah dilakukan persiapan yang matang. "Beberapa pemuda-pemudi sudah saya lakukan penjelasan bahwa malam minggu ini pasti pengunjung datang sangat banyak dari berbagai pelosok desa. Maka untuk mengantisipasi meluapnya kendaraan telah dibagi petugas di setiap titik sesuai datangnya kendaraan", terangnya. "Malam minggu memang menjadi primadona setiap orang untuk menikmati hiburan", tutup Anto.

Sumber facebook : sorot girigondo

Tempat Pendaftaran Calon Anggota Relawan Demokrasi / Foto Anggoro
PURWOREJO, (pituruhnews.com)-- Jelang Pelaksanaan Pemilu 2019 dan tuntutan partisipasi sesuai dengan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) sebanyak 77,5 % maka KPUD Purworejo melakukan rekrutmen Relasi (Relawan Demokrasi) sebanyak 55 orang melibatkan 10 basis kelompok masyarakat. Basis kelompok tersebut antara lain basis keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, penyandang disabilitas, pemilih berkebutuhan khsusus, kaum marginal, basis komunitas, basis keagamaan, dan basis warga internet (netizen).

Pada 2014 lalu KPUD Kab. Purworejo juga pernah merekrut Relasi tetapi hanya sebanyak 25 orang  yang diambil dari 5 sekmen yaitu sekmen keagaamaan, pemilih perempuan, pemilih pemula, pemilih disabilitas, dan pemilih marjinal.
Calon Anggota Relawan Demokrasi / Foto Anggoro
Akmaliyah, S.Pdi., M.Pd. dari Divisi Sosialisasi KPUD Kabupaten Purworejo mengungkapan harapannya terkait dengan Relawan Demokrasi ini agar dapat membantu KPU dalam mensosialisasikan kebijakan ataupun tahapan-tahapan terkait pemilu 2019. Pemilu 2019 ini merupakan sejarah baru di Indonesia karena menggabungkan Pemilihan  Legislatif dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Selain itu, rekrutmen Relasi ini dilakukan untuk membantu meningkatan partisipasi pemilih untuk Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 17 April 2019 mendatang dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Langkah ini dilakukan berdasarkan Peraturan KPU nomor 10 tahun 2018 tentang sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat dalam penyelanggaraan Pemilu.
Pada saat ditemui crew piturunews.com / foto anggoro
Adapun pendaftaran sudah dimulai sejak 11-13 Januari 2019 lalu. Total peserta yang mendaftar sebagai Relawan Demokrasi sebanyak 128 orang dari 16 kecamatan se-Kabupaten Purworejo. Dari tahapan itu 126 orang lolos ke tahap seleksi wawancara yang dilaksanakan pada tanggal 15-16 Januari 2019. Hasil dari seleksi ini akan diumumkan pada tanggal 17 Januari 2019 untuk menetapkan 55 Relasi terpilih . Selanjutnya bagi Relasi yang terpilih akan diberikan pembelakan pada tanggal 21 Januari 2019.

Dalam kesempatan tersebut  ada 6 orang dari Kecamatan Pituruh yang mendaftar sebagai Relawan Demokrasi yakni Ribut (Ngampel), Wiji Astuti (Prapag Lor), Nur Halimah (Luweng Lor), Sulis Cahyadi (Pituruh), Nanang Dwi Handoyo, dan Bayun Handoyo (Megulung Kidul).

"Sebenarnya ada 11 basis tapi basis yang satu adalah relawan demokrasi yang sedang kita rekrut ini. Jadi setiap basis ada  5 orang namun karena menjadi 10 basis maka pembagiannya tidak tentu namun akan ada Relasi yang masuk ke basis-basis itu untuk mensosialisakan pemilu. Sedangkan untuk pembagiannya  walaupun tidak sama karena basisnya bukan kecamatan, namun diusahakan di 16 kecamatan ini ada Relasi walaupun jumlahnya tidak sama" jelasnya.

Penulis : Bay
Editor : ALK




KALIKOTES, (pituruhnews.com) Menyambut Tahun Islam, 1 Muharram 1440 H. Majlis Ta'lim Miftahul Huda menyelenggarakan santunan anak yatim, yang dana santunan tersebut berasal dari Paguyuban Warga Perantauan Desa Kalikotes yang tergabung dalam wadah Keluarga Kalikotes (Kekal), Selasa (11/09/2018).

Santunan anak yatim pada tahun ini merupakan yang ke-22. Dengan mengundang puluhan anak yatim di sejumlah desa di Kecamatan Pituruh menerima santunan berupa uang. Penyerahan santunan dilaksanakan bersamaan dengan pengajian majlis taklim Miftahul Huda yang digelar Desa Kalikotes. Santunan anak yatim tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setahun sekali dalam rangka menyambut tahun baru hijriyah.

Cikal bakal terbentuknya santunan anak yatim ini, yaitu pada tahun 1996 bapak Kyai Muhthohar Hasan awalnya mendirikan Santunan di Majlis Ta'lim dan pada acara peringatan tahun baru Islam, dengan diadakan santunan anak yatim yang awalnya hanya satu anak.


Dalam acara santunan ini hadir Forkompimca (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan), yaitu Camat Pituruh yang diwakilkan oleh Sankan Rahayu, S.Sos, Kapolsek Pituruh yang diwakilkan oleh Aiptu Ngadino, Danramil/09 Pituruh Kapten Infantri Ariyadi, Akhmad Ngafifurrohman, S.Pd.I anggota DPRD Kabupaten Purworejo, dan sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat serta perwakilan warga perantauan Kekal.

Pengajian umum dalam rangka memyambut tahun baru islam 1440 H, dengan penceramah oleh Ibu Nyai Hj. Nur Kholisoh Ahmad Abdul Haq dari Purworejo, dan dimeriahkan hadroh SMA N 10 Purworejo.


H Rajiyo sesepuh dari Kekal,  mengungkapkan seiring perkembangan teknologi serta maraknya media sosial, warga perantauan dari Desa Kalikotes semakin mudah berkomunikasi antara satu sama lain. Sehingga, Kekal saat ini sudah berkembang cukup besar hingga ke berbagai daerah di tanah air.

"Termasuk dalam proses menghimpun dana santunan anak yatim ini. Ini tidak hanya berasal dari perantau yang berada di Jakarta saja. Namun juga dari daerah lain seperti Kalimantan, Sumatera, Papua serta kota-kota besar di Indonesia bahkan sampai luar negeri," katanya.

"Dengan adanya santunan anak yatim tersebut, diharapkan dapat memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim penerima santunan di Bulan Muharam yang merupakan hari lebarannya anak-anak yatim" Katanya.


Sementara itu, panitia kegiatan Djarun mengatakan, dana santunan yang berhasil dihimpun mencapai Rp 30.500.000. Selain dari warga perantauan, sumber dana juga dari amal jariyah dari jamaah pengajian yang hadir saat santunan itu digelar.

"Anggaran dana yang dihimpun dari warga perantauan dari kekal Rp 17.130.000, dari bandung Rp 500.000, Sedangkan dari hasil jariyah para hadirin semua sebesar Rp 13.002.500," kata Jarun saat memberikan laporan hasil santunan.

"Dana sebesar itu seluruhnya dibagikan kepada anak-anak yatim. Penerima tidak hanya berasa dari Desa Kalikotes semata. Namun anak-anak yatim dari sejumlah desa tetangga juga diberikan santunan" Katanya.

"Jumlah anak yatim yang diberikan santunan sebanyak 25 anak dari Desa Kalikotes serta desa-desa sekitar seperti Megulung Lor, Prapag Lor, Polowangi dan Kesawen. Masing-masing anak memperoleh Rp 1.220.000," katanya. (lk-ltf)

KALIKOTES, (pituruhnews.com)-- Raut wajah bahagia terpancar dari salah satu keluarga Ibu Salamah dari Desa Kalijering saat mengambil hadiah sepeda gunung dari program promo cake hantaran di Eco Master Bakery, Kamis (1/08/2019) pagi. Ibu Salamah berhak mendapatkan sepeda tersebut karena telah membeli 1000 box cake di Eco Master Bakery.

Eco Master Bakery sendiri merupakan salah satu UMKM yang ada di Kecamatan Pituruh tepatnya di ujung barat Desa Kalikotes RT 03 RW 01 berbatasan dengan Desa Prapag Lor yang . Eco Master Bakery berdiri sejak tahun 1995 dan bergerak di bidang makanan khususunya roti dan kue (aneka cake ultah, aneka kue kering, aneka kue hantaran , dsb.) Saat ini Eco Master Bakery dikelola oleh Tri Cahyo Wicaksono (28) dan sudah memiliki nomor PIRT 3063306010211-24.

Tahun ini Eco Master Bakery sedang berkembang cukup pesat terbukti dengan semakin banyak pesanan setiap bulannya. Saat Triwulan 2 kemarin tercatat ada 11.155 pesanan sedangkan pada awal Triwulan 3 sudah masuk pesanan sebanyak 10.695 box cake (sampai dengan berita ini diterbitkan).

Rasa yang lezat serta harga yang murah menjadi daya tarik bagi pelanggan di Eco Master Bakery ini. Selain itu per tanggal 5 Juli hingga 10 Agustus 2019 sedang berlangsung Promo yang sangat menarik yakni pelanggan akan mendapatkan Sepeda Gunung apabila memesan 1000 box cake di Eco Master Bakery. Selain itu pelanggan masih dimanjakan dengan bonus berupa cashback s dan juga gratis roti pilihan untuk tambahan di acarannya.

Tidak hanya itu, sebagai bentuk inovasi terbarunya, Eco Master Bakery menawarkan Undangan yang menjadi satu paket dengan kardus rotinya sehingga para pelanggan tidak perlu repot membeli undangan untuk dimasukan ke dalam kardus roti. Apakah itu saja? Tentunya tidak ! Masih ada bonus Wedding Cake juga sebagai pelengkap pesta pernikahan anda. Dan semua itu dikirim gratis!
produk eco master bakery
Sejak awal tahun ini memang Eco Master Bakery sedang membenahi pemasarannya, hal ini dibuktikan dengan pengelolaan akun Facebook dan juga instagram yang selalu aktif memposting dagangannya dan juga  saat pengiriman. Selain itu turut pula dilakukan inovasi dalam pengemasannya yakni berupa tampilan kardus box baru agar lebih menarik dan elegan.

"Alhamdulillah ada peningkatan order yang cukup banyak dan kami sedang berusaha untuk meningkatkan pangsa pasar kami khususnya melalui media sosial. Selain itu pada setiap triwulanya kami akan memberikan kejutan promo menarik kepada palanggan kami. Tentunya kami menerima segala kritikan terhadap produk kami agar kedepanya kualitas produk kami semakin meningkat  sehingga penjualan kami pun semakin meningkat" ujar Cahyo Jum'at, 02/08/2019 sore.

Bagi pembaca yang penasaran dengan produk cake dan berbagai promo menarik dari Eco Bakery bisa mengunjungi laman facebook Eco Bakery dan instagram @eco_master_bakery atau bisa menghubungi WA dengan nomor 082324773790 untuk konsultasi hantaran dan pemesanan. Bagi kamu yang ingin tester sebelum memesan akan diberikan gratis!


PITURUH, (pituruhnews.com) Sebanyak 26 tim takraw dengan kategori umum,  bertanding di Lapangan Widoro Desa Pituruh, pada Minggu 12/08/2018.

Diselanggarakan oleh Panitia Perlombaan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-73 Kecamatan Pituruh. Perlombaan sepak takraw tersebut dilaksanakan selama satu hari. 

Tim yang mengikuti pertandingan sepak takraw yaitu Desa Prapaglor 3 tim, Luwenglor 6 tim, Sekartejo, Kendalrejo 3 tim, Prigelan 4 tim, Pamriyan, SMA Muhamadiyah 2 tim, Kaligintung 2 tim, Tunjung tejo 3 tim,Tersidilor. dengan total 26 tim.

Pertandingan Sepak Takraw (bay)

Menurut Ketua Panitia Perlombaan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-73 Kecamatan Pituruh Heriyanto menyampaikan bahwa lomba pertandingan sepak takraw ini diselenggarakan untuk menjadi ajang kompetisi olahraga warga Kecamatan Pituruh selain itu agar sepak takraw tidak punah, mengingat Kacamatan Pituruh menyabet juara I baik putra atau putri pada ajang gala desa Se Kabupaten Purworejo. Berbeda dengan peserta tahun  yang diperuntukan untuk tingkat SD, SMP dan juga umum,peserta  sepaktakraw tahun  ini hanya diperuntukan untuk umum

"Hasil akhir lomba untuk juara 1 dan 2 dimenangkan oleh Desa Tunjungtejo, juara 3 Desa Kendalrejo, juara 4 prapag lor. Hadiah untuk juara 1, 2 dan 3 berupa piala serta uang pembinaan, sedangkan juara 4 berupa uang pembinaan. Hadiah tersebut akan diserahkan pada malam tasyakuran di Kecamatan Pituruh" Katanya (bay-njb-ltf)
Diberdayakan oleh Blogger.