Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri wonoyoso. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Tradisi Sandranan di Desa Wonoyoso

WONOYOSO, (pituruhnews.com) Senin, 02/04/2018 Dalam Memperingati Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW, Pemerintah dan Warga Masyarakat Desa Wonoyoso dipimpin oleh Kepala Desa Bapak Suyud,S.Pd. Mengadakan Slametan Sadranan (Merti Desa/Sedekah Bumi), dengan di lanjutkan Musyawarah Desa.

Pada acara ini di hadiri oleh anggota polsek pituruh Bhabinkamtibmas Aiptu Sariman, juga dihadiri oleh 70 warga masyarakat yang di undang dan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda karang taruna. acara ini merupakan agenda rutin yang di laksanakan di Desa Wonoyoso seperti rajaban, mauludan, selikuran dan suran (suroan).

Saat sambutan Kepala Desa Wonoyoso menyampaikan dengan adanya ini adalah salah satu nguri uri kabudayan yang di tinggalkan oleh pada pendahulunya, dan ini juga sebagai wujud syuku karena hasil panen yang melimpah. ungkap Suyud, S.Pd. Kepala Desa Wonoyoso.

Anggota Polsek Pituruh Aiptu Sariman berpesan kepada warga Wonoyoso agar meningkatkan siskamling untuk keamanan warganya sendiri, dan himbauan jangan mudah percaya dengan berita yang belum tahu sumbernya atau berita hoax mari kita ciptakan situasi yang aman ,nyaman dan kondusif terkait jelang Pilkada Jateng tahun 2018. pungkasnya. (ltf-humasptr-tribratanews)

Salah Satu Rumah Warga tergenang banjir / Foto Perangkat Desa
WONOYOSO, (pituruhnews.com) - Debit air paska hujan yang tidak kunjung reda, air semakin naik dikhawatirkan bisa membahayakan warga Desa Wonoyoso.

Debit air akan semakin tinggi kalau intensitas hujan masih tinggi. Eka Yuliyanti salah seorang warga, mengatakan berharap banjir didesanya cepet surut, semoga pula pihak terkait bisa memperhatikan desa kami.

"Pasalnya desa kami sebagai desa penampung air dari berbagai desa, sedangkan tidak adanya saluran irigasi pembuangan yang memadai" Ungkap Eka.
Akses Jalan didesa Wonoyoso pada Rabu (16/1) siang / Foto Perangkat
Lokasi banjir didesa Wonoyoso, rt.01/rw.01 hampir semua rumah warga rt.01 sedikitnya 70 Kepala Keluarga terendam banjir hingga Rabu Malam, (16/1). Dengan ketinggian mulai dari 25 sampai 50 cm yang sudah memasuki rumah warga.
Wanuri selaku perangkat desa Wonoyoso, mengungkapkan asalkan tidak hujan deras lagi, diperkirakan besok Kamis, (17/1) akan berangsur surut.

"Sampai Rabu Malam kondisi air yang menggenangi Desa Wonoyoso stabil dengan ketinggian 25 sampai 50 cm. Menghimbau kepada warga masyarakat supaya lebih berhati-hati dan berwaspada" Ujar Wanuri.

Penulis : ltf
Editor : ALK
Advertisement

foto saat pembayaran pajak PBB

WONOYOSO, (pituruhnews.com) Senin, 09/04/2018 Bertempat di Balai Desa Wonoyoso dalam melaksanakan patuh bayar pajak. Pemerintah Desa Wonoyoso mengadakan pembayaran pajak PBB massal dan menyediakan sajian makan bakso dan dawet gratis jika membayar pajak lunas di hari ini.

Pajak merupakan kewajiban bagi warga masyarakat indonesia yang harus di bayarkan setiap satu tahun sekali, pada pembayaran pajak ini adalah kebutuhan yang wajib dibayarkan rakyat. Untuk  sebagai warga yang patuh dalam peraturan negara dan akan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum.

Pemerintah Desa Wonoyoso untuk menarik simpati warganya untuk membayar pajak. dengan diadakan bayar pajak makan bakso dan dawet gratis.

Kegiatan ini di selenggarakan murni dari desa dan di pimpin oleh kepala desa wonoyoso Kades Suyud S.Pd, Sekdes Prasanah S.Pdi dan juga perangkat desa.

Foto Makan Bakso dan Dawet Gratis


Dalam menyampaikan sambutan Kepala Desa berpesan dengan adanya kegiatan ini supaya warga desa wonoyoso bisa sedikit tergugah kesadaran dalam membayar pajak tepat waktu, terutama PBB dan bisa lunas terbayarkan hari ini juga" pungkas Kades Suyud S.Pd

Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dari warga, terbukti dari antusiasme warga yang datang berduyun-duyun ke balai desa,  untuk membayar pajak PBB sekaligus menikmati bakso dan dawet secara gratis. (FR-ltf)

 Pengambilan Sumpah Sekdes Wonoyoso

Pituruh - Rabu (25/10/2017) Bertempat Di Aula Desa Wonoyoso, Kecamatan Pituruh, dengan rasa senang hati warga Masyarakat, Perankat Desa, dan Tokoh Masyarakat Desa Wonoyoso menyaksikan acara Pelantikan  dan Pengambilan Sumpah Sekretaris Desa. dari 7 peserta calon sekdes, ibu Prasanah, S.Pd (27) mendapatkan amanah sebagai Sekdes di Desa Wonoyoso, dari rangkaian acara ini semua yang hadir sebelum pelantikan di mulai menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dan dengan raut rasa bahagia ibu Prasanah, S.Pd dilantik oleh bpk. Kepala Desa PJ Ikhsanudin dan di pengambilan sumpah di dampingi oleh  Tokoh Agama Desa Wonoyoso H. Muhyidin. di hadiri camat pituruh Drs. R. Sigit Setyabudi, MM, Kapolsek Pituruh AKP Junani Jumantoro, Koramil Pituruh Kapten Inf Ariyadi, dan sejumlah warga masyarakat 140orang.
Sambutan dari Camat Pituruh Drs. R Sigit Setyabudi, MM menyampaikan semoga bisa melaksanakan tugas dengan jujur dan selalu terbuka terhadap perangkat lain, dan menjadikan panutan terhadap warga masyarakat wonoyoso. 
Kapten Inf Ariyadi menyampaikan dengan di lantik nya Sekdes Ibu Prasanah, S.Pd segera bisa menyesuaikan diri dengan perangkat lain nya dan bisa merangkul semua warga untuk bekerja memajukan Desa nya, jangan sungkan sungkan bertanya kalau memang belum tahu dan selalu koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan di sampaikan juga bahwa pelaksanaan rangkaian kegiatan seleksi berjalan dengan lancar dan sukses.Tandasnya. (lf)

WONOYOSO, (pituruhnews.com) - Warga Desa Wonoyoso, Purworejo, Jawa Tengah memeriahkan malam takbiran hari raya Idul Adha 1440 Hijriah dengan melaksanakan pawai obor. Sambil melantunkan takbir dan sholawat, peserta pawai obor berjalan berkeliling desa.
Pawai obor tersebut dilaksanakan oleh Karang Taruna Desa Wonoyoso, Kecamatan Pituruh dan mahasiswa KKN STAI An-nawawi. Pawai obor ini dilaksanakan untuk menghindari aksi takbiran keliling menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat karena dinilai hal itu rentan akan kecelakaan lalu lintas.
Karangtaruna bersama Mahasiswa KKN STAI An-nawawi
Dikatakan Arianti Nur Hidayah koordinator pelaksana pawai obor, karena banyak anak-anak jadi kami berinisiatif untuk membuat acara ini berbeda, aman serta  ramah anak.
Arianti menambahkan pawai obor yang dilaksanakan di sepanjang jalan protokol  desa ini diikuti oleh masyarakat umum dari anak-anak sekolah dasar hingga orang dewasa.
Kalau anak-anak kita sosialisasikan kepada orangtuanya dan meminta untuk mendampingi anaknya ketika pawai,” ucap Arianti, Minggu pagi, 11/08/2019.
Pada saat pawai
Dalam perjalanannya peserta diminta untuk melantunkan takbir dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sehingga kegiatan tersebut selain untuk memeriahkan malam takbiran juga untuk menambah semangat cinta rasul.
Sementara itu, untuk lebih meramaikan  pawai obor ini, dilaksanakan juga lomba menghias obor. Sehingga masyarakat lebih antusias dalam nengikuti kegiatan serta menambah semarak kegiatan tersebut.
“Harapannya semoga kegiatan ini dapat menjadi tradisi di desa ini, dan kedepannya tambah ramai untuk kegiatan masyarakat yang bersifat sosial seperti ini,” pungkas Arianti. (byu)


Wonoyoso - Senin, 30/10/2017 Pemilihan Kepala Desa di Kabupeten Purworejo yang serentak dari 6 Kecamatan, Salah satunya Pituruh. Kepala Desa Yang Mengalami kekosongan yaitu 8 desa . Dari pilkades ini desa Wonoyoso mempunyai 2 kandidat calon kepala desa, dari gambar padi ibu Fitri Puji Rahayu dan gambar ketela bapak Suyud, S,Pd. Dengan Pengamanan dari Polsek AKP Junani Jumantoro, dan Koramil Kapten Inf Ariyadi berjalan dengan aman. Dengan jumlah warga 264jiwa.
Penghitungan suara dimulai pukul 14.00 wib, Bpk Suyud, S.Pd unggul 210 suara dengankan Ibu Fitri Puji Rahayu dengan perolehan suara 53 suara. 1 suara rusak. pemilihan pilkades desa wonoyoso berjalan dengan aman dan tidak ada kericuhan. Ungkap Fahrur Razi (lf)


WONOYOSO, (pituruhnews.com) - Desa Wonoyoso mengalami kebanjiran akibat hujan terus menerus. 

Air meluap pada Senin, (18/03/2019) pukul 00.51 WIB sampai Senin pagi belum surut, dengan ketinggian air mencapai 20- 25 cm. Banjir ini dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi dan mengakibatkan banjir, namun tidak sampai masuk ke rumah warga.

Muhammad Wanuri selaku Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan mengungkapkan, berharap banjir ini semoga air cepat surut agar petani bisa memanen padinya. Karena dampak dari banjir kondisi sawah petani padi roboh dan tergenang air.



Pituruh
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenPurworejo
Pemerintahan
 • Camat Ibu Siti Choeriya,STP,MM
Luas71 km²
Jumlah penduduk52.089 (tahun 2000)[1]
Kepadatan732 jiwa/km²
Desa/kelurahan49



Pituruh adalah sebuah kecamatan di Kabupaten PurworejoProvinsi Jawa TengahIndonesia. Kecamatan Pituruh berada disebelah barat dari wilayah Kabupaten Purworejo yang berbatasan langsung dengan dua kabupaten sekaligus yakni Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo. Jarak Kecamatan Pituruh dengan pusat Kabupaten Purworejo sekitar 24 kilometer melalui Kutoarjo. Luas wilayah Kecamatan Pituruh yakni 71 km² yang terbagi menjadi 49 Desa. Jumlah penduduk Kecamatan Pituruh hingga Tahun 2000 sebanyak 52.089 Jiwa dengan kepdatan penduduk 732 jiwa/km². Pusat pemerintahan Kecamatan Pituruh terletak di Desa Pituruh.

Desa/kelurahan

Batas-batas Wilayah

  1. Sebelah Barat : Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo
  2. Sebelah Timur : Kecamatan Bruno dan Kecamatan Kemiri
  3. Sebelah Utara : Kabupaten Wonosobo
  4. Sebelah Selatan : Kabupaten Kebumen dan Kecamatan Butuh

Geografi

Wilayah Kecamatan Pituruh secara umum terdiri dari dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian sekira 10-1.000 meter diatas permukaan air laut (Mdpl). Wilayah utara Kecamatan Pituruh yang berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo berupa perbukitan hingga pegunungan dengan titik tertinggi berada di Gunung Rawacacing (1.035 Mdpl) yang masuk wilayah Desa Pamriyan. Gunung-gunung lainnya diantaranya Gunung Pacet (840 m), Gunung Kembang (716 m) dan Gunung Bawuk (709 m). Sedangkan disebelah selatan berupa dataran rendah. Kecamatan Pituruh yang beriklim tropis dengan dua musim dalam satu tahunnya yaitu musim kemarau dan penghujan, dengan suhu udara pada siang hari berkisar antara 22 - 33 derajat Celcius. Sejumlah sungai yang melintasi Kecamatan Pituruh seperti Sungai Kedunggupit, Sungai Lesung, Sungai Kaligintung dan Sungai Sawangan.

Penduduk

Sebagian besar penduduk Kecamatan Pituruh berprofesi sebagai petani, buruh tani, Ibu Rumah Tangga, Wiraswasta dan PNS. Umumnya penduduk usia produktif pergi merantaau atau bersekolah ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek), Kota BandungKota SemarangKota SurabayaKota YogyakartaKota SurakartaPurwokerto dan sejumlah kota besar di luar pulau seperti SumateraBali, dan Kalimantan. Mayoritas penduduk Kecamatan Kemiri beragama islam. Jenjang pendidikan yang dicapai penduduk di wilayah ini adalah hingga Universitas meski sebagiaan besar tamatan Sekolah menengah pertama.

Sekolah

  • Tingkat TK
  1. Sekolah Taman Kanak-kanak berada hampir di setiap desa dengan jumlah maksimal terdapat 3 TK disetiap desanya.
  • Tingkat SD
  1. Sekolah setara sekolah dasar (SD) negeri berada disetiap desa. Desa yang memiliki lebih dari satu SD berada di Desa Prapag Lor, dan Desa Kaligintung.
  • Tingkat SLTP
  1. SMPN 20 Purworejo
  2. SMPN 40 Purworejo
  3. SMP PGRI Pituruh
  4. SMP PMB Pituruh
  5. SMP Muhammadiyah Pituruh
  • Tingkat SLTA
  1. SMAN 10 Purworejo
  2. SMA Muhammadiyah Pituruh
  3. SMK Patriot Pituruh

Sarana dan Prasarana

Kecamatan Pituruh dilintasi jalan Kabupaten yang menghubungkan beberapa wilayah di Kabupaten Purworejo diantaranya ruas Pituruh - Kemiri yang juga menyambung ke ruas jalan provinsi Kabupaten Kebumen - Kabupaten Wonosobo dibagian barat maupun dengan ruas jalan penghubung Kutoarjo - Kecamatan Bruno - Kabupaten Wonosobo. Selain itu terdapat ruas Pituruh - Kecamatan Butuh yang melintasi jalan nasional Pulau Jawa. Sarana dan Prasarana pendukung lainnya baik formal maupun informal diantaranya:
  • Masjid
  • Mushola/ Langgar
  • Gereja
  • Puskesmas
  • Polsek
  • Koramil
  • Bank
  • Minimarket
  • Pasar Tradisonal
  1. Pasar Pituruh di Desa Pituruh
  2. Pasar Dlisen di Desa Dlisen Wetan
  3. Pasar Brengkol di Desa Brengkol
  4. Pasar Prapag di Desa Prapag Kidul
  5. Pasar Kenthu di Desa Kalikotes
  6. Pasar Wonoyoso di Desa Wonoyoso

Potensi

Kecamatan Pituruh memiliki banyak potensi mulai dari agribisnis meliputi pertanian dan peternakan maupun potensi pariwisata. Bahkan untuk menampung potensi dari berbagai wilayah di Kecamatan Pituruh digelar acara Pituruh Expo setiap tahunnya dan menjadi icon Kecamatan Pituruh. Dari sektor Pariwisata wilayah ini memiliki sejumlah potensi wisata diantaranya:
  1. Gunung Kembang di Desa Somogede[2]
  2. Air Terjun Pendowo di Desa Somogede
  3. Gua Gong di Desa Kesawen[3]
  4. Desa Wisata Pamriyan di Desa Pamriyan
  5. Gua Pencuk Peninggalan Ir. Soekarno di Desa Ngandangan
  6. Curug Putren di Kaligintung

Sumber : id.wikipedia.org

Image result for foto laka ilustrasi

MEGULUNGKIDUL, (pituruhnews.com) Nasib naas dialami Rifai (16) warga Desa Kabuaran Rt. 04/ 01 Kecamatan Prembun, Kebumen mengalami laka dan meninggal ditempat, berlokasi di Jalan Pituruh-Brengkol tepatnya di Depan Toko bangunan Sebelah Timur BRI Wonoyoso, Desa Megulungkidul. Minggu, 07/10/2018, pukul 11.30 WIB.

Laka tersebut antara mobil kijang Nopol : R 9489 NB yang dikendarai oleh Khanifudin, (45 ) warga Desa Karangsari Rt. 002/ 005, Kecamatan Majenang, Cilacap dengan sepeda motor Supra Fit dengan Nopol B 6626 WMH yang dikendarai oleh Rifai (16) dengan berboncengan 3, yaitu Farid (16), dan Slamet Ripto (12) yang masing masing korban beralamatkan Desa Kabuaran Rt. 04/ 01 Kecamatan Prembun, Kebumen.

Menurut Keterangan dari pihak kepolisian, Aiptu Wisnu Kundratmoro menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika mobil kijang yang dikendarai oleh Khanifudin, (45 ) berhenti di depan Toko bangunan Sebelah Timur BRI Wonoyoso, Desa Megulungkidul dengan menghadap ke arah barat, kemudian sopir membuka pintu sebelah kanan, tiba-tiba pengendara sepeda motor yang dikendarai oleh Rifai (16) dari arah timur kaget, sehingga tidak bisa menguasai kendaraannya, akhirnya menabrak pintu mobil yang berhenti, korban langsung oleng dan terpental ke kanan, dan dari arah barat juga terserempet pengendara motor lainnya, sampai saat ini pengendara belum diketahui.

Korban kecalakaan langsung di bawa ke UPT Puskesmas Pituruh. Pada pukul 13.00 WIB korban meninggal Rifai dibawa pulang oleh Kepala Desa Kabuaran bapak Muhadi. Rencananya korban akan dimakamkan pada Senin, 08/10/2018.

Aiptu Wisnu Kundratmoro, mengungkapkan "sesudah saya tangani masalah ini, saya serahkan ke Satlantas Purworejo. Korban luka berat dirujuk ke Premiun/Palang Biru Kutoarjo, dan korban luka ringan dibawa pulang oleh pihak keluarganya".

MEGULUNGLOR, (pituruhnews.com)Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami yang digelar oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam Kecamatan Pituruh Pada Kamis, 12/09/2019.

Kategori yang diperlombakan antara lain lomba cerdas cermat, sholat, adzan, hifzil, tilawah, khat, kaligrafi, khitabah dan macapat. Lomba ini juga menampilkan kesenian rebana dari SD Kembangkuning.

Ketua Panitia Kelompok Kerja Guru (KKG) Slamet Fachruri, S.Pd.I pada saat ditemui crew pituruhnews.com, Sabtu, 14/09/2019 mengatakan bahwa dengan diadakannya lomba mapsi ini, bisa meningkatkan kemampuan guru dan siswa.

Slamet menambahkan lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami tahun 2019 ini berbeda denga tahun sebelumnya, perbedaannya yaitu pada  lomba PAI dan BTQ dikerjakan secara online dengan menggunakan laptop.
Penampilan rebana SD Kembangkuning
Lomba ini dibuka langsung oleh Koordinator Pelayanan Pendidikan Kecamatan Pituruh Kusbandono S.Pd.MM.Pd. Bertempat di Serambi Masjid At-Tauhid Desa Prapagkidul, Kecamatan Pituruh.

Dalam sambutannya Kusbandono S.Pd.MM.Pd mengatakan bahwa sangat mengapresiasi atas diadakannya lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami ini.

"Dengan diadakanya lomba ini bisa memberikan dampak positif terutama bisa mencetak generasi yang berprestasi dan religius, " katanya.

Dari beberapa peserta yang mengikuti lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami, pemenang untuk beberapa kategori yaitu untuk kategori putra lomba cerdas cermat dimenangkan oleh SD Luwenglor, Wonoyoso, Kendalrejo, sholat dimenangkan Luwenglor, Prapaglor 1, Tasikmadu, Adzan dimenangkan Kendalrejo, Blekatuk, Girigondo,  hifzil dimenangkan Tasikmadu, Kendalrejo, Megulunglor, tilawah dimenangkan Prapaglor 1, Tapen, Kalikotes, Khat dimenangkan Kalikotes, Pituruh, Luwenglor, kaligrafi dimenangkan  Girigondo, Prapaglor 1, Sikambang, khitabah dimenangkan oleh Prigelan, Kalikotes, Sumber dan macapat dimenangkan Kaligintung 2, Pituruh, SD Sigenuk.
Peserta Lomba
Sedangkan kategori putri lomba cerdas cermat dimenangkan oleh SD Somogede, Sikambang, Ngandagan, salat Megulunglor, Sutogaten, Pekacangan, hifdzil SD Luwenglor, Megulunglor, Tersidilor, tilawah Kalikotes, Sikambang, Kendalrejo, khat Prapaglor 2, Luwenglor, Kalikotes, kaligrafi Kalikotes, Tersidilor, Pekacangan, khitabah Megulunglor, Prigelan, Kalikotes dan macapat SD Megulunglor, Sikambang, Prigelan.

"Untuk peserta yang mendapatkan prestasi juara, rencananya pada tanggal 05 Oktober 2019 akan mewakili kecamatan ditingkat kabupaten, " pungkasnya.
Advertisement


PANGKALAN, (pituruhnews.com) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, Karangtaruna "Bakti Pertiwi" bersama KKN kelompok V Kampus STAI AN-NAWAWI Berjan menggelar Jalan Sehat, Minggu, 18/08/2019.

Acara ini bertempat di lapangan bola voli desa Pangkalan, pada pukul 06.30 WIB. Jalan Sehat inj bertemakan "Merangkai Kenangan, Menjalin Silaturahmi".
panitia bersama anak kkn
Abdul Latif, anggota KKN STAI An-Nawawi mengatakan, total peserta yang mengikuti jalan sehat ini kurang lebih 400 peserta, dihitung dari penjualan kupon jalan sehat.

"Sebanyak 74 hadiah diberikan kepada peserta jalan sehat yang beruntung dalam pengundian kupon, dengan hadiah utama satu ekor kambing. Hadiah tersebut disamakan dengan hari ulang tahun 74, '' ucap Latif, Minggu sore, 18/08/2019.

Ditambahkan Abdul Latih, rute untuk jalan sehat ini, yaitu dari lapangan voli desa Pangkalan - Tasikmadu - Wonoyoso - Sumber dan kembali ke desa Pangkalan, kurang lebih sejauh 3 kilo meter.
juara mendapatkan satu ekor kambinh
Sementara itu, Indah peserta yang mendapatkan seekor kambing mengungkapkan merasa sangat dan tidak menyangka bahwa kupon undiannya berhasil mendapatkan hadiah utama yaitu satu eko kambing.

"Berharap kegiatan jalan sehat ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia bisa diadakan setiap tahunnya, " pungkasnya.(lt)

PITURUH, (pituruhnews.com) - Bertempat di Aula Kecamatan Pituruh, telah melaksanakan Rapat Penyusunan RDKK Pupuk Bersubsidi Tahun 2019, Selasa, (26/02/2019).

Rapat ini dihadiri oleh Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo Hartoyo, SP, Camat Pituruh Siti Choeriyah, S.STP MM, Koordinator PPl Kecamatan Pituruh Nurowati, SP, serta 98 orang pengurus Gapoktan/Poktan dari 49 Desa, meliputi 9 Kios Pupuk Lengkap (KPL) resmi, Distributor Pupuk CV.SRI DADI, Kepala BRI Unit 2 orang (Unit Pituruh dan Unit Wonoyoso), anggota PPL BPP kecamatan Pituruh, Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) Din PPKP dan Bidang Sarana Prasarana Pertanian Din PPKP.


Pertemuan Rapat Penyusunan RDKK Tahun 2020 ini berharap tujuan membantu petani, pekebun, peternak dan petambak untuk merencanakan usulan pengadaan pupuk dengan penyediaan pupuk bersubsidi sesuai azaz 6 tepat (6T), yaitu Tepat Jumlah, Tepat Jenis, Tepat Waktu, Tepat Tempat, Tepat Mutu dan Tepat Harga.

Nurowati mengatakan, penyaluran pembelian pupuk bersubsidi benar-benar tepat sasaran pada petani, sesuai yang disampaikan 6T tersebut.

"Petani yang sudah terdaftar di dalam RDKK, sehingga tidak terjadi lagi pupuk bersubsidi langka pada saat petani butuh pupuk dan pada saat petani tidak memerlukan pupuk barangnya ada di pasaran (KPL)," Ucapnya.



Dengan duduk bersama pihak-pihak terkait, "Dalam penyaluran pupuk bersubsidi ini untuk masalah-masalah yang kemarin terjadi di lapangan dapat terungkap, serta bisa disampaikan untuk dapat mengatasi permasalah dan penanganan penyaluran, dalam pupuk bersubsidi pada waktu yang akan datang, diharapkan bisa meminimalisir permasalahan tersebut," Tutupnya. (lt)
Diberdayakan oleh Blogger.