Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

PCNU Purworejo Tolak Rencana Lima Hari Sekolah: Khawatirkan Madrasah Diniyah dan Dampak Psikologis Anak

Kamis, 17 Juli 2025 | 18:25 WIB Last Updated 2025-07-17T11:32:16Z

Pengurus PCNU Purworejo di gedung DPRD Kabupaten Purworejo/foto LTNNU Purworejo
PURWOREJO, (pituruhnews.com) – Rencana penerapan kebijakan lima hari sekolah untuk jenjang pendidikan SD dan SMP di Kabupaten Purworejo mendapat penolakan keras dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo. PCNU menilai kebijakan ini akan membawa sejumlah dampak negatif atau madharat, terutama bagi kelangsungan Madrasah Diniyah (Madin) dan psikologis anak didik.


Kritik ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo pada Kamis, 17/07/2025. Pertemuan ini turut mengundang perwakilan dari PD Muhammadiyah serta KONI Kabupaten Purworejo.


Ketua PCNU Purworejo, KH Muhammad Haekal SPdI, mengungkapkan bahwa hasil kajian komprehensif PCNU menunjukkan potensi ancaman serius bagi eksistensi lembaga pendidikan keagamaan non-formal seperti Madin. "Kami telah melakukan kajian secara komprehensif terkait dampak kebijakan tersebut. Selain mengancam eksistensi madin, potensi gangguan psikologi terhadap anak didik karena terlalu lelah," jelasnya.


Lebih lanjut, PCNU juga menyoroti kelemahan dasar hukum kebijakan lima hari sekolah. Haekal menjelaskan bahwa meskipun Permendikbud Nomor 23 Tahun 2013 mengatur lima hari sekolah, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2017 justru memberikan ruang fleksibilitas antara lima atau enam hari sekolah.

"Peraturan Presiden ini memiliki hierarki yang lebih tinggi dibanding Permendikbud. Artinya kebijakan lima hari sekolah ini tidak bisa dipaksakan untuk diberlakukan. Namun harus melihat kondisi riil di tengah-tengah masyarakat," tegas Haekal, menekankan pentingnya mempertimbangkan kondisi masyarakat setempat.


Menanggapi masukan ini, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo, Sri Susilowati, menyampaikan bahwa rapat dengar pendapat ini sengaja diagendakan sebagai respons terhadap polemik yang muncul akibat rencana kebijakan lima hari sekolah. "Masukan, pendapat serta sikap dari berbagai kelompok masyarakat ini sangatlah penting sebagai masukan bagi kami dalam mengawal persoalan ini agar kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah daerah nantinya betul memberikan maslahat untuk masyarakat secara luas di Kabupaten Purworejo," tandasnya, menegaskan komitmen DPRD dalam menampung aspirasi masyarakat.

Pituruh News
Akurat, Bermartabat dan Bermanfaat
Kunjungi Google News
Berita Terbaru
Memuat berita terbaru...

Ikuti Pituruh News

Temukan informasi terbaru Pituruh News di media sosial

Instagram
@pituruhnews
19K+ Followers
Ikuti Instagram
Data terpantau terbaru
f
Facebook
Pituruh News
25,4K+ Likes
Kunjungi Facebook
Data likes halaman
TikTok
@pituruhnews
Follow Media Sosial
Ikuti TikTok
Cek jumlah follower di TikTok
YouTube
Pituruh News
Subscribe Channel YouTube
Subscribe YouTube
Cek jumlah subscriber terbaru

PITURUH NEWS

AKURAT, BERMARTABAT dan BERMANFAAT
Portal berita lokal yang menyajikan informasi terbaru, aktual dan terpercaya seputar Pituruh, Purworejo dan sekitarnya.
EST. 8 MARET 2017
Pituruh News
Aplikasi Pituruh News
Download aplikasi resmi Pituruh News untuk mendapatkan berita terbaru Purworejo dan sekitarnya dengan lebih mudah langsung dari perangkat Android Anda.
📲 DOWNLOAD APLIKASI
Aplikasi Android • Pituruh News
Ikuti Pituruh News
Pituruh News • Portal Berita Lokal Purworejo
Akurat, Bermartabat dan Bermanfaat
×
Berita Terbaru Update