Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan

PITURUH, (pituruhnews.com) - S3  merupakan sebuah gerakan dari komunitas sosial yang ada di Kabupaten Purworejo, S3 dimaknai dengan Sedekah Seribu Sehari.

Komunitas ini didirikan pada Bulan Oktober 2016 lalu, komunitas ini terbagi di beberapa kota di seluruh Indonesia, dengan korwil (koordinator wilayah) di masing-masing daerah. 

Siti Rosiati, salah satu anggota komunitas S3 ini mengatakan bahwa komunitas sedekah yang beranggotakan muslimah, khusus perempuan baik single maupun yang sudah berkeluarga dengan berbagai macam aktifitas seperti ibu rumah tangga, wiraswasta, guru, dokter, petani, marketing, pedagang, karyawan, istri tentara, istri polisi, dan bahkan ada juga mahasiswa yang ikut bergabung dalam komunitas ini.
foto bersama anggota S3
Untuk relawan korwil kecamatan Pituruh ada 4 anggota yang bergabung, antara lain Siti Rosiati, Yayuk Puji Rahayu, Uswatun Muftii, dan Mahwiyah.

"Aktivitas komunitas ini yaitu dengan menyisihkan minimal 1.000 atau lbh dalam satu hari. Nantinya uang yang disisihkan tersebut akan didonasikan dan dikumpulkan setiap bulan melalui transfer atau  bisa juga dititipkan pada bendahara/relawan, bahkan bisa dititipkan di Warung Barokah Istana Mainan Purworejo. " ucapnya.

"Donasi yang masuk ini untuk mendukung kegiatan sosial Sedekah Seribu Sehari, dengan visi misi mengajak semua lapisan masyarakat untuk gemar bersedekah ,bermanfaat untuk yang membutuhkan dan juga bantuan  tepat sasaran ,mudah, serta tidak ribet. " imbuhnya.
penyerahan bantuan
Rosiati juga menambahkan bahwa sebelum  memberikan bantuan/donasi kami akan melalui proses yaitu pengajuan target  selanjutnya akan disurvei oleh team korlap ,hasil survei tersebut kemudian akan dimusyawarahkan di rapat koordinasi. 

"Jika urgen bisa lngsung dishare di group pengurus, dan masuk kriteria maka akan kita tindaklanjuti dan  realisasikan. " ucapnya.

Komunitas S3 Purworejo ini juga mempunyai program-program agenda harian diantaranya berbagi nasi bungkus di depan WB/ sekretariat S3 Purworejo dan akomodasi mobil umat  gratis buat pasien dhuafa (mengantar dan menjemput pasien estafetan dengan lintas komunitas).
agenda pekanan pembagian nasi bungkus
Sedangkan program pekanan yang dilaksanakan setiap hari jum'at berbagi nasi bungkus dibeberapa titik, seperti rumah sakit Purworejo, panti, tukang becak dan kaum duafa. Dengan jumlah nasi bungkus sekitar 700 nasi yang berasal dari donatur dan kas S3.Untuk warung yang di punyai S3 ini juga menjual nasi bungkus untuk dhuafa dengan harga 2000 / porsi dengan nama warung berkah. 

Bagi yang ingin bergabung ataupun sekedar ingin tahu bisa kunjungi facebook Sedekah Seribu Sehari Purworejo. Bisa juga datang ke  sekretariat Jln. Ahamad Yani 10 Purworejo (Istana Mainan) hubungi no korwil Mbak Ning (0813 2884 2020) atau Mak Siti (0813 9257 7708).

Reporter : Lt
Editor : Bayun

KALIJERING, (pituruhnews.com) - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (Himapma) Universitas Muhammadiyah Purworejo menggelar  Bakti Sosial  Himapma 2020 di Desa Kalijering.

Kegiatan baksos ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 28 Februari hingga 01 Maret 2020. Dalam baksos Himapma ini  diikuti sebanyak 54 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo. Tema yang diusung dalam baksos yaitu Gencarkan Aksimu, Tebarkan Manfaat Untuk Sekitarmu.

Rangkaian kegiatan bakti sosial ini antara lain himapma mengajar, berbagi, pentas seni, penyuluhan dan pemberdayaan. Himapma juga mengadakan bazar dan pasar murah yang bertempat di Balai Desa Kalijering, Kecamatan Pituruh.
bazar murah
Romadi Susanto selaku Ketua Himapma menyampaikan bahwa kegiatan baksos ini merupakan latihan KKN (Kuliah Kerja Nyata) atau bisa disebut dengan Mini KKN. Yang biasanya KKN diadakan selama satu atau dua bulan KKN ini digelar selama tiga hari yang intinya mahasiswa latihan kuliah kerja nyata di lingkungan masyarakat.

"Dengan adanya kegiatan dari mahasiswa UMP ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan masyarakat Desa Kalijering. Sedangkan bagi mahasiswa, kegiatan ini dapat menambah ilmu pengetahuan dari warga masyarakat yang tempatnya dijadikan baksos, " ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa baksos ini merupakan kegiatan tahunan yang sudah diagendakan sesuai jadwal dan jurusan dari Mahasiwa Pendidikan Matematika.
penyerahan pohon aren
Kepala Desa Kalijering, Suroyo sangat mendukung adanya kegiatan mahasiwa Universitas Muhammadiyah Purworejo yang ada di Desa Kalijering.

"Diharapkan dengan kegiatan yang diadakan para mahasiswa  ini yang sifatnya pemberdayaan masyarakat dapat meningkatkan kapasitas yang berkaitan dengan segala hal, " ucapnya.

"Kita bisa mengambil contoh seperti kegiatan bakti sosial ini yang sesuai dengan kinerja dan kebutuhan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya kegiatan yang seperti ini masyarakat secara umum mengapresiasi secara positif, walaupun saat ini belum terlihat implementasi daripada kegiatan-kegiatan tersebut, " Kata Suroyo.

Sementara itu, Tursi salah satu warga desa Kalijering mengungkapkan, "sangat senang dengan adanya kegiatan bakti sosial ini. Selain harga murah, baksos ini bisa membantu masyarakat untuk mencari kebutuhan keseharian dengan harga murah".

Selain baksos, mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Purworejo juga mengadakan sosialisasi pengembangan budidaya jamur. Hasil baksos himapma 2020 akan diinfaqkan ke panti asuhan yang ada di Kabupaten Purworejo. Sebagai penutup rangkaian kegiatan baksos himapma, pada Minggu pagi (01/02) diadakan  penanaman  20 pohon aren.

Reporter : Luthfi
Editor : Bayun
Advertisement

PURWOREJO, (pituruhnews.com) – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Purworejo telah melakukan pelantikan dan rakercab masa khidmat 2019-2023 pada Minggu, (23/02/2020).

Acara pelantikan ansor Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor ini dihadiri oleh beberapa forkompemda, lapisan masyarakat dan dihadiri anggota Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor kabupaten Purworejo, lembaga Nahdlatu Ulama kabupaten Purworejo. Pelantikan dan rakercab ini di selenggarakan di Halaman NU Center, Lugosobo, Gebang, Purworejo bejalan dengan tertib dan penuh khidmat. Tema yang diusung pelantikan dan rakercab ini yaitu Semangat Baru Menuju Ansor Progresif Berkualitas.

Pelantikan ini dibuka oleh Gus Maulana Pengasuh Pondok Pesantren An Nawawi Berjan.

H.M. Tashilul Manasik, S.Psi,. Msi dalam sambutannya atas nama panitia mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kehadirannya diacara pelantikan dan rakercab PC GP Ansor Purworejo, serta ormas yang hadir dalam acara ini.

“Melalui pelantikan dan rakercab ini semoga menjadikan kebersamaan, keberkahan dan kemaslahatan untuk umat nahdlatul ulama kabupaten Purworejo, serta kami atasnama panitia semoga acara ini selalu diberikan keberkahan dari allah SWT dengan tercurahkan untuk kita semua,” ucapnya.

“Insyallah melalui pelantikan ini sesuai tema yang diusung Semangat Baru Menuju Ansor Progresif Berkualitas bisa menjadikan kemaslahatan umat. ” imbuhnya.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo K. Khabib Anwar Dahlan dalam sambutannya juga mengucapkan terimakasih atas apa yang telah dilaksanakan PC GP Ansor kabupaten lebih baik dan maju.

Setalah dilakukan pelantikan, akan dilanjutkan dengan rakercab untuk menyatukan barisan dan pergerakan lebih maju.

“Melalui rakercab ini bisa menghasilkan program sesuai apa yang ditulis pada tema saat ini. Anggota GP Ansor yang baru saja dilantik ini diharapkan akan memiliki semangat progresif baik internal maupun eksternal.” ucapnya.

“PC GP Ansor Purworejo ini setelah dilantik diharapkan mau berproses dan berbergerak untuk organisasi, serta mau berkembang sesuai filosofi, menjadikan organisasi GP Ansor Rahmatan-lil-alamin. ” tambah Khabib.

Sementara itu, Ketua PC NU Kabupaten Purworejo Arwani S.AG Msi juga mengucapkan selamat atasnama seluruh peengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Purworejo kepada pengurus PC GP Ansor yang baru saja dilantik.

“Saya sedikit mengingatkan ada 3K pengurus PC GP Ansor wajib diketahui, K yang pertama (Kawal) ansor harus mengawal para ulama melalui akhidah, pancasila dan NKRI. Karena banyak ulama dijadikan bahan bully, maka ansor tidak boleh ketinggalan mengawal ulama melalui media sosial selalu memantaunnya,” ucapnya.

“Peran Ansor ini untuk lebih bisa eksis menjaga ulama. Untuk K yang kedua berkarya melalui produktivitas kitab kitab Nahdlatul Ulama, ” tambah Arwani.

“Untuk K yang ketiga bahwa Ansor haru menyiapkan kader NU untuk mempersiapkan diri di generasi industri 4.0 dengan menunjukkan kemajuan budaya dan kecerdasan, ” imbuhnya.

Acara pelantikan ditutup dengan Orasi Kebangsaan oleh Wasekjen Keagamaan Gerakan Pemuda (GP) Ansor KH Aunullah. KH. Aunullah juga berpesan kepada anggota ansor terlantik harus tetap satu barisan satu tombol garda terdepan, selalu kompak dan solid.

Reporter : Luthfi

PURWOREJO, (pituruhnews.com) - Suatu organisasi seperti koperasi harus mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Jika tidak maka akan tergilas oleh adanya perubahan lingkungan. Koperasi era revolusi industri 4.0 juga mangharuskan koperasi untuk dapat beradaptasi dan bertransformasi dalam menghadapi lingkungan yang senantiasa dinamis tersebut.

Hal itu dikatakan Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Serba Usaha (KSU) Mikat Al Khidmah yang dikelola PCNU Kabupaten Purworejo, Sabtu (22/02/2020). Turut mendampingi Kabag Kesra Drs H Fatkhurrohman MM, Kabag Humas dan Protokol Rita Purnama SSTP MM dan Camat Purworejo Sudaryono Ssos.

Bupati melanjutkan, langkah awal yang perlu dilakukan dalam transformasi koperasi adalah membangun karakter kreatif dan inovatif bagi insan penggerak koperasi. Kreatifitas mengharuskan insan koperasi dapat berpikir berbeda dibandingkan insan yang lain, sedangkan inovatif mengharuskan insan koperasi dapat bertindak berbeda dengan insan yang lain. 
rapat 
"Dengan insan yang kreatif dan inovatif akan dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungannya. Dengan berbagai upaya dan dukungan semua pihak, eksistensi koperasi akan semakin kokoh sebagai pilar ekonomi kerakyatan di negeri," katanya.

Menurutnya, keberhasilan koperasi bukan hanya ditentukan oleh pengurus, namun sangat ditentukan oleh peran aktif dari masing-masing anggota. 

"Pengurus koperasi harus dapat melakukan terobosan baru untuk menambah produk-produk layanan yang sudah ada, baik bersifat komersial maupun bentuk-bentuk layanan yang bersifat sosial," ujarnya.
tamu undangan
Bupati menambahkan, Nahdlatul Ulama (NU) telah banyak memberikan sumbangsih dalam berbagai bidang kepada bangsa ini. 

"Terutama dalam membangun SDM Islami melalui bidang pendidikan, dimana kita bisa melihat bagaimana pondok-pondok pesantren," tuturnya.

Selain itu, NU juga berperan dalam meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan umat, termasuk melalui koperasi-koperasi yang didirikan di berbagai tempat. Termasuk KSU Mikat Al Khidmah yang dikelola PCNU Kabupaten Purworejo ini. 

"Modal sebesar 28,5 miliar yang saat ini dimiliki oleh KSU Mikat Al Khidmah sungguh luar biasa besar. Mungkin kedepan dapat memberikan pinjaman untuk ibadah umroh. Saya rasa ini terobosan yang cukup baik dilakukan.  Saya yakin, kebersamaan akan meneguhkan semangat untuk membangun NU dan seluruh anggotanya agar dapat hidup sejahtera," imbuh Bupati.
sambutan bupati Purworejo
Sementara itu, Manager KSU Mikat Al Khidmah Ardian irfansya, SE mengatakan bahwa rapat tahunan tutup buku tahun 2019 KSU Mikat Al Khidmah, merupakan  pertanggungjawaban resmi sesuai dengan undang-undang semua koperasi harus mengadakan rapat anggota tahunan.

KSU Mikat Al Khidmah berdiri sejak tahun 2008 higga sampai saat ini sudah berusia 12 tahun, dengan anggota mencapai kurang lebih 2720 anggota.

"Saya berharap untuk semua anggota KSU Mikat Al Khidmah kedepan kepada anggota untuk lebih aktif terhadap simpanan pokok, wajib, sukarela, ataupun pembiayaannya. " ucapnya.

"Bagi  warga masyarakat Nahdlatul Ulama, diharapkan usegera bergabung dengan koperasi kami, karena koperasi kami merupakan lembaga resmi di bawah naungan Nahdlatul Ulama PCNU kabupaten Purworejo. " tambah Ardian.
pengurus KSU Mikat Al Khidmah
Rapat tahunan tutup buku tahun 2019 ini sekaligus reorganisasi pengurus KSU Mikat Al Khidmah, karena di setiap AD/ART dilaksanakan setiap  3 tahun sekali.

"Reorganisasi kali ini merupakan yang kelima sejak didirikannya KSU Mikat Al Khidmah. " imbuhnya.

"Pemilihan ketua pengurus KSU Mikat Al Khidmah dilaksanakan secara aklamasi yang terpilih H. Slamet Widodo, SE beliau merupakan wakil ketua KSU Mikat Al Khidmah tahun kemarin. " pungkasnya.

PURWOREJO, (pituruhnews.com) - Para pegiat media sosial (Medsos) di Kabupaten Purworejo diminta untuk andil dalam menangkal berita-berita bohong atau hoax, khususnya informasi yang berkaitan dengan pembangunan daerah. Sebaliknya, peran komunitas Medsos serta komunitas-komunitas lain diharapkan mampu turut menyebarluaskan informasi-informasi positif terkait program atau pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Purworejo H. Agus Bastian, SE, MM saat memberikan sambutan dalam acara Forum Komunikasi Dengar Aspirasi Publik atau Critical Voice Point (CVP) bertajuk “Membangun Purworejo Tanpa Hoax” yang berlangsung di Halaman Ruang Kasepuhan Komplek Rumah Dinas Bupati Purworejo, Minggu (16/2) malam. Berbeda dari CVP biasanya, kali ini acara dikemas santai dengan konsep Ngopi Bareng Bupati.

Selain pegiat Medsos, acara juga diikuti sejumlah wartawan, penyiar radio, dan komunitas lain.

“Sehebat apapun pembangunan yang kita lakukan tidak ada gunanya jika komunikasi dan informasi kita tidak baik. Betapa pentingnya informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” ungkap Bupati.
sambutan Bupati
Menurutnya, informasi kepada masyarakat menjadi tanggung jawab bersama. Bukan hanya bupati, wakil, atau unsur birokrasi di pemerintahan.

“Marilah Purworejo ini kita jaga agar tidak dirusak dengan informasi-informasi hoax. Mari pembangunan kita lindungi dengan informasi-informasi yang baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno menyampaikan bahwa kecamatan Pituruh telah mempunyai media informasi tersendiri berupa Media Online Pituruh News yang selama ini telah menjadi sumber informasi akurat bagi masyarakat, serta telah menjadi media sebagaimana harapan bupati purworejo, bapak H. Agus Bastian, SE, MM yaitu media yang memuat berita berdasarkan data dan fakta serta bersifat positif. 

"Mari kita dukung dan manfaatkan pituruh news sebagai sumber berita primer di Kecamatan Pituruh" pungkasnya.

Reporter : Lutfi
Editor : Bayun

SOMOGEDE, (pituruhnews.com) - Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Pituruh melaksanakan kegiatan pemberdayaan sosial Penanaman Seribu Pohon Alpukat "Menanam Satu Pohon, Menumbuhkan Seribu Kebaikan" di Desa Somogede, Kecamatan Pituruh, Rabu, (05/02).

Arif Rohman Muis, SE,.MM koordinator PKH Wilayah II Provinsi Jawa Tengah mengatakan bahwa dengan adanya penaman seribu pohon alpukat ini, akan mendorong masyarakat untuk mengembangkan pohon alpukat di Desa Somogede.

"Melalui penanaman pohon alpukat ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dibidang pertanian, supaya masyarakat berdaya mempunyai usaha, untuk meningkatkan perekonomian " ucapnya.
camat Pituruh menanm
Yudhie Agung Prihatno camat Pituruh menambahkan, bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu terobosan dari PPKH Kecamatan Pituruh, bagaimana menciptakan suatu program yang masih berkaitan dengan penggentasan kemiskinan yaitu penanaman pohon alpukat.

"Penanaman pohon alpukat diharapkan bisa menjadi stimulan, pohon ditanam di lingkungannya masing-masing, kemudian tumbuh menjadi besar, nantinya bermanfaat untuk penghijauan dan ketika sudah berbuah bisa menjadi salah satu penghasilan tambahan. Sehingga diharapkan nantinya bisa meningkatkan perekonomian warga khususnya penerima pkh di Desa Somogode Ini, " ucapnya.

"Penanaman sebanyak 1.000 pohon alpukat, cocok untuk ditanam di daerah pegunungan, sesuai kajian dinas pertanian " tambahnya.

"ini merupakan suatu terobosan yang bagus karena program pemerintah begitu banyak untuk pengentasan kemiskinan mulai dari rumah tidak layak huni, bantuan pangan non tunai. Ini suatu hal yang baru bagaimana melestarikan alam dan meningkatan pendapatan, dimana masyarakat Desa Somogede salah satu mata pencaharian adalah petani, imbuhnya.

"Kegiatan pemberdayaan sosial ini dibiayai dengan dana khas kelompok penerima PKH, di bantu oleh pendamping PKH dan TKSK Kecamatan Pituruh. Setiap peserta PKH menerima bibit pohon ini gratis, biaya ini merupakan dana yang dikelola oleh PKH,  jadi dikembalikan kepada para penerima manfaat. " ucapnya.

"Terobosan-terobosan ini perlu dikelola dengan baik, ide-ide apapun itu tentu saja sepanjang dengan kajian yang sudah mencukupi ini bisa diterapkan di mana saja. Dengan kepedulian semua stakeholder yang ada karena ini bersifat stimulan, mulai dari jajaran Pemerintah desa, Kecamatan, Kabupaten dan naik ke atas termasuk para pendamping pendamping PKH dan pendamping Desa, " tambah Yudhi.
5 anggota pkh yang mundur
Ia juga menambahkan melalui penanaman ini bisa bersama-sama bagaimana mendukung mengawasi memonitoring kegiatan, terutama bantuan yang sudah diberikan kepada masyarakat agar benar-benar bisa dijaga, nantinya tumbuh dengan baik dan bisa menjadi salah satu alternatif pendapatan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

"Hari ini sudah ada 5 anggota PKH graduasi dari kepesertaan PKH  secara sukarela,  karena sudah meningkat perekonominya, kegiatan penanaman pohon ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian sehingga tingkat graduasi semakin banyak dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah, " imbuhnya.
proses penanaman
Arif Rohman Muis, SE,.MM juga menambahkan bahwa kegiatan ini perlu ditingkatkan karena tujuan dari program PKH ini mengentaskan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kalau Penerima sudah graduasi (penggentasan) ini maka kemiskinan di kabupaten Purworejo menurun, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

"Dengan adanya anggota PKH yang sudah graduasi, anggota PKH sudah siap untuk mempunyai kehidupan yang lebih baik, jangan sampai mereka graduasi tapi beberapa waktu kemudian diambil kembali, " ucapnya.

"Penanaman pohon alpukat ini tidak hanya di Desa Somogede saja, diharapkan bisa dilaksanakan ditempat lainnya. Agenda sejenis yaitu penanaman pohon juga sudah dilaksanakan di Kecamatan Kaligesing, Desa ketawang, Kutoarjo, " imbuh Arif.

"Desa Somogede ada 5 orang yang mengundurkan diri dari PKH, Untuk jumlah anggota PKH se-kabupaten Purworejo sendiri sebanyak 280 anggota yang mengundurkan diri, " tambahnya.

"Kegiatan Pemberdayaan sosial  diperlukan sinergisitas dari berbagai pihak, karena untuk menurunkan angka kemiskinan sendiri perlunya ada kolaborasi antar pemerintah desa, kecamatan, bahkan kabupaten, " ucap Arif.
foto bersama
Sementara itu, Kepala Desa Somogede Tukiman mengatakan sangat berimakasih karena kegiatan ini sangat bermanfaat untuk warga masyarakat desa Somogede.

"Dengan adanya penanaman pohon alpukat ini bisa untuk ketahanan air, dan jika sudah panen bisa untuk menambah ekonomi warga desa Somogede khususnya penerima bantuan PKH, " ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya program PKH ini, warga masyarakat Somodege ini merasa terbantu, dan ada beberapa anggota PKH sendiri sudah ada yang berani mengundurkan diri karena merasa bagus ekonominya.

Komariyah anggota PKH Desa Somogede menyatakan mundur dari kepersertaan PKH karena perekonomian sudah meningkat.

"Dengan adanya program PKH ini sangat membantu, melalui PKH warga masyarakat yang kurang mampu, ekonominya dapat terpenuhi, " tutup Komariyah.

Reporter : Purnomo
Editor : Luthfi Bay

PURWOREJO, (pituruhnews.com) - Bupati Purworejo Agus Bastian, S.E., M.M.,  yang hadir bersama seluruh jajaran Forkopimda di Pondok Pesantren Al-Anwar pada  Minggu malam 19/1 menyampaikan ucapan selamat kepada para PCNU yang terpilih dan dilantik untuk masa Khidmad 2019 - 2024 pada Minggu malam, 19/1 di Pondok Pesantren Al-Anwar. Beliau sangat berterima kasih bahwasanya Nahdlatul Ulama mempunyai peranan yang sangat strategis dalam pembangunan mental, moral maupun spiritual masyarakat. 

Kehebohan keraton agung sejagad beberapa hari yang lalu nyatanya tidak laku dan tidak bertahan lama di Purworejo karena masyarakatnya telah dibekali ilmu agama oleh para kyai.
bupati menyapa PCNU
"Mungkin ketika mau mendirikan kerajaan tidak survey terlebih dahulu jika Purworejo ini wilayah yg sangat religi", canda bupati yang langsung mengundang gelak tawa para hadirin. Beliau juga berharap dengan kepengurusan yang baru ini mampu untuk semakin meningkatkan eksistensi PCNU Kabupaten Purworejo.

Ketua PBNU K.H. Marsudi Syuhud yang langsung melantik para PCNU menegaskan kesiapan para anggotanya sebelum mengucapkan ikrar. "Sudah ijin para istrinya apa belum? Ini penting lho ini" katanya sembari bercanda. 

Marsudi berpesan agar para pengurus yang baru bisa semakin meningkatkan kualitas NU untuk berkembang dan semakin kedepan dalam penerapan program-programnya.

Reporter : Luthfi
Editor : Bayun

PEKACANGAN, (pituruhnews.com) - Hari Lahir YJRA (Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja) yang ke 3 diadakan oleh PC  YJRA Purworejo di Madrasah Wassalim Al Asna, Desa. Pekacangan, Kecamatan Pituruh, Purworejo.

Acara ini diselenggarakan langsung oleh PC YJRA Kabupaten Purworejo, Rabu Malam, (15/01) pukul 19.WIB.

"Harlah Ke - 3 Th ini memang sengaja diadakan di Sekertaris Pengurus Cabang YJRA Purworejo karena untuk mengenalkan Sejarah berdirinya Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja di Kabupaten Purworejo ini". Ujar Kyai Adro'i, Ketua PC YJRA Purworejo.

Lahirnya Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja sebenarnya sudah dari Tahun 2013 silam. Tetapi ditetapkannya menjadi Jam'iyyah Ruqyah Aswaja pada Tahun 2017 karena sudah berbadan Hukum SK Kemenkumham RI No. AHU-0013492.AH.01.04 Tahun 2017 yang dibina Oleh Oleh Gus Amma 'Allama Alaudin, M.Pd.I (Mujiz / Pendiri YJRA). Imbuh Kyai Adro'i.

Dihadiri oleh praktisi dari Pengurus Anak Cabang se - Kab.Purworejo sekitar 50 Praktisi, dan menariknya ketika acara dimulai hujan pun berhenti ketika acara selesai alhamdulillah hujan turun lagi.

Reporter : Luthfi
Editor : Purnomo

BENER, (pituruhnews.com) – Pimpinan Ansor dan Banser Kecamatan Bener, menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana dan Konsolidasi PAC GP Ansor & Kasatkoryon Banser Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, yang bertempat di Cacabankidul, Bener, Minggu,29/12/2019.

Acara ini merupakan salah satu follow up setelah diadakannya Diklatsar Banser di Kecamatan Bener beberapa waktu yang lalu. Tak kurang dari 400 an kader Ansor Banser Bener menghadiri acara Apel kesiapsiagaan ini.

Selain itu, juga dihadiri oleh Forkompimca Kecamatan Bener, Dewan Penasihat PC Kabupaten Purworejo KH. Haikal S.Pd.I, Ketua PC Ansor kabupaten Purworejo Khabib Anwar, Sekjend PC Ansor Kabupaten Purworejo Gus Ali, Ketua PAC Ansor Bener Fuad Rofiq.
peserta apel kesiap sesiagaan
Ketua PC Ansor Kabupaten Puworejo, K. Khabib Anwar mengatakan bahwa ia mewakil pimpinan cabang sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Banser Bener seperti yang digelar kegiatan hari ini yaitu apel kesiapsiagaan tanggap bencana dan konsolidasi PAC GP Ansor & Kasatkoryon Banser kecamatan Bener.

“Ini menunjukkan komitmen kita semua, untuk tidak hanya aktif di kegiatan internal, tapi juga komitmen pada aksi-aksi nyata kemanusiaan” ungkapnya.

Ditambahkan, Ketua PAC Ansor Bener Fuad Rofiq menyanpaikan terimakasih atas datangnya pimpinan cabang gerakan pemuda ansor kabupataen purworejo.

“Saya berharap pasca diklat, Ansor Banser kecamatan Bener berkomitmen untuk terus berkonsolidasi. Yang mana artinya setelah diklat tidak terus berhenti begitu saja, namun perjuangan-perjuangan kader NU harus terus dilanjutkan. “ ucapnya.

“Hari ini Ansor Banser berkonsolidasi, agar bisa lebih kompak dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara, “ tambahnya.
penyampaian sambutan
Sementara itu Sekretaris GP Ansor Purworejo, H. Tashilul Manasik menyampaikan bahwa Ansor Banser harus terus istiqomah menjadi benteng Ahlussunah Wal Jamaah dimanapun berada.

“Tidak ada satupun alasan bagi banser untuk tidak berjuang Bela Agama Bangsa Negeri. Salah satu barisan yang istiqomah di garda terdepan dengan aqidah ahlussunah wajamaah annahdliyyah mengawal kemasyarakatan, sosial agama dan kebangsaan”, pungkas pria yang biasa disapa Gus Ahil ini.

Pada saat yang sama Ansor Banser Bener juga menghadirkan BPBD Kabupaten Purworejo untuk memberikan materi tentang Tanggap Bencana dan Ketua PC Ansor Purworejo 2016-2019, H.M. Haikal yang memberikan motivasi keorganisasian.

Reporter : Luthfi


MEGULUNGKIDUL, (pituruhnews.com) - Sebanyak 162 peserta kader fatayat Nahdlatul 'Ulama, mengikuti kegiatan Latihan Kader Dasar Fatayat NU se-kabupaten Purworejo digelar secara serentak pada tanggal 28 Desember sampai 29 Desember 2019.

Pimpinan Anak Cabang Fatayat Nahdlatul 'Ulama Kecamatan Pituruh, menggelar Latihan Kader Dasar Fatayat NU ini yang menjadi 4 zona, yaitu PAC Pituruh, Kemiri, Bruno dan Gebang. Yang dilaksanakan di MA Ma’arif NU Pituruh.

Diungkapkan, Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul 'Ulama Kabupaten Purworejo Rr.Nurul Komariah, S.sos bahwa tujuan diadakannya kegiatan latihan kader dasar fatayat ini untuk memberikan pendidikan atau pelatihan dasar tentang kefatayatan, serta pengembangan organisasi dalam bidang lainnya.

“Demi terbentuknya kader fatayat yang militan, siap berjuang dilingkungan masyarakat serta bisa menjawab tantangan di era millenial ini khususnya bagi kaum perempuan, “ katanya.
peserta lkd
Narasumber dalam latihan kader dasar fatayat ini disampaikan oleh untuk materi Analisis Sosial M. Hamzah (pj. Mk Isna), Demokrasi HAM  M. Hamzah I, Pembangunan & Otda Nikmah Nurbaity (Pj. Mb Ibah), Kepemimpinan & Keorganisasian H.M Haekal, S.Pd.I,  Aswaja & Ke NUan  M anarrofiq (Pj. Nurul), dan Motivasi  Akhmad Nurkholis (Pj. Mb Umi).

Sementara itu, Peserta LKD Fatayat Listiyawati mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan Latihan Kader Dasar Fatayat ini, selain menambah ilmu pengetahuan dibidang agama, bahkan menambah pengalaman baru dengan mengenal banyak anggoa fatayat lain kecamatan.

“Ini kan kegiatannya zona, jadi saya bisa ketemu kader fatayat dari kecamatan Pituruh, Bruno dan Gebang. Saya ini kader fatayat dari kecamatan Kemiri, “ katanya.

“Saya berharap kedepan pelatihan ini tetap berkelanjutan yaitu Latihan Kader Lanjut (LKL). Setelah mengikuti latihan kader ini peserta bisa ikt mengamalkan ilmu yg didapat walaupun sedikit dan singkat, dengan harapan kader-kader fatayat tetap solid dan kader yang militan, “ tambah Listi.

Reporter : Luthfi
Advertisement

KALIKOTES, (pituruhnews.com) - Alumni SMA N 10 Purworejo kunjungi almamater sekolah tercinta, dengan menggelar acara "Dasa Intern and Local Expo Campus (Dialec) 2019", Selasa, 24/12/2019.

Didasari pengalaman mereka sewaktu masih menjadi siswa kelas XII, para alumni menggelar ekspo ini untuk mengenalkan kampus agar siswa kelas XII mendapatkan gambaran akan kemana mereka melanjutkan studinya.

Ekspo intern ini baru pertama kalinya digelar di SMA N 10 Purworejo. Atas dasar ide dari ketua OSIS periode 2018/2019 Panggih Widodo. 
penyampaian materi
Menurut, Panggih Widodo bahwa adik-adik kelas XII,saat ini masih bingung akan ke mana mereka setelah lulus nanti. Bersama teman - teman alumni dari 17 universitas yang ikut serta, Panggih berharap agar adik - adik kelas XII dapat menentukan akan ke mana mereka melanjutkan studinya. 

Pada tanggal 27 November 2019 kemarin, resmi membentuk grup untuk membahas acara ini. 

"Awal mula ide Panggih, akhirnya ia bercerita kepada teman - teman alumni angkatan 2019 yang sudah kuliah, lalu akhirnya ia bersama teman yang lain mengajak alumni angkatan lain untuk serius mengadakan ekspo internal ini. " katanya.

"Setelah grup dan kepanitiaan tersusun, saya memohon izin kepada Osis dan MPK untuk menggelar acara ini yang kemudian disetujui oleh ketua MPK SMA N 10 Purworejo. " imbuhnya
alumni
"Saya melihat teman - teman ketika sudah masuk ke kelas XII mereka masih bingung akan kemana mereka selanjutnya, apakah akan ke dunia kerja atau kuliah. Oleh karena itu saat saya sudah masuk dunia perkuliahan ternyata untuk mengadakan suatu kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain jadi saya berfikir kegiatan yang itu membantu orang lain terutama dalam dunia pendidikan yaitu dengan membuat Dialeg (Dasa Intern and local campus expo ). Nah acara ini adalah acara pertama kali di SMA N 10 Purworejo yang memang dari tahun sebelumnya belum ada. Ini acara internal khusus dari alumni SMA N 10 untuk adik kelas kita" ucap Panggih saat ditemui tim Pituruh News.

"Saya juga berharap adik - adik kelas mempunyai tujuan dan cita-cita yang jelas setelah berlangsungnya acara ini. Cita - cita itu bukan untuk menjadi apa namun tahun ini saya jadi ini dan tahun depan saya punya ini dan seterusnya jelas gamblang cita - cita itu bukan rencana sesaat saja, dan untuk itu adik - adik diharapkan lebih giat lagi belajar agar bisa mencapai cita-cita mereka masing - masing" Ucap Faisal selaku wakil ketua panitia penyelenggara Dialeg alumni SMA N 10  2019 yang sekarang telah menjadi mahasiswa disalah satu perguruan tinggi Yogyakarta.

Acara ini dihadiri kurang lebih seratus siswa yang dominannya kelas XII. Dengan di moderatori oleh Panggih, dan turut hadir pula Ibu Mintarsih selaku guru BK.

Mintarsih mengatakan beberapa materi dan motivasi untuk peserta yang hadir. Talkshow inspiratif ini berjalan dengan lancar tanpa halangan suatu apa.

Reporter : Ganis, Ambar
Editor : Luthfi


PITURUH, (pituruhnews.com) - CPP Pituruh merupakan paguyuban perantauan Pituruh yang domisili diseluruh penjuru Nusantara.

Pada Sabtu, 14/12/2019 melakukan kegiatan sosial, yaitu CPP Pituruh Berbagi  di 10 Desa se-kecamatan Pituruh melalui tim CPP Pituruh Peduli. Sesuai dengan visi CPP Pituruh, Sedekah adalah harta yang sesungguhnya.
penyerahan
Dikatakan, Ketua CPP Pituruh Catur Asmoro kegiatan CPP Berbagi ini dilaksanakan setiap tiga bulan sekali dengan penerima anak yatim piatu, kaum duafa dan disabilitas.

Pada bulan ini, penyerahan ada 10 desa dikecamatan Pituruh, yaitu Blekatuk, Karanganyar, Pituruh, Kaligintung, Sawangan, Tunjungtejo, Megulunglor, Kaligondang, Kalijering dan Ngampel.

"Penyerahan dilakukan oleh anggota CPP yang berdomisili di Pituruh, melalui donatur yang sudah masuk ke kas CPP Berbagi, '' ucapnya.

"Kegiatan ini tidak semata untuk mencari popularitas, melainkan hanya untuk memberikan amanah dari para donatur yang sudah menyisihkan rejekinya untuk warga yang kurang mampu, '' katanya.

"Penerima bantuan diusulkan dari setiap anggota dimasing-masing desa, yang setiap 3 bulan sekali selalu bergantian antara desa satu kedesa yang lainnya. " pungkasnya.

Reporter : Luthfi
Editor : Purno

PITURUH, (pituruhnews.com) - Sosialisasi dan Pembinaan Olahraga Kecamatan Se-Kabupaten Purworejo, yang diselenggarakan KONI Kabupaten Purworejo dii Aula Kecamatan Pituruh, Kamis, 12/12/2019 pukul 09.45 WIB.

Sosialisasi dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten  Purworejo Luhur Tri Endro Sadewo, SP Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno, S.STP, Anggota Polsek Pituruh Aiptu Karyono, Koramil/09 Pituruh Pelda Parino, serta narasumber sosialisasi dari KONI Purworejo Sukusyanto dan Heru Setyo.

Turut hadiri juga Kepala Desa sekecamatan Pituruh, Ketua Karangtaruna Lecamatan Pituruh Fauzi Isnan dan juga ketua Karangtaruna dimasing-masing desa dan juga guru olahraga SD, SMP, SMA diwilayah kecamatan Pituruh kurang lebih 200 peserta.
tamu undangan
Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno, S.STP dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada KONI Kabupaten Purworejo, kecamatan Pituruh sudah diberikan kesempatan untuk kegiatan sosialisasi dan pembina olahraga ini.

"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat untuk semuannya, mengingat kegiatan ini penting, bahwa potensi dikecamatan Pituruh cukup bagus, karena jumlah penduduknya kurang lebih 56.000 jiwa, '' ucapnya.

"Dengan melalui koordinator olahraga ini sebagai perpanjangan KONI, diharapkan bisa mampu mampu mengoptimalkan potensi olahraga yang ada di Kecamatan Pituruh, serta menjadikan olahraga berprestasi dengan pembinaan yang lebih tepat, '' tambahnya.

"Setelah kegiatan sosialisasi ini, saya berharap dapat menjadikan perhatian dan dukungan yang jelas dari semua pihak, baik pemerintah kabupaten pemerintah desa dan Koni sesuai dgn porsi tanggung jawab dan kewenangan nya jg dgn memperhatikan skala prioritas dan proporsionalitas, " imbuhnya.
peserta
Hal sama juga disampaikan oleh, Luhur Tri Endro Sadewo demi meningkatkan potensi olahraga didesa, maka pemerintah desa harus bersinergi dengan pemuda seperti karangtaruna.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara pemuda karangtaruna dan pemerintah desa.

"Olahraga itu tidak bisa lepas dari peran karangtaruna, serta memaksimalkan pemberdayaan kepemudaan, pembangunan sarana dan prasarana olahraga, " katanya.

Sukusyanto menambahkan, bahwa sosialisasi ini merupakan kegiatan yang ketiga dari 16 kecamatan dikabupaten Purworejo.

"Saya mengapresiasi kepada masyarakat kecamatan Pituruh yang sangat antusias, dengan berkeinginan olahraga bisa menjadi suatu prestasi  baik, karena banyak yang dari kecamatan Pituruh yang mempunyai prestasi di berbagai bidang olaharaga, '' katanya.

"Melalui kegiatan ini berharap prestasi yang ada lebih bisa terdata melalui koordinator kecamatan. Semakin banyaknya atlet terdeteksi sesuai bidang prestasinya, bahwa kita tahu pengiriman atlet yang berkualitas, " tambahnya.
acara sosialisasi
Sementara itu, peserta sosialisasi Sidik Priyanto, Sekdes Wonosido sangat mengapresiasi dengan adanya sosialisasi ini, karena acara seperti ini bisa menjadi sarana komunikasi antara KONI dengan desa setempat.

Sehingga desa bisa memiliki gambaran untuk menganggarkan dana dibidang pemberdayaan khususnya bidang olahraga.

''Dengan ini saya berharap semua desa yang wilayah kecamatan Pituruh bisa mengembangkan kualitas pemuda dibidang olahraga, serta hntuk karangtaruna lebih aktif dikegiatan olahraga dan bisa bisa menunjukkan semangat untuk mencapai prestasi, '' tutupnya.

Reporter : Luthfi
Diberdayakan oleh Blogger.