Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

Dawet Jembut Kecabut, Kuliner Legendaris dari Purworejo Sejak 1950-an

Rabu, 17 September 2025 | 18:18 WIB Last Updated 2025-09-17T11:24:08Z

dawet jembut kecabuf Purworejo kuliner ikoniknya Purworejo/foto kompas.com
Purworejo – Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, memiliki satu kuliner ikonik yang tak pernah lekang oleh waktu: Dawet Jembut Kecabut. Nama unik ini sudah melekat sejak puluhan tahun lalu dan kini menjadi daya tarik wisata kuliner yang wajib dicoba.


Sejarah Dawet Jembut Kecabut berawal pada tahun 1950-an, saat Mbah Ahmad Dansri merintis usaha minuman dawet di kawasan Kecamatan Butuh. Awalnya, dawet ini dibuat untuk para petani yang sedang panen, dengan cara dijajakan dari sawah ke sawah. Karena cita rasanya yang menyegarkan dan berbeda dari dawet pada umumnya, minuman ini cepat mendapat tempat di hati masyarakat.


Popularitasnya semakin besar ketika sebuah warung dawet berdiri di timur Jembatan Butuh, Kecamatan Butuh. Dari situlah muncul nama khas yang hingga kini tetap dipakai, yakni “Jembut Kecabut”, akronim dari Je(m)batan Butuh – Ke(ca)matan Butuh.

Keunikan Dawet Jembut Kecabut terletak pada bahan dan proses pembuatannya. Cendol berwarna hitam yang digunakan tidak berasal dari pewarna buatan, melainkan dari abu jerami padi yang dibakar, lalu diendapkan dan dicampur dengan adonan tepung pati. Kuah santan yang gurih dan larutan gula kelapa asli menjadi pelengkap yang menambah nikmatnya sensasi segar dawet ini.


Hingga kini, cita rasa tradisional itu masih dipertahankan oleh para generasi penerus pedagang. Tak hanya warga lokal, wisatawan dari berbagai daerah pun kerap menyempatkan diri mampir untuk mencicipinya.


Soal harga, Dawet Jembut Kecabut tetap ramah di kantong. Satu mangkuk dijual dengan harga sekitar Rp4.000 – Rp5.000, dan jika ditambah tape ketan atau pelengkap lainnya, cukup menambah sekitar seribu rupiah saja.


Lebih dari sekadar minuman pelepas dahaga, Dawet Jembut Kecabut kini telah menjadi bagian dari identitas kuliner Purworejo. Dari sejarah panjang sejak 1950-an hingga saat ini, keberadaannya terus dijaga sebagai warisan rasa yang patut dilestarikan. Saat ini, dawet jembut kecabut ini dikelola oleh cucunya yaitu Wagiman.

Pituruh News
Akurat, Bermartabat dan Bermanfaat
Kunjungi Google News
Berita Terbaru
Memuat berita terbaru...

Ikuti Pituruh News

Temukan informasi terbaru Pituruh News di media sosial

Instagram
@pituruhnews
19K+ Followers
Ikuti Instagram
Data terpantau terbaru
f
Facebook
Pituruh News
25,4K+ Likes
Kunjungi Facebook
Data likes halaman
TikTok
@pituruhnews
Follow Media Sosial
Ikuti TikTok
Cek jumlah follower di TikTok
YouTube
Pituruh News
Subscribe Channel YouTube
Subscribe YouTube
Cek jumlah subscriber terbaru

PITURUH NEWS

AKURAT, BERMARTABAT dan BERMANFAAT
Portal berita lokal yang menyajikan informasi terbaru, aktual dan terpercaya seputar Pituruh, Purworejo dan sekitarnya.
EST. 8 MARET 2017
Pituruh News
Aplikasi Pituruh News
Download aplikasi resmi Pituruh News untuk mendapatkan berita terbaru Purworejo dan sekitarnya dengan lebih mudah langsung dari perangkat Android Anda.
📲 DOWNLOAD APLIKASI
Aplikasi Android • Pituruh News
Ikuti Pituruh News
Pituruh News • Portal Berita Lokal Purworejo
Akurat, Bermartabat dan Bermanfaat
×
Berita Terbaru Update