Notification

×

Iklan

Potensi Tersembunyi Dukuh Bantengan

Sunday, 14 October 2018 | 15:58 WIB Last Updated 2018-10-14T08:58:54Z
Kelompok Budidaya "Mina Lestari" pada saat mengambil ikan di kolam

PITURUH, (pituruhnews.com) Kelompok Budidaya Ikan "Mina Lestari" Dukuh Bantengan, Desa Pituruh, dengan beranggotakan 7 orang yang dirikan sejak tahun 2011, yang di naungi oleh Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Purworejo, Minggu, 14/10/2018.

Dukuh Bantengan menyimpan potensi perikanan yang dikembangkan oleh beberapa warga. Beberapa warga yang masuk dalam Kelompok Budidaya Ikan "Mina Lestari" giat malakukan budidaya ikan konsusmsi. Jenis ikan yang dibudidaya yaitu ikan lele mutiara, nila larasati dan gurameh. Bahkan sebagian anggota mempunyai kolam sebanyak 30 kolam, dengan ukuran 1x2 m, 3x7 m, 3x3 m, dan untuk 1/2 x3 diperuntukan untuk bibit benih lele. Modal yang dibutuhkan  untuk pembuatan kolam ukuran 1x2 meter kurang lebih sekitar 1.200.000 rupiah/petaknya.

Kolam Ikan Kelompo Budidaya Mina Lestari ( Bay)

Salah satu anggota kelompok budidaya ini Priyono, mengungkapkan walaupun dimusim kemarau untuk masalah kebutuhan air masih bisa teratasi, kebutuhan untuk pakan  ikan tersebut tidak membuat sendiri melainkan masih beli, sedangkan kesulitan pakan untuk ikan gurameh ini dimusim kemarau yaitu mencari dedaun.

"Kelompok ini pernah mendapatkan bantuan dari Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Purworejo berupa mesin pembuatan pakan, namun tidak sesuai permintaan, kelompok mengusulkan mesin terapung, namun bantuan yang diperoleh mesin tenggelam," Katanya.

Tujuan kelompok budidaya ikan ini, yaitu untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada dan menciptakan kegiatan produktif disela masa tanam padi. Dengan adanya kegiatan tersebut, selain untuk konsumsi sendiri juga dapat menambah ekonomi keluarga.

Kelompok Budidaya pada saat memanen 

Untuk pemasaran hasil budidaya tersebut, harga bibit dengan ukuran dua jari dijual harga Rp. 2000, tiga jari Rp. 3000 dan lima jari seharga Rp. 5000. Hasil budidaya dukuran konsumsi biasanya dipasarkan ke rumah makan dengan satu kilo berisi 3 ekor ikan, sedangkan untuk restoran 7 ons, untuk harga satu kiloan mencapai 45000 rupiah. Setiap panennya kelompok budidaya ikan ini bisa mencapai hasil kurang lebih 1 sampai 2 kwintal.

Sementara itu, Tofa mengatakan bahwa pemasaran selain lingkup kecamatan Pituruh, juga sering mendapatkan pesanan iklan dari kecamatan Bayan, Butuh, Prembun, bahkan beberapa daerah di wilayah Kabupaten Kebumen. Pemasaran juga dilakukan melalui sosial media seperti facebook, whatsaap ataupun media lain. Selain itu, Tofa juga melayani pembelian secara langsung ke rumah.

"Masa panen budidaya ikan ini sekitar 2 bulanan, sedangkan untuk gurameh mencapai 1 tahun" Katanya. (ltf)

Iklan

×
Berita Terbaru Update