Harga Cabai Semakin Pedas, Tembus Rp 80.000 Per Kilo

Advertisement
PITURUH, (pituruhnews.com) - Melonjaknya harga cabai akhir-akhir ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di kota besar saja namun juga dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Purworejo khususnya di Kecamatan Pituruh. Harga cabai di Pasar Tradisional Pituruh mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi hampir satu bulan lebih. Hari ini harga komoditas utama bumbu dapur ini pun masih di kisaran Rp 80.000,- per kilogram.

"Harga cabai rawit ini harganya saat ini Rp 80.000 per kilogram, tadinya ada dikisaran Rp 50.000-Rp 60.000 per kilogram. ini sudah dari bulan lalu naiknya," ujar Wagirah salah satu pedagang bumbu dan sayur di Pasar Tradisional Pituruh Jumat pagi (31/1/2020).
pedagang di Pasar Tradisional Pituruh
Dari pantauan crew pituruhnews di lokasi, selain cabai rawit, jenis cabai lainnya juga mengalami kenaikan hampir 30 persen. Dampaknya para pedagang mengalami penurunan permintaan dari pembeli.

"Untuk stok cabai memang susah, padahal kan sekarang musim panen cabai tapi kok harganya mahal banget. Kasihan pembeli jadi kesusahan untuk membeli cabai, semoga harga cabai cepat turunlah", tuturnya.
cabai di Pasar Pituruh
Adapun Ibu Likawati salah satu pembeli cabai juga mengeluhkan beratnya harga cabai di pasaran. Namun karena kebutuhan untuk bumbu masakan ia tetap membeli cabai tersebut.

"Tentunya sangat keberatan ya dengan harga cabai sekarang. Semoga pemerintah dapat membantu menurunkan harga cabai. Biar harga cabai lebih murah dan lebih terjangkau buat konsumen", pungkasnya.

Reporter : Purnomo
Editor : Bayun
Baca Juga
Advertisement
Advertisement