Notification

×

Iklan

Masalah Sosial dalam Pendidikan

Wednesday, 22 December 2021 | 17:00 WIB Last Updated 2021-12-22T10:00:20Z

ilustrasi/google

Sekolah merupakan tempat dimana anak-anak belajar dan mempersiapkan diri untuk hidup di masa depan, sehingga perlu untuk menyediakan lingkungan pendidikan yang tepat sehingga siswa bisa mendapatkan pendidikan yang benar.

Di sekolah siswa diajarkan pelajaran tentang bahasa, matematika, ilmu pengetahuan, sejarah dan sejumlah mata pelajaran lainnya. Mereka bisa berpartisipasi dalam kegiatan olahraga, bersosialisasi dengan rekan-rekan dan belajar bagaimana menyesuaikan diri dalam situasi sosial yang berbeda. Namun disamping itu terdapat hambatan dalam perkembangan anak-anak di sekolah, yang berasal dari berbagai masalah sosial yang juga dapat mengganggu sistem pendidikan.

Ada beberapa masalah sosial dalam Pendidikan antara lain (1) Masyarakat telah berubah dalam beberapa dekade terakhir. Angka perceraian yang meningkat dan banyak anak sekolah yang dibesarkan dalam keluarga orang tua tunggal. Seringkali di dalam keluarga broken home akan dapat mempengaruhi kesehatan emosional siswa dan hal ini dapat menurunkan kinerja di sekolah. Namun ketika anak-anak yang dibesarkan di rumah, dimana terdapat kedua orang tua maka kebutuhan emosional terpenuhi.

(2) Anak-anak milik kelompok etnis tertentu menjadi anak didik yang lebih lambat dibandingkan dengan yang lain. (3) Diferensi berdasarkan jenis kelamin. Anak perempuan memiliki peluang yang lebih rendah dibandingkan dengan anak laki-laki untuk belajar, di bagian tertentu dari masyarakat. (4) Strata ekonomi siswa juga menjadi masalah sosial dalam pendidikan karena siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu bersekolah di sekolah yang tidak memiliki faslitas yang baik. Hal ini secara otomatis menempatkan mereka pada posisi yang kurang menguntungkan, bila dibandingkan dengan siswa yang bersekolah di sekolah yang baik. (5) Pergaulan dalam lingkungan sekolah membawa dampak positif maupun negatif. Terkadang juga muncul kelompok-kelompok tertentu pada siswa di sekolah yang memunculkan kubu-kubu yang saling bertentangan. (6) Masalah etika juga termasuk di dalam masalah pendidikan dengan sosial juga mempengaruhi siswa. (7) Metode pembelajaran dari guru yang kurang menarik bagi siswa akan membuat daya kreativitas menurun, dll.

Untuk mengatasi masalah ini pihak-pihak yang terkait harus membuat kebijakan kebijakan tertentu dan memastikan untuk menerapkannya dengan benar. Selain itu perubahan sikap masyarakat juga diperlukan untuk memastikan bahwa persoalan pendidikan dengan sosial tidak berkembang lebih jauh. Secara garis besar ada dua solusi untuk mengatasi masalah-masalah tersebut yaitu (1) Solusi sistematik, yakni solusi dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan. Seperti diketahui sistem pendidikan sangat berkaitan dengan sistem ekonomi yang diterapkan. Sistem pendidikan di Indonesia sekarang ini, diterapkan dalam konteks sistem ekonomi kapitalisme yang berprinsip meminimalkan peran dan tanggung jawab negara dalam urusan publik termasuk pendanaan pendidikan.

(2) Solusi teknis, yakni solusi yang menyangkut hal-hal teknis yang terkait langsung dengan pendidikan. Solusi ini misalnya untuk menyelesaikan masalah kualitas guru dan prestasi siswa. Solusi untuk masalah teknis dikembalikan kepada upaya-upaya praktis untuk meningkatkan kualitas sistem pendidikan. Rendahnya kualitas guru disamping diberi solusi peningkatan kesejahteraan, juga diberi solusi dengan membiayai guru melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan memberikan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas guru. Rendahnya prestasi siswa diberi solusi dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas materi pelajaran, meningkatkan alat-alat peraga dan sarana-srana pendidikan.Maka dengan adanya solusi-solusi tersebut diharapkan pendidikan di Indonesia dapat bangkit dari keterpurukannya, sehingga dapat menciptakan generasi-generasi baru yang berSDM tinggi, berkepribadian pancasila dan bermartabat.

Namun sebenarnya yang menjadi masalah mendasar dari pendidikan di Indonesia adalah sistem pendidikan di Indonesia itu sendiri yang menjadikan siswa sebagai objek, sehingga manusia yang diihasilkan dari sistem ini adalah manusia yang hanya siap untuk memenuhi kebutuhan zaman dan bukannya bersikap kritis terhadap zamannya.

Penulis : Kartika Ninur Anisya dari Universitas Muhammadiyah Purworejo

Iklan

×
Berita Terbaru Update