Notification

×

Iklan


UPAYA MENUMBUHKAN SEMANGAT MENABUNG PADA ANAK-ANAK DESA POLOWANGI MELALUI GERAKAN “AYO MENABUNG!” OLEH MAHASISWA KKNT UMP

Saturday, 19 February 2022 | 18:31 WIB Last Updated 2022-02-19T11:31:07Z

Mengajarkan anak menabung sejak usia dini sangat bermanfaat bagi pembentukan karakteristik dan perilaku anak. Terlebih lagi, seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat seperti saat ini membuat kita sangat dimudahkan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Akan tetapi apabila kita tidak bisa menekan rasa keinginan yang berlebih, justru akan membuat timbulnya perilaku konsumtif yang cenderung menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Melihat hal tersebut, dalam usaha mengatasi persoalan di atas mahasiswa KKNT UMP kelompok 28 melakukan gerakan “Ayo Menabung!” untuk anak-anak di Desa Polowangi, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk membiasakan budaya menabung pada anak-anak di Desa Polowangi. Bercermin pada peribahasa “Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya”, ungkapan ini syarat akan makna dan perlu kita tanamkan kepada anak-anak agar mereka terbiasa untuk hidup hemat dan bijaksana dalam menggunakan uang.

Gerakan “Ayo Menabung!” dilakukan pada hari Kamis, 27 Januari 2022 di perpustakaan Desa Polowangi. Melalui gerakan ini, anak-anak diberikan sosialisasi mengenai pentingnya menabung sedari dini. Anak-anak juga diberikan pengertian bahwa mereka harus menyisakan uang jajan yang diberikan orang tuanya. Tujuannya adalah agar mampu menghargai kerja keras orang tuanya yang berjuang mencari uang. Sehingga kelak anak-anak dapat berpikir ulang ketika akan menggunakan uang tersebut. Selain itu, kegiatan dalam gerakan ini juga diisi dengan kegiatan melukis celengan secara bersama-sama sesuai dengan kreatifitas mereka masing-masing.

Diharapkan melalui gerakan “Ayo Menabung!”, anak-anak di Desa Polowangi memiliki kebiasaan menabung sedari dini. Besar harapan agar anak-anak juga bisa bijak dalam menggunakan uang karena terdapat jerih payah dan keringat orang tua dalam setiap rupiahnya. Jika hal tersebut sudah tertanam sejak dini, maka anak-anak akan terhindar dari perilaku boros dan budaya konsumtif.

Penulis: 

Kelompok 28 KKNT Universitas Muhammadiyah Purworejo 1. Fahri Amirudin (Pendidikan Teknik Otomotif) 2. Dana Bagus Pratama (Pendidikan Teknik Otomotif) 3. Septi Sri Utami (Manajemen) 4. Wahyu Puspita Sari (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) 5. Melli Anita Dewi Puspita Sari (Pendidikan Guru Sekolah Dasar)

Iklan

×
Berita Terbaru Update