Notification

×

Iklan

Memahami Peran Teknologi Dalam Perubahan Sosial Masyarakat

Wednesday, 29 December 2021 | 21:34 WIB Last Updated 2021-12-29T14:35:12Z

  

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo/Linda Diana Ayu Astuti 

Seiring perkembangan zaman, Revolusi Industri terjadi pada tahun 1750 - 1850 yang berlangsung selama empat periode (revolusi 1.0 - 4.0). Perubahan besar terjadi di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi, yang berdampak besar pada kondisi sosial, ekonomi, dan budaya dunia.

Teknologi dapat dibagi dua aspek. Aspek pertama dinamakan Tonik, artinya adanya teknologi membawa manfaat, kemudahan bagi masyarakat. Kedua, aspek Toxic yaitu teknologi membawa racun terhadap kehidupan masyarakat bahkan bersimpangan dengan sistem nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.

Ada beberapa orang mengatakan bahwa perubahan sosial itu bisa dilihat dari berbagai aspek. Menurut Maclever perubahan sosial berkaitan degan Hubungan sosial. Ketika berbicara hubungan sosial, sebenarnya kita berbicara tentang interaksi sosial dengan sesama. Seperti hubungan dengan antar teman, keluarga, kerabat, rekan kerja, dan sebagainya.

Hadirnya teknologi tentu dapat mempengaruhi perubahan sosial masyarakat. seperti yang sudah kita sering lihat, bahkan kita alami sendiri. Munculnya smartphone dapat menjauhkan yang dekat, dan bisa mendekatkan yang jauh. Perubahan disini dapat merubah hubungan sosial dalam lingkungan.

Misal yang sering kita tahu di lingkungan sekitar, saat kita berkumpul dengan teman, keluarga besar, kerabat kita malah sibuk dengan HP masing-masing, acuh tak acuh bahkan merasa terganggu dengan adanya keluarga saat bermain HP. Seakan hadirnya handphone dapat merenggang hubungan antar sesama. Jauh terasa dekat, dan yang dekat terasa jauh. Disinilah letak peran teknologi terhadap perubahan masyarak yang berdapak positif dan negatif. Tergantung respon dan pilihan masyarakat dalam mengkonsumsi teknologi yang muncul.

Gillin dan Gillin mengatakan, perubahan sosial adalah variasi dan cara hidup. Artinya bagaimana perubahan sosial digambarkan perubahan-perubahan dalam menghadapi kehidupan sehari-hari. Misalnya mahasiswa dulu ketika meminta kiriman kepada orang tua, mereka menghubungi lewat telegram (alat semacam telpon), mereka hanya cukup menulisan huruf beberapa kalimat saja. Orang tua pun paham apa yang minta oleh anaknya.

Namun sekarang dengan kehadiran perubahan teknologi yang begitu pesat perkembangannya. Dapat membantu dan memberi plihan terhadap masyarakat dalam menjalani aktivitasnya. Seperti hadirnya smartphone, m-banking, e-wallet, dan sebagainya. Disinilah yang dimaksud terdapat perubahan sosial dalam variasi dan cara hidup.

Selanjutnya Institusi Sosial atau disebut lembaga sosial. Lembaga sosial disini jangan membayangkan sebuah gedung pemerintahan yang megah. Melainkan sebuah lembaga tempat kita menjalankan norma-norma tertentu dan memiliki peran terhadap perubahan sosial masyarakat. Seperti lembaga penddikan, lembaga pemerintahan, lembaga keluarga, lembaga hukum dan sebagainya. Menurut Selo Soemarjan perubahan sosial yaitu berkaitan dengan  bagaimana perubahan-perubahan lembaga sosial tersebut. Contohnya kehadiran lembaga pendidikan tertentu dapat merubah peran tugas keluarga. Misalnya seorang ayah dan ibu tugasnya mendidik anak, sekarang di serahkan ke lembgaga penddikan atau lembaga pesantren. Misalnya  di masa pandemi ini seorang ibu dirumah  merangkap tugasnya, sebaga guru, juru masak, cleaning service dan lain-lain. Hal tersebut terjadi karena  perubahan pola ketika ada pandemi.

Menurut Moore Struktur sosial, artinya berhubungan dengan relasi-relasi kekuasaan. Misal kalo dulu yang berperan sebelum pandemi dalam menertibkan masyarakat yakni RT atau RW, namun sekarang yang bertugas yakni satgas yang lebih berpengaruh dalam menertibkan masyarakat. Struktur sosial jugak dapat diartikan perubahan pola-pola kepemimpnan. Kalo dulu kepemimpinan di dapatkan karena warisan namun sekarang didapatkan dengan prestasi.

 

 -Peran teknologi dalam perubahan sosial

Teknologi menyediakan  alternatif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari 

Peran teknologi disini menyediakan dari bentuk yang sedehana hingga canggih. Memberikan manfaat dan pilihan terhadap masyarakat. Contohnya dulu orang petani dalam mengolah tanah sawahnya masih menggunakan sapi, seiring perkembangan zaman menggunakan mesin traktor. Bahkan saat panen padi pun sekarang menggunakan mesin yang dapat dikerjakan dengan satu atau  dua orang saja dan mesin pemotong padi. Hal ini lah yang dinamakan dengan peran teknologi dalam perubahan masyarakat di sektor pertanian. Akibat perubahan teknologi tersebut dapat merubah aktivitas keseharian manusia.

 

 -Perubahan pola interaksi

Hadirnya teknologi dapat mempengaruhi banyak faktor. Salah satunya dapat mempengaruhi pola interaksi antar individu, keluarga, masyarakat, komunitas dan global. Saat ini kita dapat ketahui di berbagai media maupun kehidupan kita. Misal di kehidupan keluarga, ketika semua anggota keluarga memiliki HP otomatis interaksi antar anggota keluarga berkurang, lebih banyak waktu dengan HP. Berbeda dengan dulu sebelum ada HP, waktu bekumpul keluarga lebih banyak dan intens. Hal ini lah teknologi dan kecanggihannya dapat mempeengaruhi pola interaksi antar manusia dalam kehidupannya.

 

 -Masalah sosial baru

Munculnya revolusi industri hususnya dibidang teknologi dapat memunculkan permasalahan sosial baru, misal menimbulkan anti sosial, ketergantungan, disharmoni dan lain-lain. Anti-sosial, para pengguna smartphone terkadang dalam berinteraksi sesama temannya sangat akrab saat di media sosial namun pada saat berinterkasi langsung tidak akrab. Selain itu timbul sikap baru seperti apatis, hedon, dan sebagainya. Ketergantungan, sikap ini sering dialami oleh para pelajar saat mencari referensi belajar. Misal adanya google dapat memudahkan pelajar mencari materi seperti judul skripsi, tema makalah, atau materi pembelajara. Sehingga muncul sikap ketergantungan pelajar, karena dapat memudahkan mereka dalam belajar. Disharmoni, dalam artian hadirnya teknologi dapat meghadirkan kerenggangan antar sesama. Misal hadirnya media sosial dapat mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Itu jugak termasuk disharmoni. Contoh lain adanya teknologi dapat merugikan negara lain seperti nuklir atau bom.

Dapat disimpulkan, bahwasanya peran teknologi terhadap perubahan sosial masyarakat memberikan kemudahan dalam aktivitasnya (Tonik). Namun tidak menutup kemungkinan juga menjadi racun bagi penggunanya (Toxic).

Iklan

×
Berita Terbaru Update