Notification

×

Iklan

MANUSIA DAN LINGKUNGAN

Minggu, 14 Januari 2024 | 23:16 WIB Last Updated 2024-01-14T16:16:01Z
Manusia adalah makhluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran pertumbuhan, perkembangan, mati, dan seterusnya, serta terkait dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik positif maupun negatif. Manusia adalah makhluk yang terbukti berteknologi tinggi. Ini karena manusia memiliki perbandingan massa otak dengan massa tubuh terbesar diantara semua makhluk yang ada di bumi. Walaupun ini bukanlah pengukuran yang mutlak, namun perbandingan massa otak dengan tubuh manusia memang memberikan petunjuk dari segi intelektual relatif.

Manusia atau orang dapat diartikan dari sudut pandang yang berbeda-beda,baik itu menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai homo sapiens (bahasa latin untuk manusia) yang merupakan sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran- pemikirantentang apa yang menurutnya baik dan sesuai dengan tindakan-tindakan yang akan diambil. Manusia pun berlaku. sebagai makhluk sosial yang saling berhubungan dan keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat tinggalnya.
Lingkungan adalah suatu media dimana makhluk hidup tinggal, mencari penghidupannya, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks. Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan. Pengertian lain dari lingkungan adalah segala sesuatu yang ada disekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada disekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis, gedung sekolah, dan berbagai macam benda mati yang ada disekitar. Relasi manusia dan lingkungan merupakan hubungan yang saling timbal balik karena manusia hidup di alam lingkungan hidup dan alam sebagai lingkungan hidup juga membutuhkan manusia untuk pelestariannya. Jadi, manusiabutuh alam untuk kehidupannya dan alam juga membutuhkan manusia untuk pelestariannya.

Hubungan timbal Balik manusia dengan alam sangat ditentukan oleh kemampuan manusia dan alam sesuai karakternya masing-masing. Keduanya memerlukan hubungan timbal Balik secara berkelanjutan. Melalui pengelolaan lingkungan hidup secara bijaksana selain dapat menyelamatkan dan melestarikan lingkungan hidup, juga dapat menjamin kebutuhan dan kemakmuran umat manusia itu sendiri. Oleh karenanya. disadari atau tidak, keseimbangan dalam lingkungan kehidupan manusia dan lingkungan alam dapat terganggu karena ulah manusia itu sendiri.Melalui al-Qur'an, ajaran Islam, dan pengetahuan lingkungan hidup dapat dipupuk hubungan timbal Balik (komunikasi) agar manusia dapat saling mengerti, baik bagi dirinya maupun terhadap alam sekitar sesuai dengan amanah sang pencipta, dimana tanda-tanda kebesaran dan kekuasaannya dapat dilihat dari keserasian dan keseimbangan yang luar biasa dalam pelaksanaan sunatullah atau hukum-hukum alam. Dampak positif dari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan:
1. Menanam pohon : timbal baliknya pasokan oksigen disekitar kita bertambah dan lingkungannya menjadi lebih sejuk.
2. Tidak menebang hutan mangrove : timbal baliknya melindungi Pantai (daratan) dari abrasi.
3. Merawat bunga/tanaman di pekarangan rumah : timbal baliknya bunga/tanaman tersebut tumbuh menjadi bunga/tanaman yang cantik.
4. Tidak menebang pohon dengan liar : timbal baliknya hewan buas tidak akan pergi ke permukiman warga.
5. Melakukan reboisasi : timbal baliknya mencegah banjir, erosi dan longsor yang bisa saja terjadi dilingkungan tempat kita tinggal.
Dampak buruk atau negatif dari hubungan antara manusia dan lingkungan:
1. Eksploitasi yang melampaui batas. Eksploitasi sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui bisa menimbulkan kelangkaan karen sumber daya tersebut semakin menyusut.
2. Punah atau merosotnya jumlah keanekaan jenis biota. Interaksi manusia yang merusak alam secara tidak langsung juga mempengaruhi eksistensi flora dan fauna di lingkungan tersebut. Contohnya jika manusia membakar hutan secara ilegal terus menerus, akan banyak hewan yang akhirnya kehilangan tempat tinggal dan terancam punah.
3. Berubahnya ekosistem alami yang seimbang ekosistem yang alami telah terbentuk dengan sendirinya. Namun apabila dirusak, manusia harus membangun sendiri ekosistem binaan
yang tidak seimbang dan terus menrus membutuhkan subsidi energi.
4. Berubahnya profil permukaan bumi. Penggundulan hutan dan pengrusakan alam lainya
akan mempengaruhi kontur dan kestabilan tanah yang akan menimbulkan longsor.
5. Pencemaran dari bahan kimia. Masuknya energi bahan atau senyawa tertentu ke dalam lingkungan bisa berpotensi mencemari air, udara, dan tanah yang dapat menurunkan kualitas lingkungan hidup dan kehidupan manusia itu sendiri.
Manusia bertindak sosial dengan cara memfaatkan alam dan lingkungan untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya demi kelangsungan hidup sejenisnya. Manusia mempunyai pengaruh penting dalam kelangsungan ekosistem habitat manusia itu sendiri, tindakan-tindakan yang diambil atau kebijakan-kebijakan tentang hubungan dengan lingkungan akan berpengaruh bagi lingkungan dan manusia itu sendiri. Kemampuan kita untuk menyadari hal tersebut akan menentukan bagaimana hubungan kita sebagai manusia dan lingkungan kita. Hal ini memerlukan pembiasaan diri yang dapat membuat kita menyadari hubungan manusia dengan lingkungan. 

Referensi:
 Willy Hardian. 2017. Makalah Manusia dan Lingkungan, Sekolah Tinggi Ekonomi Management Islam Bandung.
 Suandi. 2017. Lingkungan Biotik Abiotik, Program Study Management Resort & Leisure Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
 Rahayu, Ani Sri. 2018. ISBD Prespektif Baru Membangun Kesadaran Global Melalui Revolusi Mental. Jakarta : Bumi Aksara.
 Zainal, M. 2015. Pengantar Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Sleman: Deepublish. https://amp.kompas.com/nasional/read/2022/11/12/01000041/hubungan- manusia-dengan-lingkungan
  
Mata Kuliah : Konsep Dasar IPS Kelas :1D PGSD
Tugas : Membuat Artikel
Dibuat Oleh Kelompok 1:
1. Faiz Syah Roesi (232180150)
2. Yandri Muzaki (232180048)
3. Alfin Nurhadi (232180147)
4. Rohmat Wahidin N.H (232180050)
5. Ranti Dwi Cahyani (232180152)
6. Nayla Ayu Kartikaningsih (232180155)
7. Selfia Putri Lestari (232180227)

Iklan

×
Berita Terbaru Update