Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

Satlantas Polres Purworejo Berhasil Tekan Pelanggaran Lalu Lintas Sepanjang 2025

Rabu, 31 Desember 2025 | 14:15 WIB Last Updated 2025-12-31T07:15:00Z

Kasatlantas Polres Purworejo AKP Arta Dwi Kusuma melalui KBO Iptu Sayogi Pujo Wahyono

PURWOREJO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purworejo mencatatkan tren positif dalam penanganan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) sepanjang tahun 2025.


Kasatlantas Polres Purworejo AKP Arta Dwi Kusuma melalui KBO Iptu Sayogi Pujo Wahyono menyampaikan bahwa penurunan angka pelanggaran lalu lintas cukup signifikan. Dari data yang dihimpun, jumlah tilang pada 2024 mencapai 6.993 kasus, sementara pada 2025 turun menjadi 2.783 kasus, atau menurun 60 persen.


“Penurunan ini bukan tanpa alasan. Kami melakukan sosialisasi dan imbauan secara masif langsung di lapangan. Kesadaran masyarakat mulai tumbuh berkat kehadiran personel yang konsisten memberikan edukasi,” ujar Iptu Yogi, Selasa (30/12/2025).


Selain itu, jumlah teguran juga mengalami penurunan dari 4.943 kasus di tahun 2024 menjadi 3.890 kasus di tahun 2025, atau turun 21 persen. Keberhasilan ini didukung oleh intensitas operasi kepolisian, seperti Operasi Patuh, Operasi Zebra, dan operasi lainnya.


Meski angka pelanggaran menurun, tantangan masih dihadapi pada sektor kecelakaan lalu lintas. Secara kumulatif, jumlah kejadian laka lantas di tahun 2025 mencapai 606 kasus, turun tipis dari 619 kasus pada 2024. Namun, korban luka ringan meningkat menjadi 727 orang (naik dari 662 orang), dan korban meninggal naik tipis dari 100 orang di 2024 menjadi 101 orang di 2025.


“Terkait kerugian material, tahun ini mencapai sekitar Rp660 juta. Angka ini naik signifikan dipicu oleh tiga kecelakaan besar yang terjadi di wilayah Kalijambe,” jelas Iptu Yogi.


Menghadapi tahun mendatang, Satlantas Polres Purworejo menyiapkan strategi khusus untuk menjaga tren penurunan. Fokus utama diarahkan pada upaya menekan angka kecelakaan di kalangan pelajar.


Rencana aksi ke depan akan lebih mengedepankan tindakan preventif dan edukasi, dengan melakukan patroli rutin di titik-titik rawan (blackspot) serta sosialisasi ke sekolah untuk memberikan edukasi khusus bagi anak di bawah umur agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum waktunya.


“Harapan kami di tahun depan, angka kecelakaan maupun pelanggaran bisa terus menurun. Kami meminta kerja sama seluruh lapisan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan,” pungkasnya.


Kontributor: Luthfi 

Editor: TIM PN

×
Berita Terbaru Update