PURWOREJO – Kementerian Agama Kabupaten Purworejo kembali menorehkan kontribusi nyata melalui dedikasi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak enam ASN Kemenag Purworejo menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI, Sabtu (3/1/2026).
Penyematan tanda kehormatan dilakukan langsung oleh Mukhlis Abdillah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, sebagai bentuk penghargaan negara atas pengabdian, loyalitas, dan integritas ASN yang telah bekerja tanpa cela dalam kurun waktu sepuluh tahun. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas ketekunan dan kesetiaan dalam mengabdi kepada bangsa melalui Kementerian Agama.
Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Purworejo menyampaikan apresiasi tinggi kepada para penerima penghargaan. Ia menegaskan bahwa Satyalencana Karya Satya bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi juga amanah moral yang harus dijaga.
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa pengabdian yang dilakukan dengan tulus dan konsisten akan mendapat tempat terhormat. Saya berharap capaian ini menjadi pemantik semangat untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada umat,” ungkapnya.
Salah satu penerima penghargaan, Muhammad Arwani, mengungkapkan rasa syukur dan haru atas anugerah yang diterimanya. Menurutnya, Satyalencana Karya Satya memiliki makna lebih dalam daripada sekadar capaian administratif.
“Penghargaan ini bukan hanya tentang masa kerja atau kinerja pribadi, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap langkah pengabdian adalah tanggung jawab. Ini menjadi dorongan bagi saya untuk bekerja lebih baik, lebih ikhlas, dan terus berkhidmah kepada umat melalui Kementerian Agama,” ujarnya.
Momentum penyerahan Satyalencana Karya Satya dalam rangka HAB ke-80 ini menjadi penegasan bahwa Kementerian Agama terus menumbuhkan budaya apresiasi, sekaligus meneguhkan semangat pengabdian ASN sebagai pelayan masyarakat dan penjaga nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sumber: Kemenag Purworejo
Editor: TIM PN
