Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

Himawan An-Nawawi Berjan Purworejo Resmi Dilantik, Alumni dan Wali Santri Perkuat Khidmah

Rabu, 07 Januari 2026 | 20:34 WIB Last Updated 2026-01-07T13:34:55Z

 

Pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Alumni dan Wali Santri (Himawan) Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo

PURWOREJO – Pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Alumni dan Wali Santri (Himawan) Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo bukan sekadar agenda seremonial organisasi. Momentum ini menjadi penanda dimulainya babak baru khidmah alumni dan wali santri dalam menjaga nilai-nilai pesantren sebagai pilar bangsa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.


Ketua Pengurus Pusat Himawan yang baru dilantik, Anwar Ma’rufi, S.H.I., M.Ud., menegaskan bahwa amanah kepengurusan bukanlah kehormatan biasa, melainkan tanggung jawab besar yang lahir dari rahim pesantren dan dirawat oleh doa para kiai, masyayikh, alumni, serta wali santri.


“Ini bukan hari istimewa dengan kemewahan. Ini hari perjumpaan antara amanah dan harapan. Sejarah kecil Himawan ditulis kembali, bukan dengan tinta emas, tetapi dengan tinta khidmah, tekad, dan kesediaan untuk bertanggung jawab,” ujarnya dalam sambutan pelantikan, Rabu (7/1/2026).


Menurut Anwar, Himawan adalah wadah besar yang mempertemukan alumni, wali santri, kiai, dan generasi muda dengan nilai yang sama, yakni pendidikan pesantren.


“Di pesantren ini kita belajar adab sebelum ilmu, tawaduk sebelum pujian, dan mencintai tanah air sebagai bagian dari iman. Pesantren tidak hanya mendidik kita menjadi orang berilmu, tetapi juga pribadi yang bermanfaat, saleh secara individu dan sosial,” tegasnya.


Ia menilai pesantren memiliki peran strategis sebagai penjaga pilar bangsa, terutama di era disrupsi yang ditandai krisis keteladanan dan tantangan persatuan.


“Di zaman seperti ini, pesantren tidak boleh diam. Himawan sebagai duta pesantren di masyarakat juga tidak boleh berjalan di tempat. Nilai pesantren terlalu mulia jika hanya dinikmati kalangan pesantren sendiri,” katanya.


Anwar juga menyoroti potensi besar Himawan, mulai dari alumni yang berkiprah di bidang hukum, TNI-Polri, pemerintahan, akademisi, pengusaha, tenaga medis, hingga profesional lainnya.


“Bayangkan jika potensi ini disatukan dalam satu visi besar dan digerakkan untuk kemajuan umat, Himawan, dan NKRI. Pesantren sebagai penjaga pilar bangsa akan benar-benar terasa perannya,” ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan Septian Fiktor Riyantoro, M.H. menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting memperkuat komitmen dan kolaborasi alumni dalam menjaga nilai pesantren di tengah perubahan zaman.


“Momentum ini bukan sekadar seremonial, tetapi titik awal penguatan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai pesantren sebagai fondasi moral, spiritual, dan sosial,” ujarnya.


Pelantikan dirangkaikan dengan seminar bertema Pesantren sebagai Penjaga Pilar Bangsa di Era Disrupsi, Ekoteologi, dan Kemandirian Ekonomi Umat. Tema tersebut diharapkan melahirkan spirit gerakan alumni yang responsif terhadap isu-isu strategis umat.


Septian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan, mulai dari para masyayikh, akademisi, sesepuh alumni, dewan penasihat, hingga panitia yang telah bekerja hampir satu tahun sejak Kongres Himawan keempat.


“Kepanitiaan ini berjalan panjang dan penuh pengorbanan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi suksesnya pelantikan ini,” ucapnya.


Kontributor: Luthfi 

Editor: TIM PN

×
Berita Terbaru Update