![]() |
| penandatanganan prasasti pembangunan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Polisi (Purn) Drs Agus Andrianto SH MH, didampingi Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Senin (26/1/2026). |
PURWOREJO – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI resmi menetapkan berdirinya Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Purworejo. Penetapan ini ditandai dengan penandatanganan prasasti pembangunan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Polisi (Purn) Drs Agus Andrianto SH MH, didampingi Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Senin (26/1/2026).
Penandatanganan dilakukan di Kampus Politeknik Pengayoman Indonesia Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, dalam rangkaian kegiatan upacara dan tasyakuran memperingati Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76. Pada kesempatan tersebut, total 18 Kanim baru di berbagai wilayah Indonesia diresmikan, termasuk Purworejo, Blora, dan Tegal di Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Menteri Imipas RI menegaskan bahwa peresmian Kanim baru merupakan bentuk ekspansi kehadiran negara untuk memangkas jarak antara birokrasi dan masyarakat. “Gedung yang megah tidak ada artinya tanpa pelayanan yang tinggi. Jangan biarkan kantor-kantor itu indah secara fisik, tapi kosong dari empati,” pesannya.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi atas hadirnya kantor imigrasi di Purworejo. Ia berharap Kanim Kelas II Non TPI Purworejo dapat segera beroperasi, memberikan layanan prima kepada masyarakat, sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian di wilayah kabupaten.
Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Purworejo, Suranto ST SSos MPA, menambahkan bahwa saat ini sedang dilakukan proses hibah aset tanah pemda yang akan dijadikan lokasi pembangunan Kanim. “Harapannya segera diserahterimakan, sehingga di tahun 2026 dilakukan perencanaan anggaran dan di 2027 pembangunan bisa dimulai,” jelasnya.
Kanim Purworejo direncanakan akan dibangun di kawasan ringroad selatan, depan RSUD Tjokronegoro. Sementara menunggu proses pembangunan, operasional Kanim akan menggunakan bekas Kantor Dinporapar Kabupaten Purworejo dengan skema pinjam pakai.
Dengan hadirnya kantor imigrasi di Purworejo, pemerintah daerah berharap layanan keimigrasian semakin mudah diakses masyarakat dan turut mendorong peningkatan ekonomi daerah. “Harapannya akan meningkatkan perekonomian, tentu utamanya akan meningkatkan PAD dari sektor-sektor perekonomian,” pungkas Suranto.
Kontributor: Bagus
Editor: TIM PN
