Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

Pendaftaran OSN SD/MI 2026 Dibuka 1–28 Februari, Catat Jadwalnya!

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:56 WIB Last Updated 2026-01-30T03:56:54Z

 

Ilustrasi Pamflet

PURWOREJO - Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) secara resmi menggelar sosialisasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang Pendidikan Dasar untuk tahun pelaksanaan 2026 pada hari Kamis pagi (29/01/2026) secara dalam jaringan. Acara ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif kepada dinas pendidikan di seluruh Indonesia, sekolah, dan orang tua mengenai mekanisme kompetisi yang akan datang. Dalam sambutannya, panitia menekankan bahwa OSN bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan sarana penting dalam pembentukan karakter anak bangsa melalui proses kompetisi yang sehat.


Fokus utama OSN 2026 adalah penguatan kompetisi di bidang sains dengan menerapkan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Melalui pendekatan ini, para siswa jenjang sekolah dasar didorong untuk tidak hanya menghafal teori, tetapi mampu memahami konsep sains secara kontekstual. Siswa diharapkan dapat mengaitkan ilmu pengetahuan dengan teknologi sederhana serta proses rekayasa dasar guna menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.


Salah satu poin krusial yang ditegaskan dalam sosialisasi ini adalah komitmen terhadap kejujuran. Belajar dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya, pihak penyelenggara akan memperketat pengawasan di setiap level seleksi. Panitia menyatakan bahwa tidak ada kebanggaan dalam meraih gelar juara jika prosesnya dilalui dengan cara yang tidak jujur. Oleh karena itu, integritas menjadi nilai utama yang harus dijaga oleh seluruh pemangku kepentingan, mulai dari panitia daerah hingga peserta.


Mengenai jadwal pelaksanaan, pendaftaran OSN SD 2026 direncanakan akan dibuka pada tanggal 1 hingga 28 Februari 2026 melalui portal registrasi resmi. Proses seleksi akan dimulai dari tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) yang dilaksanakan secara serentak menggunakan sistem Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Ketentuan jumlah peserta untuk tahap selanjutnya sangat kompetitif, di mana setiap kabupaten/kota hanya dapat mengirimkan maksimal lima peserta terbaik per cabang lomba.


Selain teknis pendaftaran, sosialisasi ini juga membahas pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui peran Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP). Kerjasama ini diharapkan dapat memastikan setiap talenta sains di berbagai pelosok daerah mendapatkan fasilitas dan hak yang sama untuk berkompetisi. Dukungan teknis dari operator sekolah dalam pengisian data di portal registrasi dan web komunikasi juga menjadi kunci kelancaran administrasi peserta. 


Panitia menyediakan berbagai saluran pengaduan dan informasi resmi untuk membantu masyarakat jika menemui kendala selama proses OSN berlangsung. Layanan tersebut meliputi platform digital ULT Kemendikdasmen, email resmi Puspresnas, hingga layanan call center 177. Dengan sosialisasi yang matang ini, diharapkan OSN 2026 dapat melahirkan generasi hebat yang memiliki kemampuan berpikir kritis, logis, kreatif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Link Video sosialisasi: https://www.youtube.com/live/dQmAM5A8Zug?si=DI8rL1QDnp4G6mu9


Kontributor: Sukron 

Editor: TIM PN

×
Berita Terbaru Update