![]() |
| Puluhan anak yang tergabung dalam Teater Bocah Purworejo sukses membius ratusan penonton dalam pementasan bertajuk “Labu Ajaib” di Gedung Kesenian Purworejo, Sabtu (24/1/2026) malam. |
PURWOREJO – Puluhan anak yang tergabung dalam Teater Bocah Purworejo sukses membius ratusan penonton dalam pementasan bertajuk “Labu Ajaib” di Gedung Kesenian Purworejo, Sabtu (24/1/2026) malam. Pertunjukan produksi kedua ini berlangsung meriah dan meninggalkan kesan mendalam, membuat publik menantikan pementasan berikutnya.
Antusiasme penonton terlihat sejak awal. Tiket pertunjukan bahkan ludes terjual sehari sebelum acara digelar. Suasana semakin hidup dengan penampilan pembuka dari band anak-anak Happy Tunes yang membawakan empat lagu dan sukses memanaskan panggung.
Naskah “Labu Ajaib” karya Hana Yuki Tassha Aira mengadaptasi cerita rakyat Bawang Merah dan Bawang Putih. Kisah ini menyoroti perjalanan Melati, seorang gadis yang diuji melalui ketidakadilan, kejujuran, dan keikhlasan hingga akhirnya memperoleh labu ajaib yang mengubah hidupnya.
Sebanyak 21 anak tampil penuh penghayatan memerankan tokoh-tokoh cerita. Akting polos namun jujur membuat penonton larut dalam alur cerita, tertawa, terharu, bahkan menitikkan air mata. Tak kalah memikat, musik pengiring yang dimainkan anak-anak dengan perpaduan alat musik tradisional dan modern memberi warna kuat sepanjang pertunjukan. Iringan musik dipimpin oleh Gigih bersama tujuh anak lainnya.
Pementasan ini disutradarai Agus Pramono dengan asisten Makhasin, sementara pimpinan produksi dipercayakan kepada Eni Riyani. Artistik panggung ditangani Ayok Sunaryo dan Aan Ontocena.
Melalui Agus Pramono, Ketua Teater Bocah Purworejo Catur menyampaikan bahwa pertunjukan ini merupakan hasil proses panjang dan disiplin anak-anak. “Keberanian mereka untuk tampil jauh lebih hebat dari rasa takutnya. Inilah yang membius penonton,” ujarnya.
Sementara itu, penulis naskah Hana Yuki menegaskan bahwa “Labu Ajaib” membawa pesan moral tentang tanggung jawab dan bahaya keserakahan. Ia berharap pementasan ini menjadi jembatan pelestarian cerita rakyat kepada generasi muda.
Pertunjukan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, Direktur PDAM Hermawan Wahyu Utomo, serta Kabid Pemasaran Pariwisata Neira Anjar Puji Susilo.
Kesuksesan “Labu Ajaib” membuktikan bahwa panggung anak mampu menjadi ruang ekspresi yang kuat, jujur, dan menghibur. Publik pun kini menanti karya berikutnya dari Teater Bocah Purworejo yang diyakini akan kembali membius penonton.
Kontributor: Luthfi
Editor: TIM PN
