Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

Uncle Djink dan Zedo Maskara Bangga Tampil di Purworejo Gumebyar 2026

Kamis, 01 Januari 2026 | 15:30 WIB Last Updated 2026-01-01T08:30:00Z

Vokalis Zedo Maskara (kiri) Uncle Djink (Kanan).

PURWOREJO – Upaya Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mengapresiasi pelaku seni dan musisi lokal terus ditunjukkan secara nyata. Salah satunya melalui gelaran “Purworejo Gumebyar Tahun Anyar 2026” yang berlangsung di Amphiteater Alun-Alun Purworejo, Rabu malam (31/12/2025), dalam rangka menyambut pergantian tahun 2025 menuju 2026.


Acara tersebut menjadi panggung kebanggaan bagi para musisi dan seniman lokal Purworejo untuk menampilkan karya terbaiknya di hadapan masyarakat luas. Kehadiran mereka membuktikan bahwa potensi seni dan musik daerah tidak kalah dengan musisi nasional.


Salah satu musisi lokal, Uncle Djink, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo yang telah memberikan ruang dan kepercayaan kepada musisi lokal untuk tampil di momentum penting malam pergantian tahun.

“Saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Purworejo yang telah memberikan kesempatan kepada musisi lokal. Ini membuktikan bahwa kemampuan musisi daerah tidak kalah dengan musisi nasional. Saya merasa bangga bisa manggung di kota sendiri,” ujarnya.


Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Zedo Maskara, yang menilai acara ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan ekosistem seni dan budaya lokal.

“Panggung seperti ini sangat berarti bagi musisi lokal. Selain menjadi ruang ekspresi, juga menumbuhkan semangat berkarya dan memperkuat identitas musik daerah,” ungkapnya.


Selain penampilan musisi lokal, acara Purworejo Gumebyar Tahun Anyar 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, di antaranya Forum Film Purworejo melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar), Jaran Kepang Kalimeneng, Campursari Rengganis, serta penampilan musik dari Zedo Maskara dan Uncle Djink.


Tak hanya menjadi ajang hiburan dan apresiasi seni, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama untuk Sumatra sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap korban bencana alam.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap dapat terus mendorong kemajuan seni budaya daerah, memperkuat eksistensi musisi lokal, serta menjadikan Purworejo sebagai ruang yang ramah dan berkelanjutan bagi tumbuhnya kreativitas anak bangsa.


Kontributor: Luthfi

Editor: TIM PN

×
Berita Terbaru Update