Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

MWC NU Kemiri Gelar Pelatihan Jurnalistik, Perkuat Literasi Media Kader di Era Digital

Minggu, 15 Februari 2026 | 20:34 WIB Last Updated 2026-02-15T13:34:31Z

 

MWC NU Kemiri Latih Kader Jurnalistik dan Media Sosial, Jaga Dakwah Moderat di Ruang Publik

KEMIRI – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kemiri melalui Bidang Media dan Publikasi menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Pengelolaan Media Sosial di Serambi Masjid Al-Firdaus Kauman, Kemiri, Purworejo, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun narasi dakwah digital sekaligus memperkuat literasi media kader NU di era informasi yang serba cepat.


Peserta berasal dari pengurus ranting NU, Muslimat, Fatayat, pondok pesantren, hingga badan otonom se-Kecamatan Kemiri. Mereka dibekali pemahaman dasar jurnalistik, teknik penulisan berita berimbang, pengambilan foto komunikatif, serta strategi pengelolaan media sosial agar tidak hanya informatif, tetapi juga interaktif.


Koordinator Media MWC NU Kemiri, Akhmad Najeh, menekankan pentingnya media internal NU sebagai penyeimbang di tengah maraknya informasi yang belum tentu terverifikasi. Menurutnya, kader NU harus memiliki kemampuan literasi media untuk menghadirkan konten dakwah yang moderat, menenangkan, dan berbasis fakta.


Sementara itu, Rois Syuriyah MWC NU Kemiri, Kyai Muh Rosyidi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan satu abad NU dalam kalender Masehi. Ia menilai penguatan media sebagai langkah strategis menjaga eksistensi dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah perubahan zaman.


Sekretaris MWC NU Kemiri, H. Muhajir, menambahkan bahwa publikasi yang tertib dan terstruktur akan memperkuat akuntabilitas organisasi sekaligus menjadi bahan evaluasi berkelanjutan.

“Kerja-kerja jam’iyyah yang dilakukan para kader harus terdokumentasi dengan baik. Media menjadi sarana pertanggungjawaban sekaligus inspirasi bagi generasi berikutnya,” ujarnya.


Melalui pelatihan ini, MWC NU Kemiri menegaskan bahwa dakwah tidak lagi terbatas pada mimbar dan majelis taklim, tetapi juga merambah ruang digital. Literasi media menjadi bekal penting agar nilai-nilai ke-NU-an tetap relevan, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan bijak.


Kontributor: Luthfi 

Editor: TIM PN



×
Berita Terbaru Update