Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

BPJ Magelang Targetkan Jalan Provinsi Bebas Lubang H-7 Lebaran 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 17:42 WIB Last Updated 2026-03-02T10:42:56Z

 

Sambut Arus Mudik, BPJ Magelang Fokus Perbaikan Jalan dan Titik Longsor

PURWOREJO – Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Magelang terus memacu perbaikan infrastruktur jalan di wilayah kerjanya guna menyambut arus mudik Lebaran 2026. Target utama adalah memastikan seluruh ruas jalan provinsi di Kabupaten Magelang, Purworejo, dan Kebumen bebas dari lubang pada H-7 Idul Fitri.


Kepala BPJ Wilayah Magelang, Dewa Puji Santosa, ST, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan penyisiran dan perbaikan lubang secara intensif.


“Target kami H-7 itu jalan provinsi di wilayah kerja kami bebas lubang. Meski belum bisa menjamin bebas gelombang sepenuhnya, prinsip utama kami adalah keamanan pengendara dengan meniadakan lubang,” ujarnya, Senin (2/3/2026).


Selain fokus pada penambalan lubang, BPJ juga melaporkan perkembangan signifikan pada penanganan titik longsor di beberapa ruas jalan utama, di antaranya ruas Bener–Maron dan Purworejo–Sibolong di Purworejo, serta ruas Karangbolong–Ayah di Kebumen. Untuk wilayah Purworejo, progres pengerjaan fisik penanganan longsor telah mencapai 90%, sementara di Kebumen sudah 100%.


Dewa optimis pada H-7 Lebaran, titik-titik bekas longsor tersebut sudah dapat berfungsi secara operasional sehingga tidak ada lagi sistem buka-tutup jalan yang berpotensi menghambat arus mudik.


Ia mengakui kendala utama di lapangan adalah faktor cuaca. Curah hujan tinggi memicu munculnya lubang baru secara cepat. Sebagai antisipasi, BPJ menggunakan teknologi aspal CPHMA (aspal dingin) untuk penambalan darurat.


“Penggunaan aspal dingin ini memudahkan kami beraksi cepat di lapangan tanpa harus menunggu pasokan dari pabrik hotmix. Kami juga menyiagakan alat dan material di titik-titik strategis sebagai antisipasi munculnya lubang baru,” tambahnya.


Dewa menjelaskan bahwa faktor usia teknis jalan dan volume kendaraan berat turut mempengaruhi tingkat kerusakan. Ia mengimbau pengguna jalan agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat berkendara dalam kondisi hujan.


Kontributor: Luthfi  

Editor: TIM PN

×
Berita Terbaru Update