Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

Ledakan di Rumah Warga Pituruh, 5 Korban Luka – Polisi Tegaskan Penindakan Bahan Peledak Lewat Operasi Pekat

Jumat, 20 Maret 2026 | 22:10 WIB Last Updated 2026-03-21T15:18:32Z

 

Polres Purworejo Tegaskan Penindakan Bahan Peledak Usai Ledakan

PURWOREJO – Ledakan yang terjadi di rumah milik Rohiman, warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, pada Jumat (20/03/2026) sore mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut diduga kuat berasal dari aktivitas perakitan bahan peledak (obat mercon).


Kejadian berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Ledakan keras yang terdengar hingga dua kali sempat membuat warga panik. Saksi mata, Erik (47), mengungkapkan bahwa dirinya langsung bergegas menuju sumber suara setelah mendengar ledakan dari arah depan rumah.


“Saya dengar ledakan keras, langsung ke depan. Lihat korban sudah tergeletak di dekat pintu, warga kemudian berdatangan membantu,” ujarnya.


Warga secara spontan melakukan evakuasi korban dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Api berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih luas.


Lima Korban, Dua Masih Dalam Perawatan

Data yang dihimpun menyebutkan terdapat lima korban, masing-masing berinisial MRP (18), F (18), K (14), B (15), dan A (9). Salah satu korban, MRP (18), mengalami luka bakar cukup serius di sekujur tubuh.


Seluruh korban sempat mendapatkan perawatan di RS Palang Biru Kutoarjo dan RSUD Prembun. Dari total korban, tiga orang telah diperbolehkan pulang, sementara dua lainnya masih menjalani rawat jalan.


Temuan di Lokasi Kejadian

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan lubang bekas ledakan dengan diameter sekitar 44 cm dan kedalaman 15 cm. Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti berupa selongsong mercon, dengan total temuan mencapai puluhan, serta beberapa selongsong yang diamankan untuk kepentingan penyidikan.


Polres Tegaskan Penindakan Lewat Operasi Pekat

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Dwiyono, menyampaikan bahwa pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengetahui sumber bahan peledak yang digunakan.


Ia menegaskan, sebelum kejadian ini, Polres Purworejo telah melakukan langkah preventif melalui Operasi Pekat (penyakit masyarakat) dengan sasaran peredaran bahan peledak dan obat mercon.


“Operasi Pekat sudah kami lakukan sebagai langkah pencegahan, termasuk memberikan imbauan kepada masyarakat,” jelasnya.


Dalam operasi tersebut, polisi juga telah menyita sekitar 7 kilogram bahan peledak (obat mercon) dari berbagai lokasi di wilayah hukum Polres Purworejo.


Meski demikian, kejadian di Pituruh ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian untuk meningkatkan pengawasan serta penindakan terhadap peredaran bahan peledak ilegal.


“Saat ini kami fokus pada penyidikan untuk mengetahui asal bahan dan pihak yang terlibat,” tegas AKP Dwiyono.


Imbauan Kepada Masyarakat

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak membuat, menyimpan, maupun menggunakan bahan peledak secara ilegal karena sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas perakitan mercon tanpa pengawasan dapat berujung fatal, baik bagi pelaku maupun lingkungan sekitar.


Kontributor: Luthfi

Editor: TIM PN

×
Berita Terbaru Update