![]() |
| Ramadhan Sportif: Polres Purworejo Arahkan Generasi Muda ke Aktivitas Positif Lewat E-Sport |
PURWOREJO – Polres Purworejo menggelar Ramadhan E-Sport Championship 2026 pada Minggu (1/3/2026) di Auditorium Tribrata Polres Purworejo. Mengusung tagline “Ramadhan Sportif: Battle di Game, Bukan di Jalanan”, kegiatan ini menjadi salah satu upaya preventif kepolisian dalam mengarahkan pelajar dan generasi muda agar mengisi bulan suci Ramadhan dengan aktivitas positif.
Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, menyampaikan bahwa turnamen e-sport tingkat kabupaten tersebut mendapat sambutan luar biasa. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat 157 tim dengan total 785 peserta, seluruhnya berdomisili di Purworejo.
“Awalnya kami memprediksi jumlah peserta tidak sampai 100 tim. Namun ternyata antusiasme sangat tinggi. Kami batasi khusus warga Purworejo agar lebih terarah,” ungkap Kapolres.
Turnamen ini dirancang sebagai alternatif kegiatan positif bagi pelajar, khususnya saat ngabuburit maupun setelah salat tarawih. Kapolres menilai momentum Ramadhan sering kali diwarnai aktivitas negatif seperti tawuran, perang sarung, balap liar, hingga penggunaan petasan.
“Melalui agenda ini, kami ingin mengalihkan kebiasaan tersebut ke kegiatan yang lebih bermanfaat. Kami juga menyampaikan pesan kamtibmas agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.
Para peserta juga mendeklarasikan komitmen anti-balap liar, anti-tawuran, dan anti-perang sarung sebagai dukungan terhadap terciptanya situasi aman dan kondusif selama Ramadhan.
Turnamen kali ini mempertandingkan satu cabang gim, yakni Mobile Legends, yang dipilih karena familiar bagi generasi muda. Kapolres menilai e-sport lebih inklusif karena tidak memerlukan sarana kompleks, cukup dengan telepon genggam dan akun gim.
Antusiasme peserta membuat kapasitas auditorium yang hanya menampung sekitar 500 orang menjadi penuh. Panitia tetap memfasilitasi seluruh peserta, termasuk yang berada di selasar gedung.
Hadiah yang diperebutkan berupa uang pembinaan Rp4 juta untuk juara pertama, Rp3 juta untuk juara kedua, Rp2 juta untuk juara ketiga, serta trofi dan poin pertandingan. Panitia juga menyiapkan total hadiah hingga Rp9 juta uang tunai dan 75.000 diamond senilai sekitar Rp30 juta untuk delapan besar.
Salah satu peserta asal Kutoarjo, Yusuf, mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Menurut saya ini bagus sekali. Daripada melakukan aktivitas yang merugikan seperti main petasan atau tawuran, lebih baik ikut turnamen seperti ini. Sportivitas tetap terjaga dan ibadah puasa tidak terganggu,” ujarnya.
Panitia, Reshananda Fadhel, menambahkan bahwa kegiatan ini digelar bekerja sama dengan ESI Purworejo.
“Animonya luar biasa, pendaftaran bahkan ditutup lebih awal karena overload. Harapan kami, e-sport bisa menjadi hiburan positif yang meminimalisir efek negatif kegiatan anak-anak di bulan Ramadhan,” katanya.
Dengan adanya Ramadhan E-Sport Championship 2026, Polres Purworejo berharap generasi muda semakin sadar pentingnya menjaga ketertiban sekaligus mampu menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan yang sehat, kompetitif, dan penuh sportivitas.
Kontributor: Luthfi
Editor: TIM PN
