Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Diduga Titik Panas Terpantau Satelit NASA di Tersidilor, Perangkat Desa Pastikan Hanya Pembakaran Jerami

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:59 WIB Last Updated 2026-07-31T06:59:24Z

Diduga Titik Panas Terpantau Satelit NASA di Tersidilor, Perangkat Desa Pastikan Hanya Pembakaran Jerami
PURWOREJO – Munculnya titik panas (hotspot) di wilayah Desa Tersidilor, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo yang terpantau melalui Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) sempat memunculkan dugaan adanya kebakaran hutan.


Berdasarkan tangkapan layar SiPongi, hotspot tersebut terdeteksi oleh satelit NASA-SNPP dengan tingkat kepercayaan medium di koordinat sekitar Desa Tersidilor, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sistem SiPongi merupakan layanan pemantauan titik panas untuk deteksi dini potensi kebakaran hutan dan lahan.


Namun, informasi tersebut langsung diklarifikasi oleh Perangkat Desa Tersidilor, Misranto. Ia menegaskan bahwa tidak ada kebakaran hutan di wilayah desanya.

Data dari Sipongi

"Tidak ada kebakaran hutan. Itu hanya warga yang sedang membakar damen (jerami padi) setelah panen untuk persiapan lahan yang akan ditanami kacang hijau," kata Misranto saat dikonfirmasi, Jumat (31/7/2026).


Menurutnya, aktivitas pembakaran sisa jerami di area persawahan memang masih dilakukan sebagian petani setelah masa panen sebagai bagian dari pengolahan lahan. Asap dan panas dari pembakaran tersebut diduga terbaca sebagai hotspot oleh satelit.


Meski demikian, masyarakat tetap diimbau berhati-hati saat melakukan pembakaran terbuka, terutama pada musim kemarau. Pembakaran sebaiknya dilakukan secara terkendali dan diawasi agar api tidak merambat ke lahan lain maupun kawasan yang berpotensi menimbulkan kebakaran lebih luas.


Pemerintah desa juga mengajak warga untuk segera melapor apabila menemukan kebakaran yang tidak terkendali sehingga dapat segera ditangani oleh pihak terkait.

×
Berita Terbaru Update