Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Satu Dekade Pakurejo, Perkuat Silaturahmi Lewat Pentas Budaya dan Santunan Anak Yatim

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45 WIB Last Updated 2026-07-26T15:45:03Z

Satu Dekade Pakurejo, Perkuat Silaturahmi Lewat Pentas Budaya dan Santunan Anak Yatim

PURWOREJO – Suasana Lapangan Desa Bedono Karangduwur, Kecamatan Kemiri, Minggu (26/7/2026), dipenuhi ratusan warga yang hadir dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Paguyuban Keluarga Purworejo (Pakurejo). Memasuki usia satu dekade, paguyuban ini merayakan hari jadinya dengan menggabungkan pertunjukan seni budaya dan kegiatan sosial sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.


Sejak pagi, panggung hiburan menampilkan beragam kesenian yang dibawakan oleh pelajar maupun kelompok seni dari wilayah Purworejo. Penampilan Tari Kreasi Ngurup Nguripi dari SMP Negeri 32 Purworejo menjadi salah satu pembuka acara yang mendapat sambutan meriah dari para penonton. Selain itu, Tari Ndolalak khas Pakurejo serta tari tradisional dari SD Negeri Wanurojo turut menambah semarak perayaan bersama sejumlah kelompok seni lainnya.


Perayaan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk berbagi. Dalam acara tersebut, pengurus Pakurejo menggelar prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi selama sepuluh tahun. Setelah itu, santunan diberikan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial yang selama ini menjadi bagian dari semangat kebersamaan paguyuban.


Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Amir Masduki, S.Pd.I., hadir pada awal kegiatan untuk memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan HUT Pakurejo. Ia menyempatkan diri menyapa masyarakat dan pengurus sebelum meninggalkan lokasi karena harus menghadiri agenda kedewanan yang telah dijadwalkan.


Meski demikian, rangkaian acara tetap berlangsung meriah hingga selesai. Kehadiran ratusan warga, tokoh masyarakat, serta para pengurus Pakurejo menciptakan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.


Memasuki usia ke-10, Pakurejo diharapkan terus menjadi wadah yang mampu menjaga nilai-nilai gotong royong, melestarikan budaya lokal, sekaligus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Perayaan ini pun menjadi bukti bahwa kebersamaan tidak hanya diwujudkan melalui hiburan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama.

×
Berita Terbaru Update