PURWOREJO – Gebang Expo 2026 sukses memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal. Selama tiga hari pelaksanaan, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, total transaksi penjualan dari 25 stan desa dan kelurahan mencapai Rp76.795.750.
Gebang Expo 2026 Catat Transaksi Rp76,7 Juta, Camat Gebang Apresiasi Antusiasme Masyarakat dan Pelaku UMKM
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Camat Gebang, Endah Hanna Rosanti, yang menilai penyelenggaraan expo tahun keempat ini berhasil menjadi ruang promosi sekaligus meningkatkan pendapatan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Alhamdulillah, hasil transaksi selama tiga hari menunjukkan bahwa Gebang Expo benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini membuktikan bahwa ketika pemerintah, desa, pelaku UMKM, dan masyarakat berkolaborasi, ekonomi lokal dapat bergerak dengan baik," ujar Endah, Minggu (2/8/2026).
Menurutnya, capaian omzet tersebut menjadi indikator bahwa produk-produk unggulan dari desa-desa di Kecamatan Gebang memiliki daya tarik dan mampu bersaing di pasaran apabila diberikan ruang promosi yang memadai.
Sebanyak 25 stan yang diisi pemerintah desa dan kelurahan, Forum UMKM Kecamatan Gebang, serta pelaku usaha lainnya menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari makanan olahan, kerajinan, hingga produk kreatif khas Kecamatan Gebang.
Selain menjadi ajang pemasaran produk, Gebang Expo juga menghadirkan layanan publik, pasar murah, pendampingan UMKM, serta berbagai pertunjukan seni budaya lokal yang mampu menarik ribuan pengunjung selama pelaksanaan kegiatan.
Endah berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, dan berani menetapkan target penjualan yang lebih tinggi pada penyelenggaraan expo berikutnya.
"Kami berharap Gebang Expo tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Semangat kolaborasi yang diusung dalam tema 'Temu Karya, Tumbuh Bersama' diharapkan terus terjaga sehingga UMKM di Kecamatan Gebang semakin maju dan mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian Kabupaten Purworejo," katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan mencatat transaksi hampir Rp77 juta menjadi bukti bahwa gerakan mencintai dan membeli produk lokal mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.