Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

Polres Purworejo Rangkul Pelajar dan Orang Tua Cegah Tawuran Berulang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:23 WIB Last Updated 2026-08-26T13:23:38Z

 

Polres Purworejo Rangkul Pelajar dan Orang Tua Cegah Tawuran Berulang

PURWOREJO — Upaya mencegah tawuran antarpelajar kembali terjadi di wilayah Purworejo dan Kebumen terus dilakukan Polres Purworejo. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan pembinaan yang digelar di Gedung Auditorium Tri Brata Polres Purworejo, Rabu (26/8) sore.


Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo dan Kebumen, Dinas Sosial PPKB, DP3APMD, UPT PPA, serta BAPAS Magelang.


Selain itu, sejumlah guru Bimbingan Konseling (BK) juga turut hadir. Tercatat delapan sekolah dari wilayah Purworejo dan 14 sekolah dari wilayah Kebumen mengikuti kegiatan tersebut.


Yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah kehadiran sekitar 60 pelajar dari Purworejo dan Kebumen yang sebelumnya terlibat dalam aksi tawuran di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Butuh, Kemiri, dan Bayan. Para siswa hadir bersama orang tua masing-masing.


Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra mengatakan, kegiatan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghakimi para pelajar maupun mencari pihak yang harus disalahkan. Menurutnya, pembinaan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.


"Kegiatan ini bukan untuk menentukan siapa yang salah dan siapa yang benar. Bukan juga untuk saling menyalahkan atau mencari siapa yang harus disudutkan. Yang paling penting, kita belajar dari kejadian yang sudah terjadi dan mencegah supaya tidak terulang lagi," kata Windy.


Ia menegaskan, tawuran antarpelajar tidak dapat lagi dipandang sebagai kenakalan remaja biasa. Selain berpotensi menimbulkan korban luka, aksi tersebut juga dapat berujung pada kerusakan fasilitas umum maupun persoalan hukum.


Kapolres meminta para pelajar tidak mudah terpancing ajakan maupun provokasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, keberanian seorang pelajar justru ditunjukkan dengan kemampuan menolak ajakan tawuran.


"Adik-adik adalah harapan bangsa, harapan sekolah, dan harapan orang tua. Orang tua menyekolahkan kalian supaya bisa meraih cita-cita, bukan untuk ikut tawuran. Berani menolak tawuran justru adalah bentuk keberanian yang sebenarnya," tegasnya.


Windy juga mengingatkan para siswa untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Jika mengetahui adanya rencana tawuran atau ajakan melakukan konfrontasi antarsekolah, siswa diminta segera menyampaikan informasi kepada orang tua, guru maupun pihak kepolisian.


Sementara itu, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menilai persoalan tawuran pelajar perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Ia menyebut kejadian tersebut menjadi cermin bagi seluruh pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan untuk melakukan pembenahan.


"Kejadian ini menjadi tanggung jawab kita semua. Ini merupakan indikator bahwa ada yang harus kita benahi dalam sistem pendidikan kita dan tentunya menjadi introspeksi kita semua," ujar Dion.


Menurutnya, dampak terbesar dari tawuran bukan hanya kerugian yang harus ditanggung pemerintah maupun aparat keamanan. Lebih dari itu, para pelajar sendiri dapat kehilangan kesempatan untuk meraih masa depan akibat keputusan yang diambil karena emosi sesaat.


Dion berharap para siswa dapat memahami bahwa proses mencari jati diri tidak harus dilakukan melalui aksi kekerasan ataupun menunjukkan keberanian dengan menghadapi kelompok lain.


Setelah pengarahan dari Kapolres dan Wakil Bupati, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan khusus bagi para pelajar. Pembinaan dipimpin Kasat Binmas Polres Purworejo AKP Damara Wibowo bersama BAPAS dan Dinas Sosial.


Dalam sesi tersebut, para siswa mendapatkan pendampingan dengan pendekatan edukatif dan pembinaan. Mereka diarahkan untuk menyalurkan energi dan potensi yang dimiliki ke kegiatan yang lebih positif serta memahami konsekuensi dari tindakan yang dilakukan.


Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan para pelajar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif, sekaligus mencegah tawuran antarpelajar kembali terjadi di wilayah Purworejo maupun Kebumen.

Pituruh News
Akurat, Bermartabat dan Bermanfaat
Kunjungi Google News
Berita Terbaru
Memuat berita terbaru...

Ikuti Pituruh News

Temukan informasi terbaru Pituruh News di media sosial

Instagram
@pituruhnews
19K+ Followers
Ikuti Instagram
Data terpantau terbaru
f
Facebook
Pituruh News
25,4K+ Likes
Kunjungi Facebook
Data likes halaman
TikTok
@pituruhnews
Follow Media Sosial
Ikuti TikTok
Cek jumlah follower di TikTok
YouTube
Pituruh News
Subscribe Channel YouTube
Subscribe YouTube
Cek jumlah subscriber terbaru

PITURUH NEWS

AKURAT, BERMARTABAT dan BERMANFAAT
Portal berita lokal yang menyajikan informasi terbaru, aktual dan terpercaya seputar Pituruh, Purworejo dan sekitarnya.
EST. 8 MARET 2017
Pituruh News
Aplikasi Pituruh News
Download aplikasi resmi Pituruh News untuk mendapatkan berita terbaru Purworejo dan sekitarnya dengan lebih mudah langsung dari perangkat Android Anda.
📲 DOWNLOAD APLIKASI
Aplikasi Android • Pituruh News
Ikuti Pituruh News
Pituruh News • Portal Berita Lokal Purworejo
Akurat, Bermartabat dan Bermanfaat
×
Berita Terbaru Update