![]() |
BAZNAS Purworejo Salurkan Bantuan Sanitasi dan Perbaikan Rumah bagi Warga |
PURWOREJO — Upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan di Kelurahan Mranti dan Kelurahan Lugosobo, Kecamatan Purworejo.
Bantuan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tersebut terdiri atas 72 unit jamban sehat dan tiga unit bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Fatkhurohman di Aula Kelurahan Mranti, Rabu (16/9/2026).
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Jainudin, Camat Purworejo Kusairi, Lurah Mranti Hariyono, serta Lurah Lugosobo Ferry Setiawan.
Bupati Yuli Hastuti mengapresiasi langkah BAZNAS Purworejo yang terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti sanitasi dan tempat tinggal yang layak.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sekaligus kerja sama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
"Kepada para penerima, manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya sesuai peruntukannya. Semoga dapat membantu mewujudkan rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi keluarga," pesan Yuli.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Purworejo akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga, organisasi, maupun kelompok masyarakat dalam menangani persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Yuli juga berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama perlu dibangun secara bersama-sama dan dilakukan secara berkelanjutan.
"Semoga bantuan ini membawa keberkahan, meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima, dan menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Mranti Hariyono menjelaskan bahwa bantuan jamban sehat dari BAZNAS diberikan dalam bentuk stimulan. Artinya, bantuan tersebut menjadi pemantik agar masyarakat dapat melanjutkan perbaikan fasilitas sanitasi secara mandiri.
Ia berharap keberadaan bantuan tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi sarana sanitasi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
"Bantuan ini bukan bantuan yang bersifat memenuhi 100 persen kebutuhannya, namun bersifat stimulan. Harapan kami, setelah adanya ini, akan ada perubahan perilaku yang lebih baik lagi, khususnya di sektor kesehatan warga masyarakat Mranti pada khususnya," kata Hariyono.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang lebih sehat dan layak. Dukungan dari BAZNAS juga menjadi bagian dari upaya bersama antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan masyarakat dalam menangani persoalan sosial di tingkat kelurahan.
