![]() |
| Di Usia Lebih dari 70 Tahun, Dua Ulama Sepuh Tetap Khidmah di Ranting NU Krandegan |
Di antara rangkaian pelantikan tersebut, perhatian jamaah tertuju kepada dua ulama sepuh, yakni KH Muslich Efendi dan K Sarwan. Keduanya dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Rois Syuriyah Ranting NU Krandegan.
Karena usia keduanya telah lebih dari 70 tahun dan kondisi kesehatan yang kurang memungkinkan untuk berdiri dalam waktu lama, prosesi pelantikan dilakukan dalam posisi duduk di atas kursi.
Pemandangan tersebut justru menjadi bagian yang paling mengesankan dalam pelantikan. Di tengah usia yang tidak lagi muda, keduanya masih bersedia menerima amanah dan melanjutkan pengabdian di tubuh Nahdlatul Ulama.
Semangat tersebut dinilai menjadi teladan bagi para pengurus yang lebih muda agar tidak mudah berhenti berkhidmah selama masih diberikan kemampuan dan kesempatan.
Pelantikan Pengurus Ranting NU Krandegan dihadiri jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Purworejo, di antaranya Wakil Rais Syuriyah PCNU Purworejo KH Ahmad Hamid AK, S.Pd.I., H. Firman Yasin AW, S.Pd.I., Wakil Ketua PCNU K. Muslihudin, serta Wakil Sekretaris PCNU Imam Jauhari, S.Pd.I.
Dalam amanatnya, Ketua PCNU Purworejo KH M. Muhammad Haekal, S.Pd.I., menyampaikan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian pengurus Ranting NU Krandegan selama menjalankan amanah organisasi.
Pertama, pengurus diminta segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Krandegan. Menurutnya, program-program ranting perlu disinergikan dengan program pemerintah desa agar keberadaan NU dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan kemajuan masyarakat.
"Kita harus ikut berkontribusi terhadap suksesnya program pemerintah," pesannya.
Kedua, pengurus diminta memberikan perhatian terhadap program keagamaan dan sosial. NU, kata dia, harus hadir di tengah-tengah masyarakat dan jam'iyyah, sehingga keberadaan organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya.
"NU harus hadir di tengah masyarakat dan jam'iyyah, sehingga dapat lebih bermanfaat," lanjutnya.
Ketiga, pengurus diharapkan menyusun program kerja yang realistis dan sesuai dengan kemampuan Ranting NU Krandegan. Program tidak harus banyak, tetapi harus mampu dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Susun program kerja dan kegiatan yang sekiranya dapat dilakukan, yang bisa dilaksanakan oleh Ranting NU Desa Krandegan," pesan KH M. Muhammad Haekal.
Dalam kesempatan tersebut, KH Kasminto dipercaya sebagai Rais Syuriyah Ranting NU Krandegan, sementara K. Heriyanto dipercaya sebagai Ketua Tanfidziyah. Keduanya bersama seluruh jajaran pengurus lainnya resmi menerima amanah untuk menjalankan roda organisasi hingga 2031.
Pelantikan ini diharapkan tidak hanya menjadi pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi awal penguatan khidmah NU di Desa Krandegan, baik dalam bidang keagamaan, sosial maupun kemasyarakatan.
Semangat KH Muslich Efendi dan K Sarwan menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak semata-mata diukur dari usia dan tenaga, tetapi juga dari keikhlasan untuk terus memberikan manfaat.
Selamat berkhidmah kepada KH Kasminto, K. Heriyanto, serta seluruh Pengurus Ranting NU Desa Krandegan masa khidmah 2026–2031. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan dan membawa keberkahan bagi jam'iyyah serta masyarakat.
