![]() |
| 40 ASN Dilantik, Bupati Purworejo Minta Birokrasi Semakin Responsif Layani Masyarakat |
PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo kembali melakukan penataan aparatur untuk memperkuat kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Sebanyak 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Selasa (6/10/2026).
Pelantikan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo tersebut mencakup sejumlah jabatan, mulai dari Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator, Pengawas, Pejabat Fungsional, hingga pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dua jabatan JPT Pratama turut diisi melalui hasil Seleksi Terbuka yang sebelumnya telah dilaksanakan. Heru Agung Prastowo, S.Kep., Ns., MM dipercaya menjabat Kepala Dinas Kesehatan Daerah. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Bagian Sekretariat RSUD RAA Tjokronegoro.
Sementara itu, Eko Setyo Husodo, SSTP., MM ditetapkan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan. Sebelum menduduki jabatan tersebut, Eko menjabat sebagai Camat Grabag.
Bupati Yuli Hastuti mengatakan, pengisian jabatan dan pengangkatan ASN bukan hanya berkaitan dengan perubahan posisi dalam struktur pemerintahan. Di balik jabatan tersebut terdapat tanggung jawab yang harus dijalankan untuk kepentingan masyarakat.
Menurutnya, setiap aparatur yang mendapat amanah harus mampu menunjukkan kinerja dan memberikan pelayanan yang semakin baik. Terlebih, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah saat ini terus berkembang.
“Pelantikan ini bukan sekadar perubahan kedudukan atau status kepegawaian, tetapi merupakan amanah untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Yuli.
Ia menilai, aparatur pemerintah harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Pelayanan publik dituntut semakin cepat, mudah, transparan dan responsif sehingga ASN tidak cukup hanya mengandalkan pola kerja yang selama ini berjalan.
Karena itu, peningkatan kompetensi, pemanfaatan teknologi, serta kemampuan membangun kerja sama antarlembaga menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat.
Yuli juga meminta para ASN menjadikan nilai dasar BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas. Nilai tersebut meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.
Pesan khusus disampaikan kepada para CPNS yang pada kesempatan tersebut resmi diangkat menjadi PNS. Bupati meminta mereka menjadikan pengangkatan tersebut sebagai awal dari perjalanan pengabdian yang harus dijalankan dengan disiplin dan penuh integritas.
“Khusus kepada Saudara-saudara yang baru diangkat menjadi PNS, jadikan momentum ini sebagai awal untuk membangun pengabdian yang profesional, disiplin, dan berintegritas. Terus belajar dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Penempatan aparatur pada sejumlah jabatan tersebut diharapkan dapat memperkuat organisasi perangkat daerah sekaligus memastikan tugas-tugas pemerintahan berjalan sesuai kebutuhan dan kompetensi masing-masing aparatur.
Bupati berharap pejabat yang baru dilantik tidak hanya mampu menyelesaikan tugas administratif, tetapi juga menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, birokrasi harus terus bergerak mengikuti kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan integritas, inovasi dan semangat pelayanan.
“Mari kita jalankan amanah ini dengan integritas, inovasi, dan semangat pelayanan, sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Purworejo BERSERI: Berdaya Saing, Sejahtera, Religius, dan Inovatif,” pungkasnya.
