![]() |
| Dua Pemuda Purworejo Torehkan Prestasi di Jambore Pemuda Provinsi Jawa Tengah 2026 |
Dua peserta yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Purworejo tersebut adalah Muhammad Arkaan Zaidan Tofani pada kategori Solo Vokal dan Oktario Bagas Kurniawan pada kategori Jajanan Khas Daerah.
Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan dan Kepramukaan Kabupaten Purworejo, Eny Widiarti, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh kontingen Jambore Pemuda yang telah berjuang membawa nama daerah dalam ajang tersebut.
Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, kreativitas, dan dedikasi para peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan dan perlombaan.
“Kemenangan ini membuktikan bahwa pemuda daerah kita memiliki daya saing yang luar biasa di tingkat yang lebih tinggi. Terima kasih telah berjuang dengan segenap kemampuan dan mengharumkan nama Kabupaten Purworejo,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Jambore Pemuda bukan sekadar ajang kompetisi untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, mengasah kreativitas, memperluas wawasan, serta membangun semangat kebersamaan.
“Kami melihat kreativitas, inovasi, dan ketangguhan yang luar biasa dari rekan-rekan pemuda dalam menghadapi setiap tantangan di Jambore Pemuda ini. Energi positif kalian benar-benar menghidupkan esensi dari Jambore Pemuda itu sendiri,” lanjutnya.
Eny juga berpesan kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, kemenangan merupakan awal untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat.
“Kemenangan ini adalah awal, bukan akhir. Tetaplah rendah hati dan jadikan pencapaian ini sebagai bahan bakar untuk terus belajar, berkembang, serta menginspirasi pemuda-pemuda lain di lingkungan Purworejo,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, turut menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi.
Ia mengapresiasi perjuangan seluruh kontingen yang telah mengikuti delapan bidang lomba dengan penuh semangat dan membawa nama Kabupaten Purworejo dalam ajang tersebut.
Bangun juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih kemenangan agar tidak berkecil hati. Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jambore Pemuda dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kesempatan berikutnya.
“Bagi yang belum berhasil, tidak apa-apa. Tetap semangat, terus belajar dan berlatih. Semoga pada kesempatan berikutnya ada peluang untuk meraih prestasi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa esensi kegiatan kepemudaan tidak hanya terletak pada kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga pada manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan dan masyarakat.
“Bagi yang belum menang, ingat selalu bahwa esensi sejati dari lomba pemuda ini adalah kemanfaatan yang terus mengalir di masyarakat. Semangat selalu dan majulah terus pemudaku,” pesannya.
Keberhasilan kontingen Purworejo menembus dua kategori lomba tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kreativitas, serta berani berkompetisi di berbagai ajang.
"Melalui partisipasi dalam Jambore Pemuda, Pemerintah Kabupaten Purworejo diharapkan terus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, inovatif, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta kemajuan masyarakat." tutup Bangun.
