![]() |
| Ijazah Dalailul Khairat Jadi Penguat Tradisi Shalawat di Kalangan Nahdliyin Kemiri |
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Sejumlah pengurus MWC NU dari berbagai kecamatan, badan otonom, serta lembaga di lingkungan PCNU Kabupaten Purworejo turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut.
Ijazah Dalailul Khairat disampaikan langsung oleh KH Ja'far Syamsuddin, pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Lugosobo, Kecamatan Gebang, bersama para masyayikh.
Bagi kalangan Nahdliyin, kegiatan ijazahan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk menerima amalan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesinambungan tradisi keilmuan dan amaliyah yang telah diwariskan para ulama.
Ketua MWC NU Kecamatan Kemiri mengatakan, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus merawat amaliyah Aswaja An-Nahdliyah di tengah masyarakat.
Ia mengajak para pengurus dan jamaah NU di Kecamatan Kemiri untuk tidak berhenti pada kegiatan ijazahan, tetapi melanjutkannya dengan mengamalkan Dalailul Khairat secara istiqamah.
“Kami mengajak seluruh pengurus dan jamaah untuk istiqamah mengamalkan Dalailul Khairat sebagai wasilah mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga amalan ini membawa keberkahan bagi jamaah dan masyarakat Kemiri,” ujarnya.
Menurutnya, pengamalan Dalailul Khairat diharapkan dapat berkembang di berbagai majelis, masjid, maupun musala yang ada di wilayah Kecamatan Kemiri.
Dengan demikian, kegiatan ijazahan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi dapat dilanjutkan menjadi amalan rutin sekaligus bagian dari syiar keagamaan di tengah masyarakat.
MWC NU Kemiri berharap tradisi pembacaan shalawat tersebut semakin tumbuh dan menjadi bagian dari aktivitas keagamaan masyarakat, sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.
