PURWOREJO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo membidik minimal enam medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Target tersebut menjadi tantangan bagi kontingen Purworejo untuk meningkatkan prestasi sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.
KONI Purworejo Bidik Minimal Enam Emas di Porprov XVII Jateng 2026
Target itu disampaikan Ketua KONI Kabupaten Purworejo, M Abdullah, saat pelepasan kontingen Porprov XVII Jawa Tengah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo, Rabu (21/10/2026).
Abdullah mengatakan, target enam medali emas ditetapkan dengan mempertimbangkan hasil Porprov 2023, ketika Purworejo berhasil mengoleksi empat medali emas, sembilan perak, dan 13 perunggu.
“Kita tidak muluk-muluk. Tahun 2023 Purworejo mendapatkan empat emas. Maka di tahun 2026 ini setidak-tidaknya minimal enam medali emas,” ungkapnya.
Menurutnya, target tersebut diharapkan dapat memacu semangat para atlet untuk tampil maksimal dalam setiap pertandingan. Selain mengejar medali, keikutsertaan kontingen Purworejo juga menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi olahraga daerah.
Persiapan menuju Porprov XVII telah dilakukan sejak akhir 2025 melalui tahapan babak kualifikasi. Dari total 36 cabang olahraga (cabor) yang ada di Purworejo, sebanyak 34 cabor mengikuti babak kualifikasi. Hasilnya, 26 cabor berhasil lolos dan berhak berlaga pada kompetisi tingkat provinsi.
Dalam ajang yang berlangsung di wilayah Semarang Raya pada 25–30 Oktober 2026 tersebut, kontingen Purworejo diperkuat 149 atlet yang akan bertanding pada 97 nomor pertandingan.
Jumlah itu masih relatif terbatas dibandingkan total 830 nomor pertandingan yang dipertandingkan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi KONI Purworejo untuk terus memperluas pembinaan dan meningkatkan daya saing atlet agar pada penyelenggaraan berikutnya semakin banyak yang mampu lolos kualifikasi.
Untuk mendukung pencapaian target, KONI Purworejo telah menjalankan program latihan intensif selama enam bulan terakhir. Persiapan tersebut meliputi latihan di dalam maupun luar daerah, uji tanding, tiga kali tes kesehatan dan fisik, serta dukungan peralatan untuk sejumlah cabang olahraga.
Selain pembinaan teknis, KONI juga memberikan perlindungan melalui fasilitas BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet, pelatih, dan ofisial selama menjalani latihan maupun pertandingan.
Seluruh kontingen turut mendapatkan perlengkapan berupa topi, jaket, kaus, dan sepatu guna menunjang kebutuhan selama mengikuti Porprov.
Abdullah mengapresiasi semangat dan daya juang para atlet yang telah mempersiapkan diri, baik melalui program KONI maupun secara mandiri. Salah satu contoh ditunjukkan atlet aeromodelling yang berupaya melengkapi peralatan pertandingan menggunakan biaya sendiri demi meningkatkan peluang meraih prestasi.
“Apresiasi untuk atlet-atlet yang memang punya daya juang luar biasa untuk membawa nama baik Kabupaten Purworejo di kancah Provinsi Jawa Tengah,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Purworejo, Wakil Bupati, DPRD, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap persiapan kontingen, termasuk melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, menjaga sportivitas, dan berjuang meraih hasil maksimal.
Dengan persiapan yang telah dijalankan, KONI Purworejo berharap target minimal enam medali emas dapat tercapai. Lebih dari sekadar perolehan medali, Porprov XVII Jawa Tengah 2026 diharapkan menjadi momentum bagi atlet Purworejo untuk membuktikan kemampuan sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Purworejo di tingkat provinsi.