![]() |
| Lewat Buku "Lilin Semangat Pergerakan Akar Rumput" dan Saresehan Pemuda, Ansor Pituruh Nyalakan Semarak HSN 2026 |
PITURUH – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026, Gerakan Pemuda (GP) Ansor melangsungkan kegiatan Bedah Buku dan Saresehan Pemuda yang bertajuk "Tantangan Ansor Masa Kini dan Masa Depan" pada Jumat malam (16/10/2026). Acara yang diselenggarakan di Rumah Sahabat Fatkhan Anis, Prapagkidul, Pituruh, Purworejo tersebut dihadiri oleh jajaran kader Ansor, Banser, pelajar, serta masyarakat umum. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan khidmat, makin dimeriahkan oleh penampilan pertunjukan seni dari Grup Hadroh Ruhussba'ah PAC GP Ansor Pituruh.
Agenda utama kegiatan diawali dengan bedah buku berjudul *"Lilin Semangat Pergerakan Akar Rumput"* karya Fatkhan Anis. Dalam sesi pemaparannya, penulis menguraikan latar belakang serta motivasi di balik penyusunan karya literasi tersebut. "Buku ini tersusun berkat adanya pengalaman-pengalaman yang dialami kader Ranting Ansor dan Banser dalam berkhidmah di Nahdlatul Ulama. Buku ini disusun dalam bentuk cerita yang dapat memberikan kesan pembaca merasakan kondisi *real* dengan kronologi pengabdian Ansor dan Banser di tingkat akar rumput," papar Fatkhan Anis di hadapan para peserta.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi saresehan pemuda yang menghadirkan Ketua PC GP Ansor Purworejo, H. M. Tashilul Manasik, S.Psi., M.Pd., sebagai narasumber utama. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kesadaran para pemuda terhadap dinamika serta tantangan zaman yang terus berubah dari masa ke masa. Forum tersebut menjadi ajang refleksi bersama bagi seluruh elemen kepemudaan untuk menggali inspirasi, memperkuat komitmen pergerakan, serta merumuskan langkah nyata pemuda dalam menggerakkan perubahan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, H. M. Tashilul Manasik memaparkan secara mendalam mengenai berbagai tantangan internal yang dihadapi organisasi pada era digital saat ini. "Setiap masa ada tantangannya sendiri-sendiri dan setiap tahunnya juga tantangan dalam berorganisasi berbeda-beda. Untuk tahun-tahun ini, tantangan paling utama adalah dari dalam diri internal organisasi sendiri yang menyebabkan banyak hal-hal negatif tersebar di kalangan luas. Karena dunia informasi penyebarannya semakin lebih mudah, maka dari itu sebagai kader kita harus dapat menyaring informasi yang tepat," tegasnya.
![]() |
| Peserta Bedah Buku dan Saresehan Pemuda |
Melalui rangkaian kegiatan bedah buku dan saresehan ini, diharapkan seluruh kader Ansor dan Banser dapat semakin solid, arif dalam menanggapi arus informasi, serta konsisten menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keislaman. Sejalan dengan semangat Hari Santri Nasional 2026 yang mengusung tema *"Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia"*, pemuda Ansor berkomitmen untuk terus bergerak dan mengabdi demi kemajuan bangsa indonesia.

