![]() |
| Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman, Gugus RA Kartini Grabag Bedah 7 Jurus BK Hebat |
GRABAG — Gugus Raden Ajeng Kartini Wilcambidik Grabag sukses menggelar kegiatan peningkatan kompetensi guru dengan mengusung tema Bimbingan Konseling Sekolah Dasar pada Sabtu, (17/10/2026). Acara ini menghadirkan Era Meiswarawati dari SDN Dukuhdungus sebagai narasumber utama. Narasumber tersebut merupakan alumni pelatihan 7 Jurus BK Hebat yang diselenggarakan secara daring selama tujuh hari dan luring selama dua hari oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo bekerja sama dengan BBGTK.
Ketua KKG Gugus RA Kartini, Fajar Cahyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwasannya kegiatan hari ini berfokus pada Bimbingan Konseling SD, dan menggarisbawahi dasar dari tema hari ini, yaitu, “sesungguhnya setiap individu itu unik.” Senada dengan hal tersebut, Jamilah Sukmawati selaku kepala sekolah SD inti juga menegaskan, bahwa ; “Tugas kita sebagai pendidik bukan hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga memberikan layanan yang tepat untuk mendampingi tumbuh kembang anak sesuai dengan potensi dan karakteristik yang dimiliki”.
Memasuki sesi inti, narasumber Era Meiswarawati mengawali pemaparan materinya yang berjudul Berbagi Praktik Baik, Implementasi 7 jurus BK Hebat dengan menyampaikan pesan mendalam, “Bukan sekedar menangani masalah, tetapi membantu murid bertumbuh dan berkembang”. Ia juga menambahkan, “Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi menjadi ruang aman, nyaman, dan menggembirakan baik secara akademis maupun psikologis. Tempat dimana setiap anak merasa dilihat dan dimengerti”.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, pemutaran video, ice breaking, hingga praktik langsung. Peserta diawalai dengan mengakses tautan untuk mengenali gaya belajar masing-masing. Selanjutnya, menggunakan selembar kertas putih yang dibagikan untuk mengelola emosi sebagai media menumpahkan perasaan saat mendengarkan cerita narasumber. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kartu remi kepada setiap kelompok untuk berkolaborasi menyusun menara kartu guna menguji resiliensi, yakni kemampuan seseorang untuk bangkit kembali, beradaptasi, dan tetap kuat ketika menghadapi tekanan, kegagalan, trauma, atau situasi sulit dalam hidup.
![]() |
| Peserta 7 Jurus BK Hebat |
Acara KKG ini berjalan dengan penuh semangat dan variatif hingga durasi sekitar tiga jam berlalu tanpa terasa. Kegiatan ditutup dengan penugasan tindak lanjut bagi setiap Sekolah Dasar untuk menuliskan pengalaman studi kasus di sekolah masing-masing beserta pemecahannya menggunakan 7 jurus BK Hebat. Peserta dibagi menjadi dua tim kolaboratif, di mana kelas rendah memotret masalah untuk kelas 1, 2, dan 3, sementara kelas tinggi mengulas kasus dan solusi untuk kelas 4, 5, dan 6. Tindak lanjut ini bukan hanya sekedar semata-mata syarat mendapatkan sertifikat, tetapi juga sebagai bukti nyata penerapan 7 jurus BK Hebat dalam menyelesaikan persoalan di sekolah masing-masing.

