Notification

×

Iklan

Kreatif !!! Siswa SMAN 10 Purworejo Inovasikan Kelor jadi Puding Nan Lezat

Monday, 10 December 2018 | 12:15 WIB Last Updated 2018-12-13T04:16:47Z
Proses pembuatan puding kelor / Foto Bay
KALIKOTES, (pituruhnews.com) - Kelor merupakan salah satu tumbuhan yang kurang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pangan, padahal tumbuhan ini kaya akan manfaat bagi tubuh. Hal ini terjadi karena daun kelor yang beraroma langu sehingga banyak yang tidak suka jika diolah sebagai bahan masakan, Senin, (10/12).

Namun ditangan siswa-siswi SMAN 10 Purworejo, kelor diinovasikan sebagai bahan pangan alternatif. Bagian kelor yang dimanfaatkan tersebut adalah daunya. Daun kelor ini dimanfaatkan sebagai bahan campuran berbagai olahan pangan. Pembuatan olahan pangan ini sudah dimulai sejak tahun 2016 melalui program adiwiyata.

Salah satu olahan kelor yang sedang dikembangkan adalah puding kelor. pembuatan puding kelor ini cukup mudah hanya memerlukan waktu beberapa menit saja. Berbeda dengan pembuatan puding pada umumnya, dalam pembuatan puding kelor ini ditambahkan sari daun kelor yang diperoleh dari hasil blender daun kelor yang kemudian disaring untuk diambil sarinya. Selain itu ditambahkan pula jahe dan daun mint untuk memperkaya rasa dan menghilangkan bau langu pada kelor.Puding kelor ini terasa nikmat dan juga tidak terasa aroma langunya sehingga enak untuk dikonsumsi.
Hasil Puding Kelor / Foto Bay
Anung Anindito, A.Md. selaku guru pembimbing adiwiyata mengungkapkan bahwa di dalam daun kelor terdapat nilai gizi yang sangat tinggi  yang sudah dicek di laboratorium yaitu per 100 miligram daun kelor mengandung 25 mg (miligram)  vitamin C dan 16 mg kalsium.  Jika dibandingan dengan susu adalah 4 kali kandungan kalsium yang ada pada susu. Berdasarkan hal itulah maka daun kelor ini dijadikan ikon pada saat adiwiyata pertama kalinya karena selain murah tanaman ini juga bergizi tinggi.

"Kedepan akan kita kembangkan puding kelor ini menjadi permen jelly sehingga dapat bertahan lebih lama karena kalau puding hanya akan bertahan satu atau dua hari saja sehingga mengurangi nilai ekonomisnya" tutupnya.

Selain puding kelor juga telah diinovasikan berbagai produk makanan antara lain permen kelor, stik kelor, gula kelor, teh kelor dan masih banyak inovasi lainnya.
Penulis : Bay
Reporter : Bay. Mas Pur

Iklan

×
Berita Terbaru Update