Dampak Obesitas Bagi Tubuh

Advertisement
Obesitas adalah suatu gangguan yang melibatkan lemak tubuh berlebihan yang meningkatkan resiko masalah kesehatan. Obesitas terjadi karena jumlah kalori yang masuk dalam tubuhn lebih banyak dari pada kelaori yang di keluarkan. Riskesdas atau kesehatan dasar menyatakan bahwa obesitas di Indonesia meningkat menjadi 21,8 persen. Pada tahun 2013 riskesdas menyatakan bahwa angka obesitas di Indonesia hanya mencapai 14,8 persen.
Obesitas lebih banyak mendatangkan dampak negatif dari pada dampak positif. Dampak negatif yang akan timbul jika mengalami obesitas antara lain : 
1. Sulit bernafas 
Hal yang di alami oleg orang obesitas adalah sulit bernafas. Hal ini disebabkan adanya lemak yang menumpuk pada tubuh sehingga dapat membuat kesulitan untuk bernafas dengan baik . 
2. Munculnya masalah  kulit
Salah satu dampak dari obesitas adalah munculnya masalah kulit. Kulit yang melebar akan menimbulkan bekas atau bercak garis pada kulit yang dapat membuat diri menjadi tidak percaya diri.  Menghilangkan bekas bercak itu juga tergolong sulit karena butuh waktu yang lama. 
3. Nyeri persendian atau otot kaki  
Nyeri otot terus- menerus yang dialami oleh orang yang mengalami obesitas dapat merusak postur tubuh. Semua hal tersebut terjadi Karena kelebihan berat badan yang menambah beban atau tekanan pada lutut atau pergelangan.  
4. Asam lambung naik
Obesitas dapat memicu asam lambung naik hingga kerongkongan. Penyebabnya adalah lemak yang menekan daerah lambung yang bersifat asam naik. 
5. Despresi 
Orang yang mengalami mempunyai tingkat despresi yang lebih tinggi daeri pada orang bertubuh biasa atau normal. Karena orang yang  bertubuh timbun atau obesitas mempunyai rasa percaya diri yang rendah.
Selain itu obesitas juga mendatangkan banyak penyakit. Penyakit yang di timbulkan oleh obesitas itu sendiri termasuk dalam kategori penyakit yang serius atau berbahaya. Bahkan bisa berujung pada kematian. Penyakit yang dapat di timbulkan oleh obesitas anatara lain : 
1. Sembelit 
Hal ini sebabkan lemak dalam tubuh yang dapat mempercepat proses pengerasan kotoran di usus sehingga penderita akan mengalami sembelit.
2. Kepikunan 
Kehilangan memori atau pikun juga berhubungan erat dengan obesitas. Kadar kolestrol dan lemak yang tinggi dapat menurunkan sel otak yang mengakibatkan demensia serta dapat memicu penyakit alzherimer.
3. Batu empedu
Batu empedu merupakan penyakit yang serius. Hal ini di picu Karena pengerasan lemak dan kolestrol di kantong empedu yang menyebabkan beberapa gejala yang dapat menimbulkan rasa sakit.
4. Ketidak suburan 
Obesitas dapat meningkatkan kemungkinan infertilitas pada wanita. Karena ketidak seimbangan hormon. Selain itu wanita gemuk juga beresiko melahirkan anak secara prematur.
5. Kanker prostat 
Kanker prostat adalah kanker yang paling sering terjadi pada pria yang dapat mempengaruhi kelenjar prostat. Kelebihan lemak bisa menyebabkan tumor kelenjar prostat yang dapat memicu kanker. 
6. Penyakit jantung dan diabetes 
Salah satu penyakit yang sangat sering terjadi atau sering alami oleh penderita obesitas. Hal ini  beresiko merusak pembuluh darah lemak yang tinggi dapat  mempersempit aliran darah dan memicu gagal jantung. Selain itu, lemak yang sangat banyak juga akan memperberat kerja hati dan merusak produksi insulin yang bisa memicu diabetes.
  
Sebaik nya sebelum terjadinya masalah-masalah yang terjadi seperti yang telah dipaparkan di atas, tidak ada salahnya jika mencegah obesitas. Pencegahan obesitas yaitu pencegahan akan terjadinya kegemukan yang banyak mempunyai dampak tidak baik. Pecegahann obesitas juga mempunyai banyak macam  antara lain makan makanan yang tidak banyak mengandung banyak kolestrol, sering mengonsumsi sayur- sayuran , jaga pola makan, olahraga teratur dan masih banyak lainnya.

Nama : Tia Ayu Dita 
Ttl : Kebumen , 04 September 1999
Alamat : Perumahan Mega Biru 2 Blok G No 15 Rt 10 Rw 03 Kebumen Jawa Tengah
Baca Juga
Advertisement
Advertisement