Petani Sumringah, Bendungan Darurat Sukses Alirkan Air Irigasi

Advertisement
KALIKOTES, (pituruhnews.com) Dampak dari ambrolnya bendungan Kedunggupit di Desa Kalikotes sepanjang 94 meter nampaknya sudah mulai teratasi dengan dibuatnya bendungan darurat yang dimulai pembuatannya sejak Senin, 6 Januari 2020.  Hasil dari bendungan darurat ini sudah terlihat pada Jumat sore, 10/01/2010 sekitar pukul 16.00 air mulai naik dan mengaliri saluran irigasi kali Kedunggupit Wetan.

Terealisasinya bendungan darurat ini tidak lepas dari partisipasi dari 23 desa terdampak banjir yang bergotong royong membangun bendungan darurat ini.
proses pembuatan bendungan darurat
Camat Pituruh, Yudhie Àgung Prihatno mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, utamanya Gubernur Jawa Tengah, Bupati Purworejo, PSDA Prabolo, Camat Kemiri, Koramil Pituruh, Polsek Pituruh, Para Kepala Desa Kecamatan Pituruh dan Kemiri beserta warganya yang telah berpartisipasi secara langsung dalam pembangunan.

"Upaya dalam pembuatan bendungan di Kedunggupit ini membuahkan hasil, walaupun dalam pelaksanaan kegiatan banyak dinamika, dan alhamdulillah semua dapat teratasi bersama. " ujar Yudhi.
kali sudah tergenangi air bendungan
"Pelaksanaan ini sudah disepakati terkait penanggulangan pembuatan bendungan darurat secara gotong royong, Semoga bendungan darurat ini mampu menahan air dalam waktu yang lama dan cukup serta warga  dapat segera memulai masa tanam. Semoga kedepannya  Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) segera merealisasikan pembuatan/perbaikan bendungan secara permanen." Pungkasnya

Ditambahkan, Ketua Polosoro Kecamatan Pituruh Suhariyono bahwa semua pihak dalam membantu membangun bendungan darurat ini merasa sangat puas dengan hasil kerja yang ada.

"Insyallah pada Sabtu, 11/01/2020 pengerjaan pembuatan bendungan ini akan berakhir dengan sembari merapikan dan menambah debit air yang mengalir, " tutupnya.

Reporter : Luthfi
Editor : Bayun
Baca Juga
Advertisement
Advertisement