PKH Kecamatan Pituruh Laksanakan Penanaman Seribu Pohon di Desa Somogede

Advertisement
SOMOGEDE, (pituruhnews.com) - Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Pituruh melaksanakan kegiatan pemberdayaan sosial Penanaman Seribu Pohon Alpukat "Menanam Satu Pohon, Menumbuhkan Seribu Kebaikan" di Desa Somogede, Kecamatan Pituruh, Rabu, (05/02).

Arif Rohman Muis, SE,.MM koordinator PKH Wilayah II Provinsi Jawa Tengah mengatakan bahwa dengan adanya penaman seribu pohon alpukat ini, akan mendorong masyarakat untuk mengembangkan pohon alpukat di Desa Somogede.

"Melalui penanaman pohon alpukat ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dibidang pertanian, supaya masyarakat berdaya mempunyai usaha, untuk meningkatkan perekonomian " ucapnya.
camat Pituruh menanm
Yudhie Agung Prihatno camat Pituruh menambahkan, bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu terobosan dari PPKH Kecamatan Pituruh, bagaimana menciptakan suatu program yang masih berkaitan dengan penggentasan kemiskinan yaitu penanaman pohon alpukat.

"Penanaman pohon alpukat diharapkan bisa menjadi stimulan, pohon ditanam di lingkungannya masing-masing, kemudian tumbuh menjadi besar, nantinya bermanfaat untuk penghijauan dan ketika sudah berbuah bisa menjadi salah satu penghasilan tambahan. Sehingga diharapkan nantinya bisa meningkatkan perekonomian warga khususnya penerima pkh di Desa Somogode Ini, " ucapnya.

"Penanaman sebanyak 1.000 pohon alpukat, cocok untuk ditanam di daerah pegunungan, sesuai kajian dinas pertanian " tambahnya.

"ini merupakan suatu terobosan yang bagus karena program pemerintah begitu banyak untuk pengentasan kemiskinan mulai dari rumah tidak layak huni, bantuan pangan non tunai. Ini suatu hal yang baru bagaimana melestarikan alam dan meningkatan pendapatan, dimana masyarakat Desa Somogede salah satu mata pencaharian adalah petani, imbuhnya.

"Kegiatan pemberdayaan sosial ini dibiayai dengan dana khas kelompok penerima PKH, di bantu oleh pendamping PKH dan TKSK Kecamatan Pituruh. Setiap peserta PKH menerima bibit pohon ini gratis, biaya ini merupakan dana yang dikelola oleh PKH,  jadi dikembalikan kepada para penerima manfaat. " ucapnya.

"Terobosan-terobosan ini perlu dikelola dengan baik, ide-ide apapun itu tentu saja sepanjang dengan kajian yang sudah mencukupi ini bisa diterapkan di mana saja. Dengan kepedulian semua stakeholder yang ada karena ini bersifat stimulan, mulai dari jajaran Pemerintah desa, Kecamatan, Kabupaten dan naik ke atas termasuk para pendamping pendamping PKH dan pendamping Desa, " tambah Yudhi.
5 anggota pkh yang mundur
Ia juga menambahkan melalui penanaman ini bisa bersama-sama bagaimana mendukung mengawasi memonitoring kegiatan, terutama bantuan yang sudah diberikan kepada masyarakat agar benar-benar bisa dijaga, nantinya tumbuh dengan baik dan bisa menjadi salah satu alternatif pendapatan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

"Hari ini sudah ada 5 anggota PKH graduasi dari kepesertaan PKH  secara sukarela,  karena sudah meningkat perekonominya, kegiatan penanaman pohon ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian sehingga tingkat graduasi semakin banyak dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah, " imbuhnya.
proses penanaman
Arif Rohman Muis, SE,.MM juga menambahkan bahwa kegiatan ini perlu ditingkatkan karena tujuan dari program PKH ini mengentaskan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kalau Penerima sudah graduasi (penggentasan) ini maka kemiskinan di kabupaten Purworejo menurun, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

"Dengan adanya anggota PKH yang sudah graduasi, anggota PKH sudah siap untuk mempunyai kehidupan yang lebih baik, jangan sampai mereka graduasi tapi beberapa waktu kemudian diambil kembali, " ucapnya.

"Penanaman pohon alpukat ini tidak hanya di Desa Somogede saja, diharapkan bisa dilaksanakan ditempat lainnya. Agenda sejenis yaitu penanaman pohon juga sudah dilaksanakan di Kecamatan Kaligesing, Desa ketawang, Kutoarjo, " imbuh Arif.

"Desa Somogede ada 5 orang yang mengundurkan diri dari PKH, Untuk jumlah anggota PKH se-kabupaten Purworejo sendiri sebanyak 280 anggota yang mengundurkan diri, " tambahnya.

"Kegiatan Pemberdayaan sosial  diperlukan sinergisitas dari berbagai pihak, karena untuk menurunkan angka kemiskinan sendiri perlunya ada kolaborasi antar pemerintah desa, kecamatan, bahkan kabupaten, " ucap Arif.
foto bersama
Sementara itu, Kepala Desa Somogede Tukiman mengatakan sangat berimakasih karena kegiatan ini sangat bermanfaat untuk warga masyarakat desa Somogede.

"Dengan adanya penanaman pohon alpukat ini bisa untuk ketahanan air, dan jika sudah panen bisa untuk menambah ekonomi warga desa Somogede khususnya penerima bantuan PKH, " ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya program PKH ini, warga masyarakat Somodege ini merasa terbantu, dan ada beberapa anggota PKH sendiri sudah ada yang berani mengundurkan diri karena merasa bagus ekonominya.

Komariyah anggota PKH Desa Somogede menyatakan mundur dari kepersertaan PKH karena perekonomian sudah meningkat.

"Dengan adanya program PKH ini sangat membantu, melalui PKH warga masyarakat yang kurang mampu, ekonominya dapat terpenuhi, " tutup Komariyah.

Reporter : Purnomo
Editor : Luthfi Bay
Baca Juga
Advertisement
Advertisement