Notification

×

Iklan

Pandemi: Peluang Organisasi Sekolah Berinovasi

Sunday, 15 November 2020 | 19:26 WIB Last Updated 2020-11-15T12:26:11Z

 

Pandemi menjadi salah satu hal yang tidak diduga. Untuk menghadapi bencana, seluruh elemen masyarakat biasa mendapatkan mitigasi, namun untuk menghadapi pandemi masyarakat tak memiliki persiapan apapun. Kita begitu gagap ketika kehidupan tiba-tiba berubah, ruang gerak dibatasi, ada begitu banyak protokol yang harus dijalani, dan tentu saja polemik yang tak kunjung padam dari hari ke hari. 


Pemerintah mencoba gerak cepat dan mencari cara masyarakat selamat. Salah satu sektor yang mendapatkan pengaruh signifikan adalah sektor pendidikan. Pendidikan konvensional kita menekankan pada pertemuan untuk pembelajaran. Materi disampaikan secara tatap muka, transformasi ilmu pengetahuan dilakukan berkala secara bersama-sama. Namun Mei 2020, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan surat edaran nomor 15 tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid 19. Hal ini dilatar belakangi oleh keinginan memutus rantai penyebaran virus corona, melindungi warga satuan pendidikan dengan menomorsatukan kesehatan. 


Dunia pendidikan kalang kabut, guru yang sudah merasa berada dalam zona nyaman selama bertahun-tahun, nyatanya dipaksa keadaan untuk mengikuti perkembangan. Dalam waktu yang instan, mereka belajar teknologi pembelajaran, mulai dari Quiziz hingga google classroom. 


Nyatanya tak hanya guru yang terdampak. Ada pihak yang menunduk dalam-dalam karena pandemi. Ya, organisasi sekolah. Organisasi sekolah semacam OSIS tiba-tiba kelimpungan. Program kerja yang sudah tersusun dalam rancangan kegiatan menjadi berantakan. Berbagai kegiatan yang tengah berjalan pun terpaksa dihentikan. Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Nomor 443.2/09002 tanggal 24 Maret 2020 menyatakan bahwa kegiatan belajar dialihkan ke dalam belajar mandiri, pun berbagai kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak dilarang tanpa alasan apapun. Bayangkan pengurus organisasi yang hampir tiap hari bertemu, mengadakan rapat, tertawa bersama, melakukan berbagai aktivitas fisik, tiba-tiba harus hening dari kegiatan. 


Pandemi memang menyulitkan banyak pihak, namun pandemi juga menjadi peluang yang bisa ditangkap oleh aktivis sekolah melalui kreativitas dan inovasi. Setelah PPDB daring berjalan dengan lancar meski sempat menuai pro kontra, OSIS SMAN 10 Purworejo terus bergerak untuk tetap mempertahankan eksistensinya. Berbagai kegiatan kreatif tetap bisa dijalankan meski harus berada di rumah masing-masing. Adapun beberapa kegiatan tersebut antara lain: 


1. pembuatan video kampanye pencegahan Covid 19, 

2. pembuatan SMANDASA TOUR sebagai bagian dari pengenalan lingkungan dan fasilitas sekolah yang dilakukan melalui video, 

3. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah secara daring, 

4. kegiatan kelas berbagi yang diinisiasi oleh Kepala SMAN 10 Purworejo, Dra. Setyo Mulyaningsih, M. Pd. B.I, sekaligus menjadi prototype untuk program Psikolog Masuk Sekolah yang dilaunching Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada 8 November 2020,

5. pelaksanaan kegiatan tengah semester yang meliputi lomba menyanyi, lomba membuat poster, lomba quizizz, lomba fotografi, dan lomba tik tok,

6. melakukan talk show mengenai Asesmen Kompetensi Minimum bagi kelas X serta XI dan talk show Studi Lanjut bagi kelas XII 

7. pemilihan ketua OSIS secara daring

8. peringatan Maulid Nabi Muhammad secara daring 


Rapat-rapat dan penyampaian informasi yang tadinya diselenggarakan di ruang-ruang kelas, selasar, maupun aula sekarang berpindah di grup whatssapp, google meet, maupun sekedar platform media sosial yang sudah populer seperti instagram dan youtube. Pandemi memang membawa kita pada masa-masa yang cukup berat dan tak bersahabat. Pandemi membuat kita asing satu sama lain. Namun bukankah lebih baik kita memilih menjadi bagian daripada solusi dan kontribusi dibandingkan sekadar mencaci maki? Tetap semangat menginspirasi dan berprestasi!

Penulis : 

Okta Adetya

Pembina OSIS SMAN 10 Purworejo


Iklan

×
Berita Terbaru Update