Notification

×

Iklan

Intensitas Hujan Pituruh Cukup Tinggi, Beberapa Wilayah Alami Longsor dan Banjir

Minggu, 13 Desember 2020 | 08:38 WIB Last Updated 2020-12-13T02:01:01Z

PITURUH, (pituruhnews.com) - Intensitas hujan di wilayah kabupaten Purworejo dua hari ini cukup, mulai Jum'at dan Sabtu, 11 hingga 12 Desember 2020.


Hal ini menyebabkan beberapa wilayah dikecamatan Pituruh mengalami kejadian bencana alam berupa tanah longsor dan banjir diarea persawahan.


Informasi yang diperoleh tim Pituruh News, Minggu pagi, 13/12/2020 ada beberapa kejadian, yaitu rumah roboh tanah di Desa Gumawangrejo rumah milik Sutini rt/rw 02/01 Desa Gumawangrejo tanah longsor di Desa Kaligintung senderan rumah Ponirin warga Dusun Kutoloyo rt/rw 02/03 Desa Kaligintung pada pukul 23.00 WIB Sabtu malam.

Desa Wonoyoso
Saat dikonfirmasi tim Pituruh News, Camat  Pituruh Yudhie Agung Prihatno membenarkan bahwa ada beberapa wilayah kecamatan Pituruh mengalami bencana alam.


Ia mendapatkan laporan di desa Gumawangrejo ada rumah roboh akibat hujan yang mengguyur wilayah kecamatan Pituruh cukup tinggi dan disertai angin


Hal ini mengakibatkan dinding rumah warga tidak kuat ketika diterpa angin besar. Karena kondisi rumah tersebut sudah mulai rapuh. 


"Saya mendapatkan laporan sabtu siang, 12/12/2020 pukul 14.00 WIB. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian  material 2 kamar dan bagian rumah belakangan warga desa Gumawang alami roboh. '' kata Yudhie.

rumah roboh
Yudhie menambahkan bahwa pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebug ke BPBD Kabupagen Purworejo melalui laporan pemdes. Ia mengatakan bahwa korban akan diusulkan bantuan berupa semen, pasir, seng dan triplek.


Pihaknya juga sudah mengadakan koordinasi untuk melakukan kerja bakti membantu korban bencana.

Informasi juga diperoleh tim Pituruh News tidak hanya itu, hujan yang mengguyur kecamatan Pituruh juga merendam sawah didaerah desa Tapen, Waru, Sumber dan Wonoyoso.


"Semoga intensitas hujan diwilayah Pituruh tidak tinggi lagi dan wilayah kecamatan Pituruh dalam kondisi aman.'' pungkasnya. (lut/bayun)

Iklan

×
Berita Terbaru Update