Notification

×

Iklan


Peduli Sampah Desa Brenggong, Mahasiswa KKN UMPWR Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Dusun Tegal Sari

Monday, 14 February 2022 | 08:00 WIB Last Updated 2022-02-14T01:00:06Z


PURWOREJO, (pituruhnews.com) - Dusun Tegal Sari terletak di Desa Brenggong, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. salah satu isu yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari ialah sampah, khususnya sampah rumah tangga. Menurut kepala Dusun Tegal Sari, Rizky Ginanjar “ Sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga belum dapat dikelola dengan baik dan optimal,” ujarnya. Warga masih sering membakar sampah, menimbun didalam tanah, bahkan membuang sampah ke sungai. Mereka paham bahwa dampak yang ditimbulkan akan mengakibatkan kerugian dimasa mendatang  seperti tercemarnya udara, tanah, dan udara, serta dampak buruk terhadap kesehatan.


Menanggapi isu ini sebelumnya warga dusun sepakat untuk mendirikan bank sampah dengan system kerja mandiri dengan bekerjasama dengan pengepul yang ingin mengambil sampah di Dusun Tegal Sari. Setelah berjalan hampir 2 tahun, bank sampah tidak beroprasi kembali dikarenakan kepengurusannya tidak berjalan dengan baik, serta pengepul tidak mengambil sampah kembali. 

Karena itu sebagai bentuk kepedulian terhadap isu sampah yang ada, mahasiswa KKN UMPWR kelompok 33 mencoba untuk membangun kembali bank sampah yang telah terbentuk sebelumnya. Dengan mengadakan sosialisasi mengenai sampah, dimana narasumbernya langsung didatangkan dari pihak bank sampah yaitu Vabrian Mahendra. Seperti yang disampaikan oleh beliau bahwa, “Pengelolaan sampah tanggung jawab kita bersama, diawali dengan pemilahan dari rumah tangga masing-masing. Semoga dengan adanya pemahaman bank sampah dan jenis sampah bisa mengawali pengelolaan sampah yang baik di Desa Brenggong.  Harapannya lingkungan menjadi bersih, perilaku masyarakat berubah, dan menghasilkan nilai ekonomis bagi masyarakat Desa Brenggong”, pungkasnya.


Selain mengadakan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah, mahasiswa KKN juga memfasilitasi warga berupa dua buah karung  bagi setiap rumah, dengan tujuan agar masyarakat desa nantinya mau memilah sampah sebelum disetorkan  kepada bank sampah. Pengambilan sampah-sampah tersebut nantinya akan dilakukan satu kali sebulan dengan tanggal yang telah disepakati bersama antar warga dan pihak bank sampah.


Dengan adanya sosialisasi sekaligus fasilitas karung ini diharapkan masyarakat Dusun Tegal Sari mampu untuk lebih peduli terhadap lingkungan, menjadikan sampah sebagai barang ekonomis, dan mengelola sampah dengan bijak. Pendirian bank sampah ini diharapkan juga dapat menjadi momentum awal bagi dusun-dusun yang lain untuk dapat mencontoh Dusun Tegal Sari dalam pengelolaan sampah ini.(Nitha)

Iklan

×
Berita Terbaru Update