Notification

×

Iklan


SMA N 10 Purworejo Belajar Cross Culture Undertanding dari Alumni Liberty University

Thursday, 10 March 2022 | 13:41 WIB Last Updated 2022-03-10T06:48:19Z

KALIKOTES, (pituruhnews.com) - Isaac Everett Underhill B.S. (Bachelor of Science:Biomedical Sciences) dari Liberty University bertandang ke SMAN 10 Purworejo selama tiga hari. Kedatangannya ke SMAN 10 Purworejo dari tanggal 5-7 Maret 2022 ini merupakan rekomendasi dari staf pengajar di salah satu sekolah internasional di Salatiga. 


Selama berkegiatan di SMAN 10 Purworejo, Isaac tinggal di rumah salah satu siswa yang orang tuanya berkenan menjadi host family. Ardan, selaku host family mengaku senang karena dia dan keluarga bisa berkenalan dengan Isaac. Meski demikian, awalnya dia sempat takut terkendala bahasa saat komunikasi, namun ternyata Isaac juga lancar berbahasa Indonesia.  

Di SMAN 10 Purworejo, Isaac berkesempatan untuk melakukan diskusi dengan pengurus OSIS MPK. Diskusi yang dilaksanakan pada hari kedua dan ketiga ini menjadikan cross culture understanding sebagai isu utama. Studi yang dilakukan diharapkan mampu membangun karakter toleransi, open minded, dan berpikir kritis yang sejalan dengan ruh pelajar Pancasila. 


Tak hanya melakukan diskusi, Isaac juga berkesempatan untuk melakukan outdoor activity. Outdoor activity juga diikuti oleh pendidik SMAN 10 Purwoejo. Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 6 Maret 2022 di Pantai Jatimalang ini, sekaligus dimanfaatkan sebagai moment untuk mencari peluang bisnis. 

Kepala SMAN 10 Purworejo, Setyo Mulyaningsih, M.Pd., mengatakan “Kehadiran Isaac memberi nuansa dan semangat baru bagi guru dan siswa untuk terus belajar bahasa Inggris.”


"Respon positif juga disampaikan oleh Agung, pengurus OSIS yang mengatakan bertemu dengan native membuat dia lebih banyak belajar mengenai bahasa Inggris.Selain itu, dia juga lebih banyak belajar tentang perbedaan budaya antara Indonesia dan Amerika. " Ucap Setyo Mulyaningsih kepada tim Pituruh News, Rabu, 03/02/2022.


Kehadiran Isaac menjadi salah satu implementasi visi sekolah. Adapun visi tersebut adalah berdaya saing global. Harapannya, kehadiran narasumber asing ke sekolah membuat wawasan peserta didik semakin luas.


Penulis : Adetya Okta

Iklan

×
Berita Terbaru Update