![]() |
| Bupati Purworejo Minta Kepastian Likuidasi BPR Bank Purworejo, LPS Janjikan Hasil Tahun Ini |
JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purworejo terus mendorong percepatan penyelesaian likuidasi Perumda BPR Bank Purworejo yang sejak 2024 ditangani Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Upaya ini diwujudkan melalui audiensi langsung ke Kantor LPS di Equity Tower, SCBD Jakarta Selatan, Rabu (22/04/2026).
Audiensi dipimpin oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, didampingi Inspektur Daerah R Achmad Kurniawan Kadir, Kepala BPKPAD Hadi Sadsila, Kepala Bapperida Hery Raharjo, serta sejumlah pejabat terkait. Rombongan diterima oleh Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank Dimas Yulihato, Direktur Grup Likuidasi Bank Fajar Bawono Sekti, dan jajaran LPS lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Yuli Hastuti menegaskan pentingnya percepatan likuidasi agar pemerintah daerah memperoleh kepastian nilai investasi yang telah disertakan.
“Kami berharap proses likuidasi dapat segera tuntas sehingga memberikan kejelasan, sekaligus mendukung kelancaran proses pemeriksaan oleh BPK yang saat ini sedang berlangsung,” ujarnya.
Inspektur Daerah Purworejo, R Achmad Kurniawan Kadir, menambahkan bahwa koordinasi ini merupakan langkah memastikan progres kerja tim likuidasi berjalan optimal.
“Kami ingin memperoleh kepastian hasil likuidasi, terutama terkait nilai akhir yang dapat diselesaikan, sehingga tidak lagi menjadi perhatian dalam proses pemeriksaan keuangan daerah,” jelasnya.
Dari hasil audiensi, pihak LPS menyampaikan bahwa proses likuidasi masih berlangsung sesuai batas waktu yang ditentukan. Hasil akhir likuidasi BPR Bank Purworejo direncanakan akan segera disampaikan kepada Pemkab Purworejo dalam tahun ini.
Langkah audiensi ini diharapkan memperkuat sinergi antara Pemkab Purworejo dan LPS, sekaligus mempercepat penyelesaian proses likuidasi. Dengan demikian, tata kelola keuangan daerah dapat berjalan lebih akuntabel dan memberikan kepastian arah kebijakan investasi daerah ke depan.
Kontributor: Bagus
Editor: TIM PN
