Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

Pemkab Purworejo Siap Antisipasi Kekeringan Ekstrem, Dukung Rakornas Kementan

Kamis, 23 April 2026 | 22:42 WIB Last Updated 2026-04-23T15:42:54Z

 

Purworejo Perkuat Strategi Pertanian, Usulkan Rehabilitasi Irigasi Hadapi Kekeringan 2026

PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo menunjukkan komitmennya dalam mendukung langkah antisipasi potensi kekeringan ekstrem tahun 2026. Hal ini ditandai dengan kehadiran Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH bersama jajaran perangkat daerah dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian yang digelar Kementerian Pertanian RI di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementan, Senin (20/4/2026).


Rakornas dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, yang menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan melalui pompanisasi dan manajemen air sebagai strategi menghadapi dampak kemarau ekstrem. Mentan juga meminta pemerintah daerah menyusun usulan kegiatan berbasis data riil, mencakup luas lahan terdampak, potensi sumber air, serta kondisi indeks pertanaman.


Kehadiran Bupati Purworejo dalam forum nasional ini menjadi bukti nyata komitmen daerah untuk menyelaraskan kebijakan lokal dengan strategi nasional. Sinergi pusat dan daerah diharapkan mampu mengoptimalkan pengendalian dampak kekeringan sekaligus menjaga keberlanjutan swasembada pangan.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Bagas Adi Karyanto SSos MM, menegaskan bahwa Pemkab Purworejo telah lama menguatkan komitmen ketahanan pangan. Berbagai program antisipasi kekeringan terus dijalankan, baik melalui pembiayaan daerah maupun dukungan pemerintah pusat.


Pada tahun 2025, Pemkab Purworejo berhasil menyalurkan 32 unit pompa air dan 12 program irigasi perpompaan yang bersumber dari APBN. Sebagai tindak lanjut, pada awal 2026, Pemkab juga telah mengusulkan empat titik lokasi untuk mendapatkan dukungan program rehabilitasi jaringan irigasi tersier dari Kementan RI.


Langkah-langkah ini diharapkan mampu memperkuat penyediaan air bagi lahan pertanian, sehingga para petani Purworejo tetap produktif meski menghadapi ancaman kekeringan ekstrem.


Kontributor: Luthfi 

Editor: TIM PN

×
Berita Terbaru Update