Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

Satu Anak Meninggal, Satu Masih Dicari dalam Insiden Tenggelam di Sungai Wawar Purworejo

Kamis, 16 April 2026 | 21:24 WIB Last Updated 2026-04-17T14:26:18Z

Satu Anak Meninggal, Satu Masih Dicari dalam Insiden Tenggelam di Sungai Wawar Purworejo

Purworejo, — Insiden tenggelam terjadi di Sungai Wawar, tepatnya di kawasan Pantai Genjik, Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, tiga anak dilaporkan menjadi korban.


Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo, satu korban ditemukan meninggal dunia, satu korban berhasil selamat, dan satu lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan.


Korban meninggal dunia diketahui bernama Alfin (12), warga Dusun 1, RT 01/RW 01, Desa Bakurejo, Kecamatan Grabag. Korban ditemukan sejauh kurang lebih 4 kilometer dari lokasi awal kejadian. Setelah ditemukan, korban sempat dibawa ke Puskesmas Mirit Kebumen sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.


Sementara itu, satu korban lainnya yang masih dalam pencarian adalah Zaki (12), warga Dusun 2, RT 01/RW 02, Desa Bakurejo. Hingga operasi pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan.


Adapun korban selamat bernama Brian (11), warga Dusun 3, RT 02/RW 03, Desa Bakurejo, telah berhasil diselamatkan oleh seorang warga bernama Wagiso (46), yang saat itu berada di lokasi untuk mencari kayu di sekitar sungai.


Kepala BPBD Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, mengatakan bahwa pihaknya bersama tim gabungan telah melakukan berbagai upaya penanganan, mulai dari asesmen awal, koordinasi lintas sektor, hingga pencarian korban di sepanjang bibir Pantai Genjik ke arah timur sejauh sekitar satu kilometer.


“Operasi pencarian akan dilanjutkan kembali dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, relawan, serta masyarakat setempat. Kami juga telah menyiapkan peralatan pendukung seperti perahu karet dan alat pencarian lainnya,” jelasnya.


Ia menambahkan, saat ini posko bersama telah didirikan di Balai Nelayan Kertojayan sebagai pusat koordinasi operasi pencarian dan evakuasi.


BPBD juga mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, mengingat potensi bahaya arus yang cukup kuat.


“Perlu adanya edukasi keselamatan bagi masyarakat, terutama anak-anak, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.


Adapun unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian ini meliputi Polsek Grabag, Koramil Grabag, Pemerintah Desa Bakurejo, PMI Purworejo, Puskesmas Grabag, relawan, warga setempat, BPBD Kabupaten Purworejo, serta Basarnas melalui Unit SAR Kebumen. (PN)

×
Berita Terbaru Update