![]() |
| Grand Final Bagus Roro Purworejo 2026 Meriah, Duta Wisata Baru Siap Promosikan Potensi Daerah |
PURWOREJO – Pemilihan Bagus Roro Kabupaten Purworejo Tahun 2026 sukses digelar meriah di Gedung Ganeca Convention Hall Purworejo, Sabtu (16/5/2026) malam. Ajang tahunan yang menjadi wadah pencarian duta wisata muda tersebut berlangsung penuh semangat dengan dukungan ratusan penonton dari kalangan pelajar, keluarga finalis, hingga masyarakat umum.
Sebanyak 30 finalis terbaik yang terdiri atas 15 finalis Bagus dan 15 finalis Roro tampil percaya diri di malam grand final setelah mengikuti tahapan seleksi serta karantina sejak 13 Mei 2026. Para peserta menunjukkan kemampuan di bidang komunikasi, wawasan budaya dan pariwisata, public speaking, hingga pemecahan masalah.
Setelah melalui penilaian dewan juri, panitia menetapkan Dicky Ahmad Ghufron dari SMA Negeri 1 Purworejo sebagai Bagus Purworejo 2026 dan Nadine Belynda Wardhani dari SMA Negeri 5 Purworejo sebagai Roro Purworejo 2026.
Selain pasangan juara utama, panitia juga menetapkan para wakil juara yang akan bersama-sama membawa nama Kabupaten Purworejo dalam berbagai kegiatan promosi wisata dan budaya.
Untuk kategori Bagus, Wakil 1 diraih Muhammad Afwan dari MA Salafiyah Syafi’ah Tebuireng, Wakil 2 Aditya Sungging Jagad Prakoso dari SMA Negeri 9 Purworejo, Wakil 3 Muhammad Handika Pratama dari SMA Negeri 4 Purworejo, dan Wakil 4 Gibran Arief dari SMA Negeri 2 Purworejo.
Sementara kategori Roro, Wakil 1 diraih Nafatya Dyan Marta dari SMA Negeri 9 Purworejo, Wakil 2 Hanin Almaysa Winarko dari SMA Negeri 4 Purworejo, Wakil 3 Elia Ayu Ardila dari SMA Negeri 5 Purworejo, serta Wakil 4 Afrilya Dianda Budisetya dari STIE Rajawali Purworejo.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, menyampaikan bahwa ajang Bagus Roro bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga proses pembentukan karakter generasi muda yang kreatif, berwawasan, dan mampu menjadi representasi daerah.
Menurutnya, para finalis telah mendapatkan berbagai pembekalan selama masa karantina, mulai dari materi kepariwisataan, budaya, komunikasi publik, hingga penguatan etika dan integritas.
“Bagus dan Roro diharapkan mampu menjadi duta wisata yang aktif mempromosikan potensi daerah sekaligus menginspirasi generasi muda lainnya,” ujarnya.
Ia juga menyebut, sebelum malam grand final, rangkaian kegiatan telah diawali dengan pra-event fashion show di Art Center Purworejo yang melibatkan pelaku ekonomi kreatif dan perajin lokal sebagai bentuk kolaborasi promosi budaya daerah.
Sementara itu, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti mengapresiasi semangat dan kemampuan para finalis yang tampil pada malam grand final. Menurutnya, ajang tersebut menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, dan kecintaan terhadap budaya daerah.
“Generasi muda Purworejo memiliki potensi luar biasa. Saya berharap para finalis dapat terus berkembang dan memberikan energi positif bagi masyarakat,” katanya.
Bupati juga berharap para pemenang mampu menjalankan peran sebagai duta wisata yang santun, inspiratif, dan bertanggung jawab dalam memperkenalkan wajah positif Kabupaten Purworejo ke tingkat yang lebih luas.
Malam grand final semakin semarak dengan penampilan seni dan antusiasme para pendukung finalis yang memenuhi lokasi acara. Ajang tersebut diharapkan menjadi langkah lahirnya generasi muda Purworejo yang berprestasi sekaligus mampu mengangkat potensi wisata dan budaya daerah. (PN)
