![]() |
| Wagub Taj Yasin Dorong Media Lokal Jadi Mitra Kritis Pemerintah dan Dekat dengan Generasi Muda |
SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan pentingnya peran media lokal sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus jembatan informasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, di tengah derasnya arus disrupsi digital.
Hal itu disampaikan Taj Yasin saat menghadiri Jateng Media Summit 2026 di Hotel Khas Semarang, Kamis (21/5/2026). Forum yang mempertemukan ratusan pengelola media lokal se-Jawa Tengah itu mengangkat tema “Peta Jalan Baru Media Lokal Jawa Tengah”.
Dalam sambutannya, Wagub mengapresiasi kontribusi media terhadap pembangunan daerah, termasuk dalam mendukung terciptanya iklim demokrasi yang sehat di Jawa Tengah.
“Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman media yang sudah bekerja sama membangun Jawa Tengah. Capaian ini perlu terus ditingkatkan,” kata Taj Yasin.
Menurutnya, media memiliki posisi penting tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengawas jalannya pembangunan. Karena itu, ia meminta media lebih aktif menyoroti dampak pertumbuhan ekonomi terhadap kehidupan masyarakat bawah.
“Ekonomi Jawa Tengah tumbuh, tetapi dampaknya bagi masyarakat sejauh mana? Ini yang perlu terus disorot media. Dari situ pemerintah bisa mendapatkan kritik, masukan, dan menentukan kebijakan yang benar-benar menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai, kesejahteraan masyarakat juga akan berdampak terhadap keberlangsungan industri media. Ketika kualitas hidup masyarakat meningkat, minat membaca dan kebutuhan terhadap informasi yang berkualitas juga ikut tumbuh.
Di sisi lain, Taj Yasin mengakui media mainstream saat ini menghadapi tantangan besar akibat perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang beralih ke konten video dan media sosial.
“Sekarang masyarakat lebih tertarik pada video dan media sosial. Informasi di media mainstream sering kalah cepat dan kalah ramai dibanding media digital berbasis platform,” ungkapnya.
Karena itu, ia mendorong media lokal untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk menggandeng anak muda dalam proses kreatif dan penyajian konten agar lebih relevan dengan audiens saat ini.
“Saya berharap media mainstream bisa kembali berjaya dengan inovasi dan sentuhan anak muda. Generasi sekarang membutuhkan cara penyampaian informasi yang lebih kreatif dan dekat dengan keseharian mereka,” katanya.
Menutup sambutannya, Taj Yasin menegaskan bahwa pemerintah provinsi membutuhkan dukungan dan kolaborasi media untuk membangun Jawa Tengah secara bersama-sama.
“Kami di pemerintah provinsi membutuhkan teman-teman media untuk terus membersamai pembangunan Jawa Tengah,” pungkasnya.
Jateng Media Summit 2026 turut didukung oleh Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Lembaga Penjamin Simpanan, Bank Negara Indonesia, Bank Indonesia, Telkom Indonesia, Semen Gresik, Bank Jateng, dan sejumlah mitra lainnya.
