Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

BPOB Perkuat Kompetensi Warga Desa Penyangga untuk Dukung Wisata Forest Wellness Experience Borobudur Highland

Jumat, 05 Juni 2026 | 20:30 WIB Last Updated 2026-06-06T00:00:16Z

BPOB Perkuat Kompetensi Warga Desa Penyangga untuk Dukung Wisata Forest Wellness Experience Borobudur Highland

PURWOREJO – Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Borobudur Highland. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) desa penyangga guna mendukung operasional paket wisata Forest Wellness Experience.


Kegiatan yang berlangsung pada 3–4 Juni 2026 di De'Loano Glamping tersebut diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari lima desa penyangga di wilayah Zona Otorita Borobudur, meliputi Kabupaten Purworejo, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Magelang. Para peserta dipersiapkan untuk menjadi bagian dari layanan wisata yang akan memberikan pengalaman berbasis alam, budaya, dan kesehatan bagi wisatawan.


Pelaksana Tugas Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPOB, Novita Dwihapsari, mengatakan bahwa keberhasilan pengembangan destinasi tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan atraksi wisata, tetapi juga oleh kesiapan masyarakat yang terlibat langsung dalam pelayanan wisata.


Menurutnya, program peningkatan kapasitas ini dirancang agar masyarakat memiliki kemampuan yang memadai dalam memberikan pelayanan yang profesional sekaligus mampu menciptakan pengalaman wisata yang berkesan bagi pengunjung.


Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai konsep wellness dan mindfulness berbasis budaya Jawa, pemahaman produk wisata, alur perjalanan wisatawan, pelayanan prima, pembagian tugas operasional, hingga simulasi layanan secara menyeluruh. Kegiatan juga diisi dengan praktik roleplay dan simulasi lapangan yang menggambarkan kondisi nyata saat melayani wisatawan.


Melalui metode pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga meningkatkan keterampilan komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan menghadapi berbagai situasi dalam operasional wisata.


Direktur Keuangan, Umum, dan Komunikasi Publik BPOB, Yusuf Hartanto, saat menutup kegiatan menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya membangun budaya pelayanan yang baik sebagai fondasi utama dalam pengembangan paket wisata Forest Wellness Experience.


"Kita harus mampu menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan yang datang," ujarnya.


BPOB berharap pelatihan ini dapat menjadi modal awal bagi masyarakat desa penyangga untuk mengambil peran strategis dalam pengembangan Borobudur Highland. Dengan keterlibatan masyarakat yang semakin kuat, destinasi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan wisata berkualitas sekaligus memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi warga sekitar.


Penguatan kapasitas masyarakat tersebut menjadi bagian dari komitmen BPOB dalam mewujudkan Borobudur Highland sebagai destinasi wisata yang mengedepankan keberlanjutan, pengalaman autentik, serta pemberdayaan masyarakat lokal sebagai pelaku utama pembangunan kawasan.

×
Berita Terbaru Update